Sekda NTT Mengeluh,,!


sergapntt.com, KUPANG – Jumlah dan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem, SH, M.Si.

“Kalau soal jumlah ada banyak PNS yang ada di lingkup Pemprov NTT; malah sudah lebih 400-an orang. Tetapi dari segi kualitas, masih kurang. Ini yang jadi pertanyaan besar kita,” keluh Frans Salem saat membuka Workshop Penyusunan Formasi PNS Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se NTT tahun anggaran 2012 di sayap kanan Aula El Tari Kupang, Rabu (11/4/12).
Menurut Sekda, dari waktu ke waktu penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT mestinya diberi perhatian serius.
“Saya pikir peran PNS sangat strategis. Karena PNS yang merumuskan kebijakan-kebijakan politik menjadi kebijakan publik untuk kepentingan rakyat. Ini musti jadi perhatian serius bagi kita semua,” tegasnya.
Reformasi birokrasi, sebut Sekda, dimaksudkan untuk menata dan mengelola negara ini dengan baik.
“Kalau pengelolaan ini dilaksanakan dengan baik, maka akan memberi pengaruh yang sangat signifikan bagi peningkatan kesejahteraan dan peningkatan pelayanan publik. Kalau kualitas pelayanan publik baik, maka tidak akan ada komplain dari masyarakat,” imbuhnya.
Pada masa moratorium Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), lanjut Sekda, menyebutkan sejumlah hal yang perlu dilaporkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat yakni pertama, perhitungan jumlah kebutuhan PNS; kedua, uraian jabatan struktural dan fungsional; ketiga, menyusun peta jabatan; keempat, analisis beban kerja; kelima, proyeksi kebutuhan pegawai selama 5 tahun; keenam, laporan rencana redistribusi pegawai; dan ketujuh, melaporkan hasil evaluasi penataan kelembagaan.
 “Hingga kini belum ada yang lapor kebutuhan PNS ke BKN Pusat. Ingat batas akhir pelaporan sampai tanggal 30 Juni 2012. Kita harus segera tuntaskan. Tidak ada cerita tidak bisa. Harus bisa. Jangan tunda-tunda pekerjaan,” pinta Sekda.
Sementara itu Plt. Kepala Biro Kepegawaian Setda Provinsi NTT, Ir. Eddy H. Ismail, MM dalam laporannya yang dibacakan Dra. Agnes Ina Odjan mengatakan, workshop ini diikuti oleh para pengelola kepegawaian pada instansi di lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan para pejabat fungsional analis kepegawaian serta para kasubag atau pengelola yang membidangi formasi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota Se NTT.
Menurut dia, metode yang digunakan dalam workshop ini adalah ceramah, curah pendapat, diskusi, presentasi hasil diskusi dan perumusan hasil. Narasumber yang dihadirkan antara lain Direktur Perencanaan Kepegawaian dan Formasi BKN Pusat, I.A. Rai Sri Dewi, SH, M.Si dan Kepala Seksi Penyusunan Perencanaan Gaji Pegawai BKN Pusat, Marleny Manatar, SE.
By. Verry Guru

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?