Gubernur NTT Serahkan Dana Operasional Camat


sergapntt.com [KEFA] – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menyerahkan dana bantuan operasional kecamatan, kelurahan dan desa yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun anggaran 2012 dan secara simbolis diterima Camat Miomafo Timur (Miotim) Kabupaten TTU, Marjo Talan di Kantor Camat Miotim Sabtu (21/1). Penyerahan secara simbolis ini disaksikan Wakil Bupati TTU, Alo Kobes, S.Sos dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten TTU.
Menurut Gubernur, ada berbagai masalah yang melanda daerah ini tetapi Pemerintah Provinsi NTT tengah berusaha dan bekerja keras untuk mengatasinya.
“Kehadiran program-program pemerintah di daerah sesungguhnya hanya untuk mensejahterakan rakyat,” tegas Gubernur.
Dalam sekapur sirihnya, Wakil Bupati Alo Kobes mengaku, kehadiran Gubernur NTT bersama rombongan memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk keluar dari jeratan kemiskinan.
“Di Kabupaten TTU ada 55.225 kepala keluarga (KK) dan 60 % nya kategori pra sejahtera. Masih ada 36 ribu rumah tangga miskin di Kabupaten TTU. Ini tantangan tersendiri. TTU menjadi bagian integral dari NTT karena itu bagaimana mencari solusi bersama untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Wabup dan menambahkan, “Jika tak ada aral melintang tahun anggaran 2012 ini Pemkab TTU mengalokasikan dana Rp 300 juta untuk Program Sari Tani di 36 desa yang ada di Kabupaten TTU. Semoga program ini bisa gayut bersambung dengan Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah.”
Gubernur menyambut gembira Program Sari Tani yang dicanangkan oleh Pemkab TTU. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab TTU yang telah mengalokasikan dana Rp 30 juta untuk Program Sari Tani. Ini langkah yang baik. Titip salam buat Pak Bupati TTU. Karena itu, saya juga mohon dukungan kepada masyarakat untuk Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah. Saya percaya suatu ketika daerah kita bisa maju dan rakyat bisa hidup sejahtera,” ucap Gubernur, disambut tepuk tangan masyarakat.
Menurut Gubernur, angka kemiskinan di Provinsi NTT dari waktu ke waktu terus menurun. “Ketika saya dan Pak Esthon Foenay, Wakil Gubernur NTT menerima tongkat kepemimpinan tahun 2008 lalu, angka kemiskinan NTT 27,58 %. Data BPS NTT September 2011, angka kemiskinan di NTT 20.48 %. Saya mulai rasa lega. Karena angka kemiskinan di NTT terus turun jika dibandingkan dengan Provinsi NTB dan Papua,” sebut Gubernur.
Pada bagian lain, Gubernur juga meminta kepada para Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM) di Desa Mandiri Anggur Merah untuk mendampingi masyarakat dengan baik. “Saya minta para PKM harus tetap komit dan sukses dalam mendampingi masyarakat. Pilihannya hanya ada dua yakni sukses atau sangat sukses. Saya tidak mau recokin pikiran para pendamping dengan gagal. Saya minta mereka untuk sukses atau sangat sukses dalam mendampingi masyarakat dan harus tinggal di desa,” pinta Gubernur.
Sebelum menyerahkan bantuan, Gubernur juga meninjau hasil kerajinan tenun ikat ibu-ibu penerima bantuan Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah tahun 2012 yang ada di Kecamatan Miotim Kabupaten TTU. Nampak Gubernur sangat bangga dan bergembira dengan hasil kerja ibu-ibu tersebut.
By. VERRY GURU

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.