Kakanwil Depag NTT “Piara” Perempuan


sergapntt.com [KUPANG] – Sebaik apa pun borok disimpan, sekali kelak pasti terkuak juga. Begitulah yang dialami Frans Sega, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag)  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Perselingkuhan yang ia jalani sejak tahun tahun 2007 akhirnya terkuak setelah wanita simpanannya melapor aib mereka ke polisi pada Kamis (1/19/12) lalu.

Pekan-pekan terakhir ini, Frans menjadi buah bibir masyarakat NTT. Kisah cinta yang ia jalani bersama EL sejak 2007 menjadi obrolan utama di setiap kesempatan. Ini bermula ketika EL melaporkan Frans ke Mapolda NTT karena tak kuat menghadapi ancaman. Kata EL, Frans cemburu. “Saya dilarang tak boleh bergaul apalagi berhubungan dengan lelaki lain. Padahal saya kan bukan istri sahnya,” ujar EL.
Saat melapor, EL diterima Kepala SPK Polda NTT, AKBP. Jacob Tanamal ditemani Kabid Humas Polda NTT Kompol. Antonia Pah di ruang SPK.
Kepada  polisi, EL mengaku ia sudah berulangkali diancam Frans, baik secara langsung, melalui SMS, telepon, bahkan beberapa kali pernah didatangi dan diancam oleh orang-orang suruhan Frans.
“Saya diancam orang suruhan Pak Frans, karena Pak Frans tidak mau saya berhubungan dengan orang lain. Padahal saya sudah bilang di Pak Frans supaya jangan ganggu saya lagi,” papar EL kepada AKBP Jacob Tanamal.
EL mengatakan, selain dirinya, Frans juga menjalin kasih dengan adik kandungnya. “Bukan saya saja yang diselingkuhi, tapi adik saya juga. Bahkan masih banyak wanita yang menjadi piaraanya, ada yang di Kupang dan juga di Bandung dan Jakarta,” terang EL.
Lalu apa komentar Frans? Melalui telepon selulernya, Kamis (19/1/12) tengah malam, ia membantah semua ocehan EL. Dia juga  mengaku tidak pernah menyuruh orang, apalagi keluarganya untuk mengancam EL.
Toh begitu ia tidak membantah kalau ia pernah menjalin hubungan cinta dengan EL. “Itu masa lalu,” tegasnya.
Terbongkarnya aib selingkuh ini, kata Frans, merupakan perbuatan oknum-oknum yang tidak senang akan prestasinya.
“Jangan-jangan ada orang yang coba merusak citra saya. Demi nama Tuhan, saya tidak pernah menyuruh orang atau keluarga saya untuk pergi mengancam dia. Untuk apa saya pakai ancam? Apa saya sudah tidak punya kerjaan lagi,” kata FS dari balik telepon selulernya. 
Sementara itu, Dirjen Bimas Katholik Kementerian Agama RI, Antonius Semara Duran, Jumat (20/1/12) mengatakan, Kementerian Agama RI menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan perselingkuhan  Frans dan EL ke polisi.
“Karena kasusnya sudah dilaporkan ke polisi, jadi biarlah aparat hukum bekerja menuntaskan kasus ini,” kata Duran yang dihubungi melalui telepon selularnya.
By. CIS/RND

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.