Komodo Menang, Indonesia Menang


sergapntt.com [Labuan Bajo] – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menegaskan, hewan purba komodo masih ada dalam urutan kompetisi new seven wonder.

Dia mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama tetap mendukung komodo dengan slogan, “Komodo Menang, Indonesia Menang.”
Slogan ini disampaikan Kalla saat mengunjungi habitat asli kadal raksasa ini di Pulau Komodo, Rabu (5/10/2011).
Kedatangan mantan orang nomor dua di Indonesia ini untuk menggenjot perhatian pada satwa purba komodo (Varanus Komodoensis) di mata dunia. Kedatangan JK tersebut untuk mempromosikan komodo melalui media informasi.
Tak tanggung-tanggung, Duta Komodo ini membawa serta sekitar 70 wartawan media cetak dan elektronik untuk melihat langsung hewan asli Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.
Kedatangan Jusuf Kalla di Labuan Bajo, disambut Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay, bersama jajaran Muspida Manggarai Barat. Setelah itu, rombongan langsung berangkat ke Pulau Komodo.
Di Pulau Komodo, Jusuf Kalla bersama rombongan melakukan pengambilan gambar serta menyaksikan langsung aktivitas satwa purba ini di dalam Taman Nasional Komodo. Selain itu, Kalla juga ikut dalam tracking yang dipandu langsung Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sustyo.
Pada kesempatan itu, Kalla bersama rombongan juga melakukan vote di area Taman Nasional Komodo dengan mencentang tanda untuk memberikan dukungan terhadap satwa purba ini.
Kalla menegaskan, masuknya komodo dalam new seven wonder merupakan kebanggaan tersendiri untuk bangsa Indonesia.
Keunikan komodo sudah mendunia, karena itu, promosi harus terus dilakukan oleh pemerintah.
Dari Komodo, Kalla, yang didampingi rombongan wartawan, serta muspida sempat menyaksikan tarian caci khas Manggarai yang dipertontonkan di Pelabuhan Labuan Bajo.
Usai kunjungan, Kalla bersama rombongan menggunakan pesawat carter, bertolak kembali ke Jakarta dari Bandara Komodo, sekitar pukul 18.30 wita (by. pk)

10 Persen Anak SD Di NTT Mengakses Video Porno Via Handphone


sergapntt.com [KUPANG] – Ini peringatan bagi para orang tua agar lebih seksama memperhatikan anak, terutama terhadap bahaya internet. Pasalnya, 10 persen anak Sekolah Dasar (SD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan mengakses video porno via handphone.   

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) NTT, Mutiara Mauboy mengatakan, sesuai hasil penelitian KPI NTT terhadap perilaku anak, ditemukan ada anak yang mengakses situs porno.
“Data ini luar biasa dan membahayakan masa depan anak,” papar Mauboy kepada wartawan di Kupang, Kamis, 6 Oktober 2011.
Anak-anak, menurut dia, mengakses situs porno usai jam sekolah. Penelitian yang dilakukan sejak April 2011 itu mengambil 300 sampel anak usia di bawah 13 tahun di berbagai sekolah di Kota Kupang.
“Kita mengambil 10 persen dari populasi jumlah anak di Kota Kupang sebanyak 300 ribu orang,” katanya.
Dia mengatakan, anak-anak usia sekolah yang mengakses situs porno ini harus segera diselamatkan. Karena itu, hasil penelitian KPI harus menjadi rujukan bagi pemerintah dan orang tua untuk memberikan perhatian serius kepada anak.
Anak-anak itu harus dipantau aktivitasnya di sekolah maupun di luar sekolah. Di sisi lain, upaya pemerintah untuk memblokir situs porno belum secara maksimal sehingga masih ada situs porno yang bisa dibuka anak.
Kelompok anak-anak yang mengakses situs porno dan luput dari perhatian orang tua, antara lain pekerja anak, anak putus sekolah, anak orang kaya, serta anak-anak di panti asuhan. Penelitian ini, tambah Mutiara, merupakan bentuk kepedulian KPI terhadap anak karena hampir seluruh waktu anak dihabiskan di warung internet (warnet) atau melalui handphone.
Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai peredaran video porno memberikan dampak negatif sangat besar. Video porno telah menimbulkan kejahatan perkosaan terhadap anak-anak usia 12-14 tahun oleh para pelaku yang berusia sekitar 16-18 tahu. fenomena tersebut merupakan salah satu penyakit Remaja dan Pornografi Internet.
Bagi orang tua, hal yang dikhawatirkan bagi anak-anaknya saat mengakses internet adalah untuk mengakses hal-hal yang tidak benar, seperti video atau gambar-gambar jorok.  Orang tua sebaiknya aktif membentengi anaknya dari hal-hal yang tidak baik sejak dini.
1)        Mengenalkan pendidikan seks kepada anak. Sekarang ini sudah banyak buku tentang seks buat anak-anak yang penuh gambar, seperti komik dan buku-buku yang lain. Dengan cara ini orang tua dapat membentengi anak dari pengaruh pornografi, terutama ketika lima anaknya mulai beranjak remaja.
2)        Orang tua sudah selayaknya memberikan pengertian bahwa mengakses video  atau gambar  tidak pantas merupakan hal yang dilarang oleh agama, apalagi melakukan sendiri perbuatan tersebut.
3)        Memberikan pengarahan bahwa melakukan perbuatan asulisa atau berhubungan suami istri diluar nikah dapat mengakibatkan penyebaran penyakit yang berbahaya seperti HIV atau aids, bahkan merusak harga diri.
4)        Memberikan pengertian kepada anak untuk tidak mencontoh hal buruk seperti yang pernah dilihat meskipun itu dilakukan oleh artis idolanya. Mencontohlah hal yang baik, bukan mencontoh hal yang buruk.
5)        Sebaiknya orang tua juga membentengi anak dengan ilmu agama yang kuat sejak dini.

Menurut psikolog sekaligus direktur Lembaga Psikologi Daya Insani ini, orangtua dan lingkungan harus turut mengawasi supaya anak-anak tidak mengakses konten pornografi. Salah satu cara yang harus dilakukan ialah, membangun komunikasi dengan buah hatinya. Dengan membuka dialog komunikasi dengan anak. Kalau anak sudah sempat melihat video mesum, maka orangtua dan anak harus berdialog mencari kesimpulannya. Yaitu dengan membahas apa sisi jeleknya, dan efeknya. Kalau anak belum sempat menyaksikan konten pornografi, orangtua harus memberikan edukasi tentang pornografi itu tidak bagus. (by. andi adoe)

NCIPS Mulai Dibangun


sergapntt.com [KUPANG] – Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Satu Atap NCIPS, SPS dan Universitas San Pedro merupakan suatu perwujudan nilai dan niat baik bersama, baik itu pemerintah, Yayasan Mario Foundation maupun segenap masyarakat dalam menjawab tantangan jaman dan tuntutan kebutuhan di dunia pendidikan yang terus tumbuh dan berkembang seiring dengan laju pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini dikatakan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Satu Atap NCIPS, SPS dan Universitas San Pedro, di Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa (4/10/11).
Lebih lanjut Gubernur mengatakan, unit sekolah satu atap yang akan dibangun ini hendaknya dapat dimanfaatkan dan didayagunakan secara baik, terutama dalam mendukung dan menunjang kelancaran berbagai proses yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan kualitas kecerdasan bagi segenap peserta didik, baik itu kecerdasan intelektual, mental dan spiritual.  
Gubernur Lebu Raya berharap, agar kita senantiasa proaktif dan peduli, terutama dalam memberikan dukungan baik secara moril maupun materil demi menunjang kelancaran proses pembangunan gedung sekolah satu atap ini, sehingga ke depan dapat menjadi contoh yang baik dan memerikan teladan bagi sekolah-sekolah yang lain dalam menciptakan kemandirian bagi para peserta didik untuk membangun kepercayaan diri, agar semakin bernilai dan berdaya guna bagi kepentingan pembangunan masyarakat di daerah ini.
“Kepada generasi muda, tetap pertahankan dan tingkatkan mutu pendidikan, mulailah dengan pendidikan karakter karena kita sebagai manusia memiliki akal dan budi pekerti. Jangan malu menjadi masyarakat NTT, semua harus berawal dari mimpi yang besar serta berpikir besar dan tetap bekerja keras membangun NTT agar lebih maju,” pinta Gubernur NTT.
Sementara itu Ketua Yayasan SMF, Servas Mario mengatakan, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Satu Atap Servas Mario Foundation (SMF) terdiri dari kelompok play Group, TK, SD, SMP, SMA NCIPS, SMP dan SMA Saint Peter serta Universitas San Pedro. Selain itu juga akan dibangun sarana pendukung seperti asrama untuk mahasiswa, tempat tinggal untuk karyawan dan mini mall. Ketua Yayasan Servas Mario mengharapkan Gubernur NTT, untuk membicarakan kepada Bapak Presiden RI agar  izin operasional segera turun karena sesuai dengan janji Bapak Presiden RI untuk mempercepat pembangunan di NTT termasuk percepatan di bidang pendidikan. (by. heri lay)

AIPMNH Percepat Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan


sergapntt.com [Labuan Bajo] – Program AIPMNH merupakan kemitraan pembangunan kesehatan antara AusAid dan Pemerintah Provinsi yang diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tengggara Timur (NTT),      Ir. Esthon L. Foenay, M.Si, dalam sambutan pada Rapat PCC AIPMNH dan Sosialisasi Sail Komodo 2013, di Labuan Bajo, Sabtu (01/10/11).

Lebih lanjut Wagub Esthon Foenay mengatakan prinsip dari kemitraan harus dapat dipahami bersama dengan baik sehingga semua pihak yang terlibat dapat melakukan koordinasi dengan baikuntuk melaksanakan kegiatan prioritas yang telah ditetapkan dalam rencana kerja tahunan. “Program dukungan AIPMNH yang telah berjalan hampir 5 tahun ini telah memerikan kontribusi bagi berbagai kemajuan dalam pembangunan sumberdaya kesehatan, tata kelola rumah sakit, pemberdayaan masyarakat, penganggaran dan peningkata sarana kesehatan yang mendukung pncapaian peningkatan kesehatan masyarakat,” kata Wagub.
Secara khusus Wagub Esthon Foenay memberika apresiasi terhadap kegiatan Rapat PCC AIPMNH, ini membuktikan adanya kesungguhan dalam memberikan dampak multiplier dari kegiatan yang dilaksanakan sehingga turut serta mendukung laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manggarai Barat.
Wagub mengungkapkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang makin baik akan mendukung bidang-bidang pembangunan lainnya termasuk pembangunan pariwisata. Pariwisata sebagai potensi unggulan ekonomi yang melibatkan masyarakat internasional sangat membutuhkan dukungan pelayanan kesehatan yang baik. “Destinasi wisata unggulan tidak akan menarik apabila ada persoalan kesehatan antara lain kasus rabies, e-coli, antrax, malaria, air yang tercemar, sanitasi yang kurang baik dan lainnya. Atas dasar itu perlu kesadaran bersama bahwa kemajuan pariwisata harus diikuti dengan pola hidup sehat masyarakat dan pelayanan kesehatan,” ungkap Wagub.
 “Kita patut berbangga karena memiliki komodo sebagai potensi wisata keajaiban dunia sehingga menjadi impian masyarakat internasional untuk dating dan menyaksikan secara langsung binatang purba komodo,” jelas Wagub. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan internasional dalam menikmati keunggulan wisata yang terdapat di NTT maka akan diselenggarakan Sail Komodo 2013.
Wagub menuturkan Sail Komodo 2013 merupakan momentum untuk mengintegrasikan potensi wisata yang ada diseluruh wilayah NTT. Untuk itu, Wagub berharap, kepada seluruh elemen masyarakat harus bekerja keras sehingga dapat menjadi tuan rumah yang baik. Untuk menjamin sinergi pembangunan, baik anatara elemen pemerintah, swasta dan masyarakat maka perlu informasi yang utuh tentang apa yang perlu dilaksanakan dalam menyongsong even internasional dan peluang apa yang bisa dimanfaatkan masyarakat lainnya. “Kepada peserta Sail Komodo 2013 marilah bergandengan tangan untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah even internasional dan tunjukan bahwa masyarakat NTT adalah sahabat sehingga siap menerima dengan tangan terbuka peserta sail yang dating dari bebagai Negara,” pinta Wagub. (by. heri lay)

Petani Lembor Datangi DPRD Manggarai Barat


sergapntt.com [LABUAN BAJO] – Sedikitnya 40 orang petani Daleng kecamatan lembor kabupaten Manggarai Barat Flores NTT mendatanggi Kantor DPRD setempat, senin (3/10/11). Para petani yang tergabung dalam kelompok, Gabungan Perkumpulan Petani Pengelola Air (GP3A), ini menumpang sebuah truk tanpa membawah spanduk atau poster juga tanpa berorasi. Di Kantor DPRD warga berdialog bersama DPRD .

Ketua GP3A, Aventinus Turu, yang ditemui di DPRD menuturkan kedatangan para petani untuk meminta DPRD segera memperhatiakn masalah irigasi di wilayah Daleng. Pasalnnya, sejak saluran irigasi tersebut ditutupi batu, pasokan air mulai terhambat, debit air kian sedikit. Hal ini menyebabkan, sejumlah sawah yang sudah ditanami padi mulai terkena dampaknnya.
DPRD Mabar di paksa segera tanggap terhadap permasalahan ini, dengan meminta pemerinah untuk mencari solusi menganai permasalahan irigasi tersebut. “Ada beberapa wilayah di Lembor yang air tidak lagi masuk di sawah. Kami harap irgasi itu segera diperbaiki, “kata Turu.
Lebih lanjut Turu menjelaskan sekitar dua lima ratusan hentar sawah di wilayah itu ternacam gagal panen jika tidak ada pasokan air. Irigasi yang terdapat di wilayah Daleng, merupakan salah satu irigasi yang airnya dialiri ke lima desa Lembor. “Irigasi tersebut bermasalah karena, adannya sebuah batu besar yang jatuh ketengah-tengah saluran irigasi ini hingga saluran air tertutup. Akibatnya air tidak lagi mengalir baik ke lahan pertanian warga setempat” lanjutnya. Warga juga mendesak pemerintah Mabar segera memperbaiki irigasi bermasalah tersebut.
Para petani tiba di kantor  DPRD sekitar pukul 11.00 wita. Kedatangan para petani dijaga ketat aparat kepolisian. Tampak sebelum masuk ke kantor, para petani diperiksa satu persatu sebelum bertemu dengan sejumlah anggota DPRD diruang sidang.
Warga diterima wakil DPRD Mabar, Johanes Pasir. Dalam dialog itu disepakati lembaga dewan bersama instansi teknis segera turun lokasi melihat langsung fakta lapangan terkait pengaduan warga itu. Instansi teknis, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersedia mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki irigasi bermasalah tersebuti. (by. Hans/Chelluz)