Lebu Raya: Pemimpin Harus Heroik!


sergapntt.com, KUPANG – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengajarkan empat (4) prinsip kepemimpinan yang harus dipegang teguh oleh seorang pemimpin. “Pemimpin itu harus cerdas, harus tahu kekuatan dan kelemahannya, penuh cinta kasih dan harus heroik,” tandas Gubernur Lebu Raya di depen peserta Diklat Pengembangan Kepemimpinan Melalui Komunikasi Publik yang Efektif bagi Pejabat Eselon III dan IV lingkup Pemerintah Provinsi NTT di Badan Diklat dan Litbang Daerah (BP4D) Provinsi NTT, Selasa (10/4/12).
Lebu Raya menjelaskan, cerdas dan pintar untuk seorang pemimpin amat dibutuhkan agar dapat menguasai bidang pekerjaan yang dipercayakan oleh pimpinan.
“Cerdas dan pintar dalam menguasai bidang tugas yang dipercayakan. Selain itu, pemimpin juga harus tahu kelemahan yang ia miliki dan harus mampu mengatasinya dengan baik. selain itu, tugas seorang pemimpin juga harus memberi motivasi dan harapan yang baik kepada orang-orang yang dipimpinnya,” imbuhnya.
Menurut Lebu Raya, Diklat ini merupakan moment berharga dan penting dalam kerangka tugas pelayanan dan pengabdian bagi bangsa dan daerah NTT tercinta.
“Komunikasi menjadi penting karena komunikasi menjadi sarana pencapaian saling pengertian atau pemahaman diantara pihak-pihak yang berkomunikasi. Ingatlah dunia manusia adalah dunia kebersamaan, dunia sosial,” pesan Gubernur.
Lebu Raya juga meminta kepada para peserta Diklat untuk mengurus dan menyelamatkan Provinsi NTT dari berbagai ketertinggalan dan keterbelakangan.
“Masyarakat NTT harus dilayani secara tulus, berkomitmen dan sikap pelayanan itu harus benar-benar tertanam kuat dalam diri seorang pemimpin sebagai pelayan publik,” kata Gubernur.
Para pelayan publik sebut Gubernur, hendaknya terus berjuang untuk menjauhkan segala bentuk distorsi komunikasi di dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan.
“Dengan demikian kita telah berpartisipasi dalam menciptakan masyarakat yang komunikatif-dialogis. Dalam konteks birokrasi komunikasi publik dapat dilakukan oleh seorang komunikator publik yang profesional dan komunikasi juga berlaku bagi dunia usaha maupun masyarakat, sehingga timbul relasi yang harmonis,” tandas Gubernur.
Di tempat yang sama Kepala Bidang Manajemen Pemerintahan BP4D Provinsi NTT, Yosias Kadek, SH mengatakan, tujuan Diklat ini adalah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi publik agar dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan aparatur guna mengoptimalkan pelayanan publik. Para peserta kata dia, berjumlah 40 orang yang berasal dari pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
By. Verry Guru

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?