Kepergok Sedang Berehem-ehem, Pantak Kakek Tua Dipukul Dengan Parang


sergapntt.com [MAUMERE] – Tua bukan penghalang. Apalagi urusan tarung ranjang. Begitulah yang dilakoni si kakek tua RHL alias Mundus (60 tahun), warga Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kala melihat Bunga (35) sendirian di rumah, opa Mundus mulai berulah. Maksudnya ingin melampiaskan nafsu yang terpendam, tapi sial,,, baru setengah babak berehem-ehem, eh,,, tiba-tiba pantatnya dipukul dengan parang. Haaaaaaaaaaa?
Gila! Begitulah umpatan spontan warga Desa Ladogahar ketika mengetahui apa yang baru saja dilakukan opa Mundus. Mereka tak menyangka Opa Mundus masih punya libido yang mengancam. Karena kesehariannya baik. Tak ada yang aneh dari si tua renta itu.
Kaget? Pastilah! Apalagi ketika tahu pantat Opa Mundus dipukul dengan parang saat tertangkap basah sedang menindih Bunga diatas bale-bale di rumah Bunga di Rotat pada Kamis (26/1/2012) sekitar pukul 15.00 WITENG.
Saat dipergok oleh Yulius (ayah Bunga), Mundus sedang tancap gas mengejar klimaks seksnya. Kontan saja Yulius emosi. Sejurus Yulis langsung mencabut parang dari pinggangnya dan diayunkan ke pantat opa Mundus. Tak pelak Opa kaget bukan main. Apalagi,,, begitu ia toleh, eh,,, ayah si Bunga sudah ada di depan mata.
Karena kaget dan takut, walau belum tuntas dalam laga puas tidak puas, ia terpaksa bangun  dan langsung meminta maaf. Enak aja,,! Yulius tak bergeming. Justru dia dikataian habis-habisan. Opa kemudian disuruh keluar dari rumah.
Eitsssss sabar dulu. Opa belum pakai pakaian. Opa lalu mencari-cari pakaiannya. Tapi tak ketemu. Hm,,,, ternyata sebelum menggerebek, om Yulius terlebih dahulu menyita dan menyembunyikan pakaian keduanya. Tak pelak, Opo pun memohon sampai berlutut. Tapi Yulius tak peduli. Opa justru dihadrik, “Berangkat kau dari sini, atau saya bunuh kau”.
Kontan saja Opa ketakutan. Ia lalu berlari dalam keadaan telanjang menuju kebun miliknya. Di sana ia tutupi tubuhnya dengan karung plastik. Terus Bunga? Bunga juga lari dalam keadaan bugil. Perempuan cacat mental itu baru ditemukan oleh keluarganya dua jam kemudian.  
  
Karena tak terima anaknya diperlakukan tak senonoh, beberapa saat kemudian Yulius melaporkan opa Mundus ke Polsek Nita. Tak lama berselang Opa “Gaul” itu ditangkap polisi tanpa kesulitan berarti. Ia dikenai tuduhan dugaan tindakan kekerasan seksual.
Saat melapor, Yulis membawa serta dua pasang pakaian milik Opa dan Bunga yang kemudian polisi jadikan itu sebagai barang bukti. Kini kasusnya telah dilimpahkan ke Polres Sikka untuk diproses lebih lanjut. Opa sendiri telah ditahan polisi di sel Mapolres Sikka.
By. ECA/KCM

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.