Pempus Kirim Guru ke Kabupaten Kupang


sergapntt.com [KUPANG] – Kabupaten Kupang kebagian jatah guru yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat (Pempus) melalui program  Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemedikbud).  Undiksha merupakan salah satu universitas yang ditunjuk Pempus untuk mengirimkan puluhan guru ke Kabupaten Kupang
Demikian disampaikan oleh Pembantu Rektor I Undiksa, Prof. Dr. I Made Sutama M.Pd yang ditemui SERGAP NTT saat mendampingi 68 orang guru asal Undiksha di Bandara El Tari Kupang.
Menurut Made Sutama, masa kerja Undiksa akan berakhir Desember 2012. Namun kegiatan tersebut diharapkan mampu menyiapkan tenaga pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru.
Tahun ini, Kemendikbud telah menunjuk sekitar 13 universitas atau Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk melaksanakan SM-3T. Dalam program SM-3T ini, para sarjana pendidikan yang belum bertugas sebagai guru akan ditugaskan selama satu tahun pada daerah 3T.
Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd
Selain Undiksha, 12 LPTK lain yang ditunjuk Pempus, yakni Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Malang (UM), UPI Bandung, Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Manado (Unima), dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Made Sutama mengaku, mahasiswa lulusan Undikhsa akan ditugaskan sebagai pengajar di sekolah-sekolah di kabupaten Kupang selama 1 tahun. “Saya selaku penanggungjawab saat ini bersama tenaga pendidik lulusan mahasiswa Undikhsa akan bertugas di Kabupaten Kupang dan mengajar di sekolah-sekolah dasar hingga SMA/SMK hingga Desember 2012,” paparnya.
Kata Made Sutama, secara teknis, penyebaran tenaga pengajar asal Undiksa akan diatur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdanK) Kabupaten Kupang. Lulusan Undiksha yang dikirim ke Kupang memiliki dispilin ilmu, antara lain PGSD, Pendidikan ilmu-ilmu eksata, ilmu sosial dan lain sebagainya. Para guru ini akan diberi insentif sebesar Rp 2,5 juta per bulan plus asuransi.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah PdanK Kabupaten Kupang, Imanuel Buan yang ditemui di sela-sela penjemputan rombongan Undiksha mengatakan, di Kabupaten Kupang sebenarnya sudah cukup banyak tenaga guru. Hanya saja masih mengalami kekurangan guru dengan spesifikasi disiplin ilmu tertentu.
“Kami  memiliki tenaga pendidik yang cukup banyak namun terkadang penempatan tidak sesuai dengan disiplin ilmunya”, ungkapnya.
By. ALEXANDER RISTIYANTO

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.