Kenapa Pol PP Mesti “SANGAR”


sergapntt.com, KUPANG – Polisi Pamong Praja (Pol PP) kini identik dengan kekerasan. Lihat saja di Jakarta. Pol PP seola pasukan anti huru hara. Gebrak sana-gebrak sini. Padahal yang digusur adalah kaum kecil yang menggunakan fasilitas publik agar bisa membiayai hidup.kasihan kan! Nah karena itulah Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta Pol PP di NTT btidak berlaku sangar kayak Pol PP di Jakarta.
Lebu Raya meminta Pol PP di NTT harus bisa memberikan kesan yang baik ke publik dengan tampil simpati, tetap tegas dan disiplin diri.
“Bekerjalah dengan baik dan jaga kedisiplinan di unit kerja, serta tegakkan Peraturan Daerah (Perda) serta keputusan-keputusan gubernur dengan sebaik-baiknya,” pintab Lebu Raya, saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Gamawan Fauzi pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja ke-62, di alun-alun kantor gubernur, Senin (5/3).
Kata Lebu Raya, Mendagri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan Polisi Pamong Praja selama ini sebagai garda terdepan dalam penegakan Perda serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Mendagri meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk terus meningkatkan pelaksanaan tugas kedinasan sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah yang lebih profesional, kompeten dan berintegritas tinggi.
Menurut Mendagri, Kementerian Dalam Negeri untuk tahun 2012 ini telah mengalokasikan anggaran bagi kegiatan penguatan peran gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah yang diperuntukan bagi 33 provinsi melalui dana dekonsentrasi yang dibagi menjadi beberapa bidang, untuk pemerintahan umum meliputi antara lain bidang wilayah perbatasan, bidang penanggulangan bencana, bidang kawasan dan pertanahan, bidang pelayanan publik, bidang kerjasama daerah yang semuanya memerlukan dukungan terselenggaranya ketertiban umum yang kondusif sehingga pada gilirannya tercapai ketentraman masyarakat.
Harapan Gamawan Fauzi kepada para Gubernur, khususnya untuk bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat hendaknya kegiatan penguatan peran Gubernur ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan citra dan kewibawaan Sat Pol PP di mata masyarakat sehingga dapat dijadikan acuan untuk pembinaan teknis operasional anggota Sat Pol PP yang meliputi pembinaan kemampuan Pol PP melalui pembinaan etika profesi, pengembangan pengetahuan dan pengalaman di bidang Pamong Praja.
by. verry guru/saul kapitan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?