Rikardus Wawo, “Kuda Hitam” Di Lintasan Pemilukada Kota Kupang


sergapntt.com [KUPANG] – Gawe Pemilukada Kota Kupang 2012-2017 sudah di depan mata. Pasangan Bakal Calon Walikota Kupang, Rikardus Wawo dan Melkisedek L. Madi disebut-sebut bakal menjadi kuda hitam.  Itu karena figur muda polesan Partai Demokrat tersebut  terus menuai respon positif dari para pemilih Kota Kupang. Mereka  digadang-gadang bisa melejit menjadi jawara di lintasan pemilukada kali ini.
Sebab, sikap tradisionil belum bisa terpisahkan dari sikap pilih pemilih Kota Kupang. Mayoritas pemilih masih terjebak dengan setimen agama, suku dan rasa dalam menentukan pilihan politiknya. Bahkan diamini elit politik. Lihat saja semua paket bakal calon walikota dan wakil walikota. Setiap paket selalu memberi warna kolaborasi suku a dan suku b, agama a dan agama b, atau dan seterusnya. Misalnya paket Yonas Salean – Herman Man. Paket ini mewakili koalisi suku Rote – Flores dan Protestan – Katholik. Begitupun dengan Jeriko – Kristo Blasin, dan lain-lain.
Menilik dari sudut pandang ini, Rikardus Wawo dan Eki Madi-lah yang diuntungkan. Mereka merupakan kolaborasi muda yang bisa diharapkan. Apalagi,  Rikardus Wawo adalah satu-satunya calon walikota yang datang dari latar belakang Katolik + Flores. Itu sebabnya, sebagian pengamat memprediksi Rikardus Wawo bakal unggul di pemilukada kali ini.

Keunggulan Rikardus didukung pula kekuatan massa Eki Madi. Sang calon wakil walikota ini bisa dibilang sangat akrab dengan kawula muda Kota Kupang, termasuk para olahragawan, kalangan bisnis, dan dukungan  warga daerah asalnya, yakni Sumba dan Sabu.

Tak baik memang, jika kita berpatok pada sikap pilih tradisionil seperti itu. Tapi apa mau dikata, kondisi emosional masyarakat kita belum bisa keluar dari lingkaran  pilih tradisinal.    

By. ADO

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.