Veki Lerik Hadapi Dan Adoe Dengan EGP


sergapntt.com [KUPANG] – Perjuangan butuh pengorbanan. Inilah yang dimaknai Ketua DPRD Kota Kupang, Veki Lerik. Jangankan jabatan Ketua DPRD, status keanggotaanya di DPRD Kota Kupang pun ia siap tanggalkan. Ancaman pencopotan terhadap Veki ini pasca pasca insiden Bandara El Tari Kupang versi suarapembaharuan.com kalau Dan Adeo kedapatan membawa uang satu koper sekitar Rp. 3 miliar ke Jakarta.
Selasa (20/9/11) sekitar pukul 15.00 Witeng lalu, Henhany Nggebu, kuasa hukum Dan Adoe melaporkan Veki Lerik ke Mapolresta Kupang Kota. Aduan Dan Adoe itu tercatat dengan nomor laporan polisi: LP/B/888/IX/2011/SPK RESORT KUPANG KOTA. Pasal yang akan dikenakan pada Veki Lerik adalah pasal 27 ayat (3) pasal 45 ayat (1) undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang pelanggaran undang-undang informasi transaksi elektronik.
Uraian singkat yang dilaporkan ke SPK Mapolres Kupang Kota itu yakni Veki Lerik telah melakukan penghinaan terhadap Dan Adoe melalui facebook atau sarana elektronik dengan kata-kata..
Nggebu mengaku, “Kami merasa apa yang dilakukan Veki Lerik itu adalah pemfitnahan.
Sementara Sekretaris Daerah Kota Kupang, Habde Adrianus Dami yang dimintai komentarnya mengatakan persoalan yang terjadi ini telah membuat citra pemerintah menjadi buruk di mata masyarakat.
Oleh karena itu, kata dia, atas nama Pemerintah Kota Kupang dirinya mengaku kesal atas tindakan Veki Lerik yang tidak cerdas dalam memberikan informasi kepada media untuk diberitakan kepada publik.
“Jelas bahwa apa yang dilakukan itu adalah pembunuhan karakter dan mengadu domba Pemerintah Kota Kupang dengan masyarakat. Apa yang telah terjadi itu telah mencederai hak politik masyarakat dan menimbulkan kerugian,”tegas Habde. 
Lalu bagaimana tanggapan Veki Lerik? Dengan santainya Veki mengaku, “Seratus persen beta EGP (Emang Gue Pikirin) dengan itu laporan,”ujarnya.
Selain melalui media massa, Veki juga menginfokan kepada warga Kota Kupang melalui acount facebooknya bahwa Veky tidak ciut sedikit pun menghadapi gelombang protes Dan Adoe.  
Berikut komentar Veki di acount fcebooknya yang di copas (copy paste) sergapntt.com:
“pemberitaan media cetak lokal pos kupang pagi ini mengatakan , ” walikota kupang daniel adoe melaporkan veki ke polisi ” komentar veki ? veki sangat siap menghadapinya , veki hanya berusaha menjadi anggota dewan yang baik yaitu menjalankan fungsi kontrol keuangan pemkot” kasus menipu rakyat dan korupsi kok diplintir perbuatan tidak menyenangkan. veki ” E G P ” dan veki tetap COOL MAN . . . .
Top of Form Share · Wednesday at 11:18am · 
Bottom of Form
pada insiden bandara , ” Walikota Kupang Kedapatan Bawa Uang Satu Koper ke Jakarta ” yang juga diberitakan hampir semua media online nasional itu , walikota kupang berkoar keras mau mensomasi SP online dan veki . ternyata pagi ini hanya veki saja yang dilapor ke polisi , itupun dengan masalah lain , pasal penghinaan di media FB . aduh parah sekali , hari ini omong lain besok omong lain , lusa omong lain . . .
Top of Form Share · Wednesday at 6:33pm · 
Bottom of Form
dokumen proyek ( DPPID ) sebesar 14,1 milyard telah veki siapkan , dengan perincian 13,5 milyard dikelola ( menantu walikota kupang ) di subdin pengairan / kimpraswil kota dan 650 juta di dinas ppo dan tanpa memberitahu dprd kota alias proyak siluman seperti yang terjadi di kemenakertras jakarta makanya KPK menjerat beberapa pejabatnya . tanggal 28 september veki di panggil / bawa ke KPK untuk masalah tersebut karena dprd tidak di beritahu proyek itu . . .
informasi fee proyek DPPID sebesar 13,5 milyard di subdin pengairan / kimpraswil kota yang di kelola menantu walikota kupang dan 650 juta di dinas PPO , total 14,1 milyard = 10 % kemenaketrans , 5 % mr x (penghubung) , 20 % S I B E G O , 10 % pengelola proyek . total dana yang di korupsi 45 % dari 14,1 milyard . kalau dipotong keuntungan kontraktor 20 % + pajak 11 % berarti 76 % terpotong dari 14,1 milyard . itu berarti 24 % saja yang didapat masyarakat kota kupang , makanya dprd tidak diberitahu ada proyek itu supaya tidak diawasi . . .
Top of Form Share · 12 hours ago · 
Bottom of Form
mungkin agak terlambat tetapi ini bukti salah satu pemberitaan tentang uang sekoper yang dibawa walikota kupang daniel adoe , apakah seorang veki bisa mengatur pemberitaan di media nasional sebesar suara pembaruan dan tempo ? komentar veki ? sadarlah saudaraku walikota kupang daniel adoe karena KERAJAAN SURGA sudah dekat , dan ” STOP MENIPU RAKYAT DAN JANGAN LANJUTKAN KORUPSI 
perbedaan Sylvester Stallone dan veki lerik =
– di film rambo , sylvester Stallone berperang sendiri menyelamatkan tawanan di hutan belantara di vietnam dengan modal nekat dengan resiko di tembak dan terluka atau mati

– di dunia nyata , veki berperang sendiri mengungkap kasus korupsi yang melibatkan walikota kupang di belantara pemkot dengan modal EGP dengan resiko dipecat dari ketua dprd dan anggota dewan dan golkar
komentar veki ? veki EGP saja dan tetap COOL MAN . . .
Top of Form Share · Tuesday at 1:06pm · 
Bottom of Form
veki mau diganti sebagai ketua dprd ? veki siap
veki di copot dari anggota golkar ? veki siap 
tetapi semua itu tentu harus sesuai aturan organisasi yang ada , bukan karena walikota kupang daniel adoe sebagai ketua dpd II golkar yang veki ungkap masalah korupsinya dan veki di anggap kurang disiplin arganisasi . walikota kupang daniel adoe bilang dia di fitnah veki ? 
veki bilang , ” STOP MENIPU RAKYAT DAN STOP KORUPSI ” . . .
Top of Form Share · September 19 at 9:36pm · Privacy:
Bottom of Form
walikota kupang daniel adoe membantah keras kalau tidak membawa uang 1 koper kejakarta , ( hua ha ha ha ha . . . veki ketawa saja ) untuk urusan membantah / menipu , walikota kupang daniel adoe memang jagonya . jangankan yang banyak orang saksikan , undangan ke denmark ( daniel adoe ke denmark sekeluarga ) yang jelas jelas tertulis ” PANITIA TIDAK MENANGGUNG TIKET PP DAN AKOMODASI ” toh walikota kupang daniel adoe bisa membantahnya , jadi veki tidak heran dengan bantahannya . . . (by. joe)

Dan Adoe vs Jeriko, Siapa Menang?


sergapntt.com [KUPANG] – Juara bertahan Pemilukada Kota Kupang 2008, Drs. Daniel Adoe dipastikan akan melakoni tarung ulang melawan Drs. Jefri Riwu Kore (Jeriko) di lintasan suksesi pemilukada Kota Kupang periode 2012-2017. Dan Adoe dipastikan akan mengendarai Golkar, sedangkan Jeriko dengan jawara birunya Demokrat.   
Di pertarungan sebelumnya, Dan Adoe dinyatakan menang angka mutlak atas Jeriko. Maklum saat itu Jeriko terbelit kasus SKS alias Suara Kurang Sedikit. Alhasil Dan Adoe bersama wakilnya Dan Hurek langgeng ke gedung putih Kota Kupang. Setahun kemudian Jeriko banting setir menuju senayan merebut dan menempati salah satu kursi di DPR RI hingga sekarang.
Sejumlah analis menilai pertarungan Dan Adoe versus Jeriko kali ini ibarat Mike Tyson versus Holifield atau MU kontra Barcelona. Sama-sama kuat. Sama-sama dasyat. Sama-sama punya senjata mematikan. Semua tergantung garis tangan. Itu sebabnya, siapa depak siapa, praktis baru akan diketahui saat hari “H” itu tiba.
Sebagai incumbent, Dan Adoe tentu lebih diunggulkan. Dengan kekuasaan yang ia miliki, semua problema sukses bisa diatasi dengan mudah, mulai dari anggaran hingga pembentukan tim sukses. Itu karena politik butuh kost dan tenaga. Toh begitu, tim Jeriko tak pernah panik. Tim Jeriko yakin, segala sesuatu ada saatnya. Soeharto yang bercokol 32 tahun di kursi presiden RI, toh akhirnya dikhianati juga oleh orang kepercayaannya sendiri. Kadafi yang digembar-gembor sebagai pemimpin terkuat di negaranya, toh anak buanya sendiri yang menjatuhkan rezimnya. Kondisi yang sama bisa berlaku bagi siapa saja, termasuk Dan Adoe.
Namun respon pemilih kota terhadap kehadiran Dan Adoe dan Jeriko di kancah perpolitikan Kota Kupang cukup fantastis. Hampir di semua pojok kota terpampang baliho dan stiker mereka berdua. Mulai dari ukuran yang terkecil hingga paling besar. Tentu dengan harapan dukungan suara akan membludak saat wasit (KPU) meniupkan pluit tanda pemungutan suara dimulai.
“Dan Adoe kuat. Walaupun selama ini dia sedikit dipusingkan dengan sejumlah kasus di Kota Kupang seperti yang dibeberkan oleh pak Veky Lerik, Ketua DPRD Kota Kupang. Tapi,,,, sebagai tim, kami tetap yakin, pak Dan Adoe akan menang lagi di pemilukada kali ini. Siapa pun lawannya,,,,” imbuh Natan Ndun, salah seorang simpatisan Dan Adoe saat bincang-bincang santai dengan sergapnttcom di Kupang Jumat (23/09/11).
Klaim yang sama datang juga dari Ady Pingak, salah seorang simpatisan Jeriko; “Kita lihat saja nanti. Warga Kota ini bukan pemilih tradisional. 92 persen pemilih kota ini terdiri dari kaum rasional. Mereka tau mana yang baik, mana yang tidak baik. Mana yang menjanjikan, dan mana yang tidak. Kini sudah saatnya kota dipimpin oleh orang muda yang punya ketulusan hati membangun kota. Saya yakin,,,, orang yang ditunggu itu adalah Jeriko”.
Keyakinan Ndun dan Pingak bisa terjadi, bisa juga tidak. Apalagi hingga kini Dan Adoe maupun Jeriko belum memiliki pendamping sebagai Calon Wakil Walikota. Saling klaim justru terjadi di kedua kubu. Figur yang diburu adalah Drs. Kristo Blasin. Anggota DPRD NTT besutan PDIP itu bak bidadari yang sedang diperebutkan dua pangeran dari kerajaan berlainan. Ia digadang-gadang akan mendampingi Jeriko. Sementara Partai Golkar merekomendasikan Dan Adoe berpasangan dengan Kristo Blasin. Nilai jual Kristo Blasi pun langsung melambung tinggi. Tapi pribadi Kristo Blasin tanggapai keinginan Dan Adoe dan Jeriko sebagai fenomena politik belaka. Dingin,,,,,! Begitulah sikapnya.
Diatas kertas, Dan Adoe dan Jeriko punya kalkulator jika berpasangan dengan Kristo Blasin. Selain bisa mewakili komunitas Flores yang ada di Kota Kupang, mantan Wakil Ketua DPRD NTT itu juga bisa jadi jaminan bahwa PDIP Kota Kupang akan berkoalisi dengan Golkar atau Demokrat. Sebab, baik Golkar maupun Demokrat masih harus berkoalisi dengan partai lain sebagai syarat agar bisa langgeng menuju pemilukada.
Kini santer terdengar kalau Jeriko akan berpasangan dengan Kristo Blasin. Kabar ini melecut setelah Jeriko dan Kristo Blasin bersua muka di Jakarta beberapa waktu lalu. Keduanya sepakat untuk maju bersama. Bahkan Ketua DPD PDIP NTT, Drs. Frans Lebu Raya dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum disebut-sebut telah merestui keduanya. Namun pasangan ini masih “malu-malu” untuk diketahui publik. Itu karena Demokrat dan PDIP punya mekanisme penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang mesti dihormati.
“PDIP akan menetapkan Calon Walikota dan Wakil Walikota melalui penjaringan dan survei,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP NTT, Kornelis So’I, SH.
Mekanisme PDIP hampir sama dengan Demokrat. Menyongsong Pemilukada Kota Kupang, DPD Partai Demokrat NTT akan membentuk Tim 9 yang terdiri dari DPP 3 orang, DPD 3 orang dan DPC 3 orang. Kinerja Tim 9 akan dilatari semangat “Melanjutkan bakti untuk negeri, Demokrat untuk semua”
“Demokrat well came bagi siapa saja. Baik itu kader partai atau non partai. Siapa saja boleh mendaftar. Setelah pendaftaran, Tim 9 akan melakukan penyaringan dan penetapan. Hasil penetapan Tim 9 kemudian disurvei. Hasil survei ini lalu dikirim ke Jakarta untuk ditetapkan oleh DPP,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jhon Kaunang saat ditemui di Sekretariat Partai Demokrat NTT di Kupang.
Kepastian bahwa Jeriko akan berpasangan dengan Kristo Blasin disampaikan juga oleh Jeriko. Kepada sergapnttcom, Jeriko mengaku telah membangun komunikasi dengan Kristo Blasin. Namun semua itu masih akan disurvei lagi oleh Demokrat dan PDIP.
“Ya, kami sudah bertemu. Tapi semuanya tergantung hasil survei,” ucap Jeriko.
Kini Demokrat dan PDIP sedang melakukan survei. Hasilnya belum dipublikasi. Publik berharap survei ini benar-benar independent. Tidak seperti di sejumlah daerah lain, hasil survei lain, kenyataan justru bertolak belakang.
Jika PDIP dan Demokrat masih melakukan survei, maka tidak halnya dengan Golkar. Partai beringin yang diarsiteki Dan Adoe itu jauh-jauh hari sudah nyatakan bahwa partai Golkar akan mengusung paket Dan Adoe – Kristo Blasin berdasarkan hasil penjaringan Komisariat Kelurahan (Kumlur) Partai Golkar se Kota Kupang.
Dari 32  nama Bakal  Calon Walikota dan 36 Bakal Calon Wakil Walikota yang dijaring Kumlur Partai Golkar, menempatkan Dan Adoe dan Kristo Blasin di urutan teratas. Hasil tersebut telah diteruskan ke DPD I Golkar NTT dan DPP Golkar untuk disurvei oleh lembaga survei yang ditunjuk oleh DPP.
Sayang, penjaringan Kumlur Golkar itu masih ditanggapi sinis oleh sebagian warga Kota Kupang. Ada yang menyebut, penjaringan Kumlur Golkar merupakan upaya mematahkan jembatan politik yang telah dibangun oleh Jeriko dan Kristo Blasin. Bisa dibilang Kristo Blasin sedang digeret secara paksa oleh Partai Golkar untuk tinggalkan Jeriko. Bisa benar-bisa juga tidak. Namun yang pasti Kristo Blasin diminati Jeriko dan sedang dibidik Partai Golkar untuk berpasangan dengan Daniel Adoe.
Jeriko dan Daniel Adoe pernah bertemu di Pilkada Kota Kupang 2008-2012. Kala itu paket Dan-Dan mengungguli Jeriko– Yohanes Dae dengan skor 40.801 (26,18 %) – 33.086 (21,47 %). Sedangkan suara sisanya diraih paket Al Foenay – Agas Andreas 32.705 (21,22 %), Jonas Salean – Aleksander Ena 24.796 (16,09 %) dan Djidon de Han – Bele Antonius 22.700 (14,73 %).
Kini pertarungan ulang bakal siap dimuali. Peluang menang pun 50:50. Semua tergantung pilihan warga Kota Kupang. Data Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden 2009 menyebutkan, total pemilih Kota Kupang berjumlah 219.675 orang yang terdiri dari  Kecamatan Kelapa Lima 40.913, Kecamatan Kota Lama 21.911, Kecamatan Oebobo 50.525, Kecamatan Kota Raja 33.904, Kecamatan Alak 31.595 dan Kecamatan Maulafa 40.827. (by chris parera)

TKI Asal Lembata Dibunuh Orang Tak Dikenal


 sergapntt.com [JOHOR] – Petrus Dori Deona (59), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Labalimut, Kecamatan Nagawutun, Lembata, NTT tewas dibunuh oleh orang tak dikenal di Johon Bahru, Malaysia Barat pada Kamis (22/9/2011) sekitar jam 12.00 siang. Jasad almarhum baru diketemukan teman-temannya sekitar pukul 06.00 sore.

Sejumlah TKI asal NTT di Malaysia mengaku korban ditemukan di dalam rumahnya sendiri yang rumahnya dalam keadaan pintu dan jendela terkunci dari luar. Kini kasus pembunuhan tersebut sedang diselidiki Kepolisian Kulai Johor.
Korban diketahui merantau ke Malaysia sejak 20 tahun lalu. Selama itu, dari sanalah Dori Deona menafkahi keluarganya di Lembata. Sayang, perjuangan Dori Deona menghidupi keluarganya justru berakhir tragis. Almahrum meninggalkan seorang istri, Bernadeta Barek Idan dan tiga orang anak, masing-masing Kristoforus Padak Deona, Yohanes Boli Deona, dan Maria Peni Deona. Semuanya tinggal di Lembata. Rencananya almarhum akan dikuburkan di Malaysia.
Pengacara kondang asal NTT tinggal di Jakarta, Petrus Bala Pattyona meminta dukungan semua pihak untuk mengungkap kasus ini. Permohonan  Pattyona tersebut disampaiakan lewat acout facebooknya, “Mohon dukungan smua pihak mengungkap pelaku/ motif pembunuhan Petrus Dori Deona, asal desa Boto, Kec.Nagawutung, Kab Lembata; TKI tsb dibunuh 22/09 di Johar Baru Malaysia; Peran KBRI, Konsulat, Menaker, Pers, LSM, Pemda sangat diharapkan”. (by. ers)

Pemerintah Akan Beri Gaji Bagi Penganggur Di Indonesia


sergapntt.com [JAKARTA] – Saat ini, para elite politik di pemerintahan Indonesia sedang mewacanakan tentang Pemberian gaji bagi para Pengangguran. Wacana ini dikeluarkan oleh pemerintah lantaran adanya banyak usulan dari anggota dewan. Rencananya, rencana ini akan segera dilaksanakan pada akhir tahun ini. Menurut rencana yang di wacanakan, Pemerintah akan memberikan gaji kepada setiap pengangguran yang ada di Indonesia tanpa terkecuali. Gaji akan diberikan setiap satu bulan sekali dan besarnya gaji akan diberikan sesuai dengan tingkatan pendidikan.

Berikut ini gaji berdasarkan tingkatan pendidikan yang akan diberikan oleh Pemerintah: Lulusan SD sebesar 1 juta per bulan, Lulusan SMP sebesar 2 juta per bulan, Lulusan SMA sebesar 3 juta per bulan dan Lulusan S 1 sebesar 4 juta per bulan
Rencananya, pengangguran akan mendapatkan gajinya
seumur hidup. Hanya saja gaji itu akan dibayarkan dalam bentuk Yen (mata uang Jepang) dengan ketentuan sebagai berikut:
Yen wes ene duite,… ( kalo ada duit nya )
+ Yen ne bapak mu seng jadi Presiden,.. ( kalo bapak lo yang jadi presiden ) + Yen ne ora ono korupsi meneh,..( kalo sudah nga ada korupsi lagi )  ***sumber: kaskus

Usai Pesta Miras, Kanit Provost Polres Manggarai Barat Tembak Temannya Sendiri


sergapntt [Labuan Bajo] – Kanit Provost Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Jacob Temeluru berlaku konyol. Dalam keadaan mabuk, ia menembak rekannya sendiri bernama Aiptu Putu Artah pada Kamis (22/9/11).
Putu kini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng. Dia menderita patah tulang di bagian paha kiri. Sebelumnya korban sempat dirawat di Puskemas Labuan Bajo.
Kapolres Manggarai Barat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Samsuri menuturkan, Jacob teler usai pesta minuman keras (miras) di tempat hiburan malam milik korban. Jacob sempat kabur ke dalam hutan usai menembak Putu.
Jacob pasti dihukum. Menurut Samsuri, selain diseret ke sidang disiplin Polri, pelaku juga akan diproses hukum secara pidana. (sumber: metrotvnews.com)