Wagub NTT Minta Bupati dan Walikota se NTT Bentuk Komisi Zoonosis


sergapntt.com [KUPANG] – Wakil Gubernur NTT mengatakan, Indonesia masih mengalami permasalahan Zoonosis yakni penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia dan sebaliknya, yang berpotensi menjadi wabah atau pendemik yang perlu dikendalikan.
“Saya minta Biro Kesra Setda NTT sebagai Sekretariat Komisi Penanggulangan Zoonosis tingkat provinsi untuk segera menyurati para Bupati dan Walikota agar dalam waktu yang sesingkat-singkatnya membentuk Komisi Penanggulangan Zoonosis tingkat Kabupaten/Kota se NTT,” tandas Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si saat memimpin rapat bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat Provinsi NTT dalam upaya menanggulangi penyebaran penyakit Zoonosis di ruang kerja Wagub, Senin (6/2).
Menurut Wagub, jenis-jenis penyakit Zoonosis antara lain anthraks, rabies, brucelosis, avian influensa (AI), leptospirosis, salmonelosis, tuberkulosis (TBC) dan toxoplasmisis.
“Karena itu, dalam rangka percepatan pengendalian zoonosis di NTT diperlukan langkah-langkah terpadu dan komprehensif dari pemerintah dan pihak-pihak terkait. Sehubungan dengan itu dibentuk Komisi Pengendalian Zoonosis tingkat Provinsi NTT yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Tim Sekretariat,” jelas Wagub.
Komisi Pengendalian Zoonosis sebut Wagub, bertugas  mengkoordinasikan dan menyinkronkan penyusunan kebijakan, program pelaksanaan dan pengawasan pengendalian zoonosis di wilayah Provinsi NTT dengan memperhatikan : Peraturan Presiden Nomor 30 tahun 2011 tentang Pengendalian Zoonosis, Kebijakan dan Program Nasional Pengendalian Zoonosis dan Arahan Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis serta rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi NTT tahun 2009-2013.
“Saya minta kepada seluruh pimpinan SKPD yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi NTT agar dapat melakukan sosialisasi tentang Pengendalian Zoonosis sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Sosialisasi melalui sekolah, pramuka, mimbar gereja, mesjid dan langsung kepada masyarakat umum agar mereka juga tahu tentang penyakit zoonosis,” pinta Wagub.
Ikut hadir dalam rapat bersama Wagub, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda NTT, Johana Lisapaly, SH, M.Si, Kadis Peternakan Provinsi NTT, Ir. Semuel Rebo, Kaban Kesbangpol dan Linmas NTT, Dra. Sisilia Sona, Karo Kesra Setda NTT, Drs. Alo Dando, MM, Karo Hukum Setda NTT, John Hahula, SH, M.Si, pejabat TNI dan Polri serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
By. VERRY GURU

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.