Kata Lebu Raya, di NTT para wisatawan bisa mengenal masyarakat, memahami berbagai keanekaragaman budaya yang ada, menikmati keindahan alam dan pesona wisata baik alam, bahari dan wisata religi serta atraksi budaya yang disunguhkan di setiap daerah sesuai karakteristik masing-masing daerah.
“Saat ini pemerintah memang sedang menggagas kegiatan Sail Komodo 2013. Kita berharap, Sail Komodo ini menjadi jalan bagi para peserta untuk bisa sampai ke berbagai pelosok pulau di NTT,” ujarnya.
Selama beberapa tahun terakhir, para peserta Sail Indonesia hanya menjadikan NTT sebagai pintu masuk dan menyinggahi beberapa kabupaten seperti Kupang, Alor, Flores Timur, Sikka, Ende dan Manggarai.
Tetapi melalui Sail Komodo 2013, para peserta bisa lebih fokus menyinggahi pulau-pulau di NTT yang sebelumnya tidak pernah disinggahi dan menjadikannya sebagai destinasi baru bagi wisatawan di masa yang akan datang.
Untuk itu Lebu Raya mengharapkan dukungan politik dari DPRD NTT untuk menyukseskan penyelenggaraan Sail Komodo 2013.
Mengenai penggunaan nama Sail Komodo, Lebu Raya mengaku, karena nama binatang langka nan raksasa Komodo sudah mendunia setelah ditetapkan sebagai finalis tujuh keajaiban dunia versi News Seven Wonder.
Mengenai persiapan, Pemerintah NTT sudah mengusulkan kepada Presiden untuk mendapat persetujuan. Sebab, kegiatan ini melibatkan negara-negara di dunia.
Untuk mendukung Sail Komodo 2013, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan menggelar Festival Kelimutu pada Agustus 2012, sekaligus menjadikan momentum untuk memperkenalkan Sail Komodo 2013 kepada masyarakat NTT.
Festival Kelimutu rencananya akan digelar bersamaan dengan Festival Budaya Flores dan Lembata (Florata) di Ende. “Sampai saat ini, kami sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar bisa membiayai kegiatan Festival Kelimutu yang akan dilakukan pada bulan Agustus 2012, karena kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan Sail Komodo 2013,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT, HA Haris, di Kupang.
Haris mengatakan, festival ini akan diikuti para peserta dari sembilan kabupaten yakni Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende sebagai tuan rumah, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar