sergapntt.com [Kefa] – MAU bertemu Delon? Tak perlu ke Jakarta! Datang saja ke Kefamenanu pada tanggal 06 hingga 10 Agustus 2007. Sebab salah satu ikon Indonesia idol itu akan menjadi bintang tamu pada acara Festival Band yang akan dilangsungkan di Kefamananu, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Festival yang akan diikuti grup band se NTT itu akan diselenggarakan oleh Muda Mudi Katolik (Mudika) Gereja Santo Antonius Padua-Sasi Kefamenanu asuhan Pater Antonio Razzoli, OFM CONV dan Pater Andre Budi OFM CONV guna memeriahkan HUT Gereja Paroki St. Antonius Padua-Sasi Kefamenanu dan HUT RI 17 Agustus 2007.
Ketua Panitia Festival Band yang juga Wakil Bupati Kabupaten TTU, Raymundus Fernandez, S.Pt menyebutkan, festival ini sekaligus sebagai ajang kawula muda mengekspresikan kreasi seni, mengembangkan daya cipta dan sebagai media merajut tali persaudaraan diantara muda-mudi se-NTT.
Event ini terbuka untuk seluruh masyarakat yang memiliki grup band, dengan syarat personil band harus sudah berumur 15 hingga 35 tahun. Lagu yang dilombakan antara lain, Gebyar-gebyar ciptaan Gombloh, Rumah Kita (God Bless), Semut-semut Hitam (God Bless), 40 judul lagu bebas serta satu lagu manca negara. Lagu-lagu yang dilombakan tersebut, bisa diaransemen lagi berdasarkan karakter group band masing-masing.
“Karenanya, bagi yang berminat silahkan mendaftarkan grup band-nya di sekretariat Festival Band di Paroki Antonius Padua-Sasi, Kefamenanu. Pendaftaran dibuka tanggal 01 sampai 31 Juli 2007, dan pelaksanaan Festivalnya tanggal 06 sampai 10 Agustus (2007),” ujar Fernandez.
Hadiah yang telah disiapkan sebesar Rp. 40 juta untuk spesifikasi gitaris terbaik, drummer terbaik, basis terbaik, keyboard terbaik dan vokalis terbaik. Bagi band yang berhasil meraih juara umum disediakan satu paket hadiah alat band senilai Rp. 24 juta.
Selain Delon, akan hadir pula Jever cs. Sedangkan dewan juri berjumlah tujuh orang yang berasal dari Jakarta, Kupang, Atambua dan Kefamenanu.
“Hari ini, esok dan ke depan, pemuda harus mau ‘DICIUM’ (Disiplin-Cekatan-Inisiatif-Ulet-Militan) dan mampu menjalin ‘KASIH’ (Kerja-Amal-Santun-Iman-Harapan), sehingga dengan kegiatan akbar ini mampu mempersatukan pemuda dari segala penjuru,” tegas salah satu panitia Festival Band bernama Miguel Atibau.
Pastor Paroki, Antonio Razzoli, OFM CONV mengaku, kegiatan ini bertujuan membangkitkan minat pemuda dalam dunia musik.
“Selain itu sentuhan musik yang merupakan ruang seni bisa membantu kita mengembangkan daya kecintaan kepada budaya TTU khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dengan moment ini juga diharapkan bisa mempererat jalinan persaudaraan yang baik diantara sesama muda mudi. Musik sangat indah dan berpengaruh terhadap jiwa manusia, karena itu diharapkan lewat musik kita bisa bersama saling mengenal dalam membangun bangsa. Ibarat tali gitarnya putus maka bisa digunakan sebagai cincin kasih sayang,” ujar Antonio memberi nasehat. (by. judith taolin)
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar