Suami Kim Kardashian Selingkuh?


sergapntt.com – Kim Kardashian tak bisa lagi mentolerir tingkah laku suaminya, Kris Humphries.
Pernikahan mereka dikabarkan sedang berada di ambang perceraian. Pernikahan pasangan yang baru menikah selama dua bulan tersebut sudah tak harmonis. Kim dan suaminya selalu terlibat pertengkaran.

Belum reda soal Kim dan suaminya tentang isu pisah ranjang, kabar terbaru mewarnai rumah tangga pasangan yang menikah pada 20 Agustus lalu itu.

Selama Kim sibuk bekerja, Humphries justru bersenang-senang dengan menghadiri beberapa pesta. Belum merasa cukup, Humphries kembali bertemu dengan mantan pacarnya. Sejumlah perempuan menemani suami Kim tersebut.

“Humphries telah membuat Kim patah hati. Humphries seharusnya ke New York pada akhir pekan, tapi dia justru pergi ke Miami,” kata sumber kepada Majalah Star seperti dikutip dariHollywoodlife.

Majalah itu menambahkan, Humphries berpesta di klub malam LIV di Miami dan ia berakting seperti orang yang belum menikah. Tak cuma itu, Humphries ditemani dua perempuan.

Kim merasa muak dengan gaya hidup Humphries yang gemar bersenang-senang dan menghamburkan uang. Kim pun dikabarkan telah menghubungi pengacara untuk membahas soal perceraian.

Keluarga Kim juga tak terima perlakuan Humphries ke Kim. Mereka mendukung Kim untuk berpisah dari mantan pebasket tersebut. (by. art)

Duka TKI: Dari Asusila, Hingga Ditelanjangi


sergapntt.com [ PEKALONGAN] – Kepulangan TKI overstayer dari Arab Saudi tetap menyisakan sejumlah cerita sedih. Hampir sebagian besar dari mereka yang dipulangkan mengaku kabur dari majikannya setelah mendapatkan perlakuan tidak baik.

Seperti yang dialami Zikriatul (23 tahun). TKI asal Pekalongan, Jawa Tengah ini nekat kabur setelah kerap diganggu anak majikannya yang gila.

“Saya kabur karena takut diapa-apain. Keluarganya banyak, banyak kerjaan dan (gaji) tidak setimpal dengan pekerjaan,” kata Zikri, Selasa, 1 November 2011. Zikri mengaku hanya digaji 600 real atau sekitar Rp1,4 juta setiap bulan. Setelah bekerja lima bulan, dia langsung kabur dan bekerja lagi di rumah keluarga Arab lainnya.

“Memang sih tergantung nasib. Ada yang diperkosa, banyak juga yang kekerasan rumah tangga dan gaji yang tidak dibayar,” ujarnya.

Menurut Zikri, saat terdapat waktu luang, mereka kabur. Namun ada juga yang sampai loncat pagar. Sesampainya di penampungan, mereka biasanya bertemu dengan sesama TKI yang bermasalah.

Lain halnya M (21 tahun), yang bekerja di Jeddah. Karena majikannnya bertindak asusila, dia memutuskan kabur.

“Saya mau diperkosa oleh anak majikan. Tapi saya berontak hingga akhirnya kabur,” kata M.

M mengaku paspornya ditahan oleh majikan. Sehingga tidak memiliki uang, ditangkap petugas, lalu dipulangkan.

Hal sama dirasakan Irawati yang bekerja sejak 2006. Dirinya terpaksa memilih kabur dari majikannya karena tidak mendapatkan haknya. “Tempat tinggal tidak layak. Malah saya ditempatkan di gudang. Saya tidak digaji,” kata Irawati.

Ditelanjangi Polisi

Nasib malang TKI belum berakhir. Saat pemulangan TKW kloter 2, ada TKWyang sempat ditelanjangi Polisi Arab Saudi di Bandara King Abdul Aziz, sesaat sebelum diterbangkan ke Indonesia.

Menurut U (28 tahun),  semua penumpang wanita yang akan dipulangkan ke Indonesia, ditelanjangi hingga hanya mengenakan celana dalam dan bra.

“Semua barang-barang kita diambil, seperti dompet, kalung, emas dan cincin juga diambil,” kata U.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan kepada seluruh TKW. Sambil telanjang, tubuhnya diraba. “Diperiksanya di sebuah ruang oleh polisi wanita,” ujarnya.

(Laporan: Muhammad Iyus | Tangerang, umi) 

15 TKW yang Dideportasi Dari Saudi Sedang Hamil


sergapntt.com [SUKABUMI] – Diduga, mereka mengalami kekerasan dan pelecehan seksual selama di Arab Saudi. Sebanyak 164 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukabumi, Jawa Barat, dipulangkan dari Arab Saudi karena telah melebihi batas izin atau overstay. Dari jumlah itu, sebanyak 15 orang dalam kondisi hamil.

Data itu telah diverifikasi dan tercantum dalam surat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat No.560/2130-BPT/KIT/2011 yang diterima Disnakertrans Kabupaten Sukabumi pada 31 Oktober 2011.

“Ini berdasarkan data yang tercantum di surat Disnakertrans Provinsi yang kita terima. Ada 15 orang TKI asal kabupaten Sukabumi yang dideportasi dalam kondisi hamil. Ini silahkan anda baca suratnya dan hitung lagi,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Aam Ammarhalim kepada VIVAnews.com di ruang kerjanya.

Namun demikian, Aam mengaku belum tahu kondisi sebenarnya para TKI yang sedang hamil ini. “Jangankan mengetahui kondisi TKI yang hamil, untuk verifikasi data saja yang dari Jawa Barat dan membaginya ke dalam klaster kecamatan butuh waktu semalaman,” paparnya.

Menurut Aam, Disnaketrans Sukabumi telah menanyakan kondisi para TKI ini melalui surat tertulis ke Provinsi dan BNP2TKI Jakarta. Namun hingga hari ini belum mendapat jawaban. Saat ini, Disnakertrans Sukabumi tengah fokus melakukan pendataan alamat para TKI untuk memastikan kebenaran alamat mereka untuk mempermudah pemulangan.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sukabumi, Elis Nurbaeti, juga mengaku mendapat kabar hamilnya 15 TKI yang dideportasi itu. “Kami sudah mengirimkan satu orang untuk mencek kondisi mereka ke Jakarta. Saya sedang menunggu laporannya,“ ujar Elis kepadaVIVAnews.com.

Ia menambahkan, pihak P2TP2A Sukabumi siap membantu para TKI ini terutama yang sedang hamil. “Kita akan melakukan penelusuran mengenai kondisi para TKI yang hamil ini. Ada kemungkinan mereka mengalami kekerasan dan perlakukan tidak senonoh. Banyak laporan mengenai pemerkosaan terhadap meraka,” tegasnya.

P2TP2A Sukabumi juga telah menyiapkan rumah aman bagi para TKI yang hamil itu. Ini sebagai langkah untuk memberikan kenyamanan dan menghindarkan mereka dari tekanan sosial dari masyarakat. “Ibu hamil memerlukan perlakuan khusus karena menyangkut janin yang sedang dikandung,” kata Elis.

Laporan: Permadhi l Sukabumi

Pasangan Mesum Diamankan


sergapntt.com [Bireun] – Dua pasang remaja, tengah berbuat mesum, digrebek warga Teupok Baroh, Kec Jumpa. Saat ini, pasangan cabul itu, diamankan Wilayatul Hisbah (WH) Bireuen.
Pasangan itu, Anatja Jemu, 23, warga Gajah Putih, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, dan teman wanitanya, Eva Juliana, 18, warga Gampong Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Mereka diamankan Jumat (28/10) pukul 02.00 WIB.
“Mereka ditangkap di rumah Boyhaqi, abang sepupu Anatja, lalu diserahkan ke WH,” kata Komandan WH Bireuen Usman Kelana kepada Harian Aceh.
Menurut Usman Kelana, sebelum ditangkap warga, keduanya memang sudah diintai. Keduanya sering bertemu larut malam, sehingga mengundang kecurigaan.
Sebelum diantar ke markas WH, keduanya dibawa ke meunasah setempat untuk dimintai keterangan terkait kasus hubungan mereka selama ini.
“Berdasarkan pengakuan Anatja Jemu, mereka sudah pacaran tujuh bulan. Bahkan keduanya pernah berhubungan layaknya suami istri. Pertama di rumah famili si lelaki di kawasan Timah Gajah dan hubungan kedua kali dilanjutkan di rumah Eva,” terangnya.
Sementara, kata Usman, si wanita, Eva mengakui mereka memang sudah saling kenal, bahkan berencana menikah. Ia juga mengaku telanjur melakukan hubungan layaknya suami istri.
Setelah diperiksa dan dipanggil kedua orang tua yang bersangkutan, keduanya siap menikah dan direncanakan akan dilaksanakan usai Idul Adha, kata Usman Kelana. (by. ipe/inicom)

Pemeran Video Mesum Masih Boleh Bersekolah


sergapntt.com [Tulungagung] – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung tidak akan menjatuhkan sanksi berupa pengeluaran terhadap dua pelajar salah satu SMP negeri yang telah melakukan adegan mesum yang diabadikan dalam sebuah video porno berdurasi 2 menit 31 detik.
Alasannya, Disdik menilai bahwa mereka hanyalah bagian dari korban globalisasi teknologi, yang perlu memperoleh pembinaan.
“Saya menjamin keduanya tidak akan kita berikan sanksi, misalnya, pemecatan. Tetapi mereka akan kita berikan pembinaan yang terbaik yang bersifat membangun dan mendidik. Karena mereka hanya korban dari percepatan globalisasi teknologi,” ujar Kepala DisidikTulungagungBambang Setyo Sukardjono, Senin (31/10/2011).
Video adegan ranjang itu sendiri kini sudah beredar luas melalui hand phone (HP). Melihat kualitas gambarnya, seperti hasil pengambilan secara manual, yakni menggunakan kamera HP.
Bambang Setyo Sukardjono menambahkan, Disdik sudah mengetahui dua anak didiknya yang ada di dalam video tersebut. Pelaku pria berinisial FRS (14), sekaligus pemilik HP, yang dipakai untuk merekam adegan mesum itu. Sementara pemeran perempuan berinisial Il (13).
Ia juga sudah memintai keterangan para dewan guru. Perbuatan asusila kedua pelajar tersebut ternyata memang dilakukan di lingkungan sekolah. Hanya saja, lokasi tepatnya belum dapat dipastikan. (by. beritajatim.com)