sergapntt.com [KUPANG] – Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si memimpin upacara penguburan Kepala Biro Urusan Kepegawaian Setda Provinsi NTT, Karolus Kia, SH di rumah duka di jalan Sasawi, Tofa, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Kamis (19/1/12) pukul 10.00 WITENG.
”Saya nilai sosok almarhum Bapak Karolus Kia, SH sampai dengan ajalnya tanggal 16 Januari 2012 yang lalu, hingga penguburan hari ini, merupakan aparatur pekerja keras, energik, pendiam, rajin dan bertanggungjawab atas tugas yang diembannya sebagai Kepala Biro UP Setda NTT,” ujar Wagub dalam sambutannya.
Menurut Wagub, almarhum Karolus Kia, SH semasa hidupnya telah menunjukkan sikap familier, baik dalam tugasnya sebagai aparatur negara, abdi masyarakat dalam keluarga, gereja dan tetangga maupun dengan siapa saja yang mengenal dan dikenalnya.
”Oleh karenya, saya atas nama Kepala Pemerintahan Provinsi NTT menyampaikan terima kasih yang tulus atas segala pengabdian almarhum. Kepergian pak Karolus ini, tidak saja kehilangan bagi kedua rumpun keluarga besar (keluarga almarhum dan keluarga istri), tetapi juga bagi masyarakat lingkup pemerintahan, serta seluruh umat Paroki Santa Familia Sikumana Kupang,” paparnya.
Wagub juga menilai sosok almarhum masih sangat dibutuhkan oleh keluarga dan Pemerintah Provinsi NTT.
”Sikap dan keteladanan almarhum memberikan pertautan antara nilai keimanan dan nilai-nilai pelayanan, dalam wahana kerendahan hati dan ketulusan dalam bersahabat dengan siapa saja, tegur sapa yang ikut mewarnai hubungan antara sesama; sehingga personafikasi almarhum menjembatani setiap orang, maupun kedudukannya sebagai suatu hubungan yang holistik dan harmonis,” katanya.
Secara fisik, sebut Wagub, almarhum Karolus Kia telah tiada dan telah pergi menghadap Sang Khalik, tetapi secara rohani dan spiritual, roh pelayanan dan pengabdian yang dipancarkan terus mewarnai kita sekalian sebagai simbol, dan simpul kehidupan beragama, kehidupan bermasyarakat dan kehidupan umat di daerah ini.
”Kehadiran kita semua di tenda duka ini untuk memberikan penghargaan dan penghormatan terhadap keutuhan pelayanan dan pengabdian yang telah diperbuat oleh almarhum. Karena itu, saya bersama Gubernur NTT, Pak Frans Lebu Raya, atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada Ibu Djeni dan anak-anak serta kedua rumpun keluarga besar atas meninggalnya almarhum Bapak Karolus Kia,” ucap Wagub.
Wagub menambahkan,”Tuhan telah membuat segala sesuatu indah pada waktunya dan semoga doa kita semua kiranya almarhum yang baik dan bersahaja ini, duduk bersanding bersama Allah Bapa Yang Maha Kuasa di surga.”
Almarhum meninggalkan seorang istri, dua putri dan seorang putra. Hadir dalam acara penguburan almarhum Karolus Kia, SH, Istri Gubernur NTT, Ibu Lusia Adinda Lebu Raya, Istri Wagub NTT, Ibu Welmintje Foenay, Istri Sekda NTT, Ibu Bertha Salem Ladju, SH pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTT, dan sejumlah mantan pejabat lingkup Pemprov NTT.
Sebelum sabutan Wagub, acara penguburan didahului dengan misa requem yang dipimpin Romo Ambros Ladjar, Pr, Romo Videntus Atawolo, Pr dan Romo Agus Parera, Pr.
By. VERRY GURU
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.



Tinggalkan komentar