Pasien Rumah Sakit Digigit Ratusan Tikus


sergapntt.com, LONDON – Jason Ketley (42), seorang pasien gangguan jiwa yang sudah tak sadarkan diri selama dua hari didapati perawat sedang dikeroyok oleh ratusan ekor tikus berukuran besar diatas tempat tidurnya di sebuah rumah sakit di London, Inggris. Akibatnya, Jason menderita luka para disekujur tubuhnya.
Jason Ketley yang menderita gangguan mental ini memang sulit berkomunikasi dengan orang lain. Suster baru menyadari kejadian mengerikan itu ketika melihat Jason berjalan terhuyung-huyung di koridor rumah sakit dengan tikus menggantung di lehernya.

Pihak rumah sakit lantas memburu hewan pengerat tersebut dan membunuhnya. Namun sayang, Jason terlanjur menderita 12 luka cukup dalam pada bagian bahu dan lehernya akibat gigitan tikus.

Ketika orangtuanya datang ke rumah sakit, pihak rumah sakit justru bersikeras bahwa Jason digigit oleh tikus halaman. Namun keluarga meyakini bahwa Jason yang menderita gangguan kepribadian ganda dan usia mental seperti anak usia 2 tahun itu, digigit oleh tikus pengerat.

“Ketika saya melihat luka gigitannya, saya langsung tahu bahwa itu pasti tikus pengerat. Ada bekas gigitan yang dalam di sekujur bahunya. Saya tidak bisa percaya, ada banyak tikus berkeliaran di rumah sakit NHS. Ini sangat menjijikkan,” ujar ibunda Jason, Patricia Boardman (63), seperti dilansir oleh Daily Mail, Selasa (28/2/2012).

“Dia di bawah pengaruh obat penenang ketika insiden itu terjadi, jadi hanya Tuhan yang tahu berapa lama tikus itu menggerogotinya. Itu pasti terjadi di ranjangnya,” imbuhnya.

Nampaknya, tikus tersebut menyerang Jason usai dirinya tertidur saat perawatan khusus di salah satu Rumah Sakit NHS, yakni RS St Ebba, Epsom, Surrey, Inggris, pada 20 November 2011 lalu. Pasca insiden ini, Jason langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Epsom untuk mendapatkan vaksin anti tetanus, polio dan difteri demi melindunginya dari infeksi.

“Saya tidak menyadari seberapa buruk lukanya ketika saya melihatnya — ada banyak luka sobek dan memar di sekujur bahunya. Dia benar-benar tak berdaya dan seseorang seharusnya mengawasi dia karena dia memiliki masalah untuk berkomunikasi dan dia menderita dalam diam,” ucap Patricia.

Patricia yang tinggal dengan ayah tiri Jason, Tom (66) tersebut, telah mengajukan komplain resmi kepada pihak rumah sakit. Namun hingga saat ini belum juga ditanggapi. Mereka pun berencana untuk mengajukan gugatan ke pengadilan atas insiden ini.

by. freed


Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?