Sepenggal Harapan dari Rakerda Manggarai Barat


sergapntt.com, KUPANG – Gubernur  NTT, Drs. Frans Lebu Raya membuka Rapat  Kerja  Daerah (Rakerda) Pemberdayaan  Koperasi  dan  UMKM Tingkat  Provinsi  dan  Lintas  Kabupaten/Kota di Aula  Hotel  Jayakarta Labuan Bajo, ibukota  Kabupaten  Manggarai  Barat pada Senin  (27/2/12) lalu.
Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, pemberdayaan  Koperasi  dan  UMKM  merupakan  salah  satu  program  prioritas  yang dimana  koperasi merupakan bagian  terbesar  dari pelaku  ekonomi di daerah  terutama  sektor pertanian, perdagangan, industri dan jasa.
Sejalan dengan ditetapkanya Provinsi NTT dan 15  Kabupaten/kota sebagai  Provinsi  dan  kabupaten/kota  penggerak  koperasi, maka  diharapkan  komitmen  keberpihakan  terhadap  pemberdayaan  koperasi  terus ditingkatkan  untuk  mewujudkan  koperasi sehat dan
berkualitas.
Untuk  mempertahankan  predikat  Provinsi  NTT sebagai  provinsi  penggerak  koperasi, maka dibutuhkan peran  dan  kontribusi nyata  pemerintah  daerah  melalui  kebijakan  dan implementasi  program dan  kegiatan pemberdayaan terhadap koperasi.

Pembangunan  koperasi, kata Guberrnur, merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, yakni pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. Karena itu koperasi  perlu dibangun dan dikembangkan agar menjadi kuat, berkualitas,  dan mandiri serta mampu berperan sebagai sokoguru perekonomian nasional dan  penggerak utama perekonomian di daerah.
Gubernur menjelaskan, indikator keberhasilannya dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan koperasi yang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
“Sampai dengan akhir tahun 2011 jumlah koperasi di NTT mencapai 2.322 unit meningkat 21,13% dari tahun sebelumnya sebesar 1.917 unit. Tentu kita tidak hanya mengejar pertumbuhan koperasi secara kuantitatif melainkan perlu juga peningkatan melalui pembinaan kelembagaan, manajemen dan pendidikan atau pelatihan bagi pengelola dan anggota koperasi,” papar Gubernur.
Gubernur menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi, Kabupaten/Kota yang telah bekerja keras dan berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya berkoperasi.
“Kita juga masih dihadapkan pada masalah adanya sekitar 300 unit koperasi yang tidak aktif  diharapkan ada upaya untuk merevitalisasi koperasi yang tidak aktif sehingga dapat menurunkan jumlah koperasi tidak aktif,” kata Gubernur.
Di akhir kata, Gubernur meminta Kepala Dinas Kabupaten/Kota untuk mendorong dan membantu koperasi agar melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang sedang berjalan agar dapat mencapai target 80% dari sebelumnya hanya 70%.
“Tingkatkan monitoring dan pengendalian terhadap dana-dana pemberdayaan koperasi baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota,” tandas Gubernur.
Bersamaan dengan kegiatan Rakerda di Labuan Bajo, Gubernur juga meresmikan 21 koperasi baru yang ada di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai barat.
by. verry guru

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?