Israel dan AS Hadang Palestina Jadi Anggota PBB


sergapntt.com [New York] – Upaya Presiden dan diplomat Palestina untuk menjadikan Palestina sebagai Anggota PBB menemui jalan terjal. Sebab, niat negara yang bersiteru dengan Israel sejak ribuan tahun lalu itu dihadang Israel dan sekutunya Amesika Serikat (AS) dalam Sidang Umum PBB yang dimulai sejak 20 September 2011 lalu.
“Usaha mereka agar bisa diterima sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan gagal. Sebab, harus meminta izin Dewan Keamanan PBB,” ujar Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menjanjikan kepada rakyatnya untuk meminta PBB menerima mereka sebagai negara anggotanya. Palestina juga harus memohon ijin kepada Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.

Langkah Palestina tersebut tentunya mendapat pertentangan dari Israel AS. Keduanya menyatakan, konflik Israel hanya dapat diselesaikan dengan negosiasi langsung.
Dalam usaha terkini untuk menghalangi upaya Palestina memenangkan pengakuan PBB atas negara mereka, Amerika Serikat kembali mengajukan proposal perbincangan damai baru dengan Israel dan terus membujuk anggota PBB untuk menghentikan dukungan terhadap kampanye pembentukan negara Palestina.
“Kami masih fokus pada Rencana A,” ujar seorang pejabat pemerintahan AS, seperti dikutip New York Times, 4 September 2011 lalu.
Maklum saja, Palestina berencana mencari dukungan dan pengakuan atas negara baru mereka dalam pertemuan Sidang Umum PBB pada 20 September 2011 mendatang menyusul runtuhnya pembicaraan damai dengan Israel.
AS bahkan telah sesumbar bakal memveto semua permintaan seputar pengakuan negara Palestina di Dewan Keamanan PBB.
Namun, Washington tetap tak memiliki dukungan penuh untuk menghadang pemilihan dalam m Umum untuk meningkatkan status Palestina yang semula hanya ‘identitas tanpa hak pilih’ menjadi ‘negara pengamat tanpa hak pilih’.
Perubahan itu akan membuka jalan bagi rakyat Palestina untuk bergabung dengan puluhan badan dan konvensi PBB.
Status itu, apabila terwujud, juga akan memperkuat kemampuan Palestina untuk mengajukan kasus gugatan terhadap Israel di Pengadilan Kriminal Internasional.
Demi menghentikan langkah Palestina, Washington telah mendistribusikan sebuah proposal–diterbitkan dalam pernyataan dari empat negara,–untuk memperbarui perbincangan damai dengan Israel.
Pemerintah AS kini dilaporkan tengah menerjemahkan prinsip-prinsip yang dijadikan kerangka Obama pada Mei–yakni pengubahan perbatasan Israel pada 1967 dengan pergantian lahan secara mutual kedua belah pihak–menjadi peta jalan konkret untuk perbincangan damai.
Diplomat juga sedang merumuskan bahasa yang akan menjembatani perbedaan keras kepala mengenai bagaimana memperlakukan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan terhadap tuntutan Israel untuk diakui sebagai negara Yahudi.
Pada saat bersamaan, AS juga mencoba mempersempit dukungan bagi kemerdekaan negara Palestina di Sidang Umum.
Bulan lalu, AS telah menerbitkan pesan diplomatik resmi kepada 70 negara yang berisi desakan untuk menentang gerakan unilateral oleh rakyat Palestina di PBB. Alasan pesan itu pernyataan setuju hanya akan membuat kawasan tak stabil dan melemahkan upaya perdamaian.
“Faktnya ada negara-negara yang tak akan menyatakan setuju jika ada alternatif lain,” demikian dalih seorang pejabat AS.
Perundingan damai gagal total tahun lalu setelah Israel menolak menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat.
Ada lebih dari 164 permukiman di Tepi Barat, mencaplok lebih dari 40 persen teritori palestina. Komunitas internasional sepakat menanggap seluruh permukiman tersebut ilegal.

Pilihan Sulit
Meski gigih mendukung Israel, kecemasan juga dirasakan pejabat AS. Langkah veto dinilai bakal menyulut sentimen anti-Arab di wilayah Timur Tengah.
“Tidak cukup jelas bagi saya bagaimana situasi itu dapat dihindari saat ini,” ujar mantan negosiator Palestina, Ghaith al-Omari, yang kini menjadi direktur eksekutif Satuan Tugas Amerik bidang Palestina di Washington.
“Veto dari Amerika dapat menyalakan emosi dan memunculkan sentimen kuat anti-AS di garis depan penjuru kawasan tersebut.”
Pejabat AS juga khawatir veto AS akan memicu gelombang kemarahan di teritori Palestina dan Arab di saat kawasan itu tengah dilanda gelombang politik.
Namun, mereka juga berpikir memilih tidak memveto juga akan mengasingkan Israel dan pendukung politiknya di AS.
“Jika anda dapat memberi pilihan alternatif di luar sana, maka dengan sekejap anda dapat mengubah situasi dan dinamika,” ujar seorang pejabat yang terlibat dalam misi diplomasi tersebut. “Karena itulah kami mencoba sebanyak yang kami mampu.”
Beberapa pejabat AS menggambarkan upaya Palestina untuk memperoleh pengakuan PBB patut diwaspadai.
“Argumen paling mendasar adalah langkah itu akan memicu kebangkitan Palestina yang hanya memicu kekerasan baru dan kamilah yang akan disalahkan,” ujar mantan duta besar AS untuk Israel, Martin S. Indyk.
Tekanan internasional memuncak hari Rabu untuk mencegah bentrokan diplomatik di PBB, selagi pemimpin Palestina, Presiden Mahmoud Abbas melakukan kampanye bagi pengakuan penuh PBB atas negara Palestina.
Presiden Amerika Barack Obama menekan para pemimpin Israel dan Palestina untuk para pemimpin Israel dan Palestina untuk membuat keduanya kembali ke perundingan damai. Presiden Obama mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan bertemu Presiden Mahmoud Abbas hari Rabu.
Dalam pidato di hadapan Sidang Umum PBB, Presiden Obama mengatakan tidak ada “jalan pintas” bagi perdamaian di Timur Tengah. Ia mengatakan perdamaian tidak akan tercapai lewat “pernyataan dan resolusi di forum PBB” tetapi lewat negosiasi antara warga Israel dan Palestina.
Presiden Perancis Nicolas Sarkozy telah mengusulkan batas waktu selama satu bulan untuk menyelesaikan negosiasi dan enam bulan hingga satu tahun untuk mencapai kesepakatan. Presiden Nicolas Sarkozy mengatakan dalam Sidang Umum PBB hari Rabu, prakondisi “mencegah” negosiasi agar tidak gagal, dan menambahkan para negosiator seharusnya tidak mencari solusi “sempurna” yang tidak ada dan sebaiknya memilih “jalur kompromi”.
Sementara itu, seorang pejabat senior Palestina Nabil Shaath mengatakan warga Palestina memberikan “waktu sebentar” kepada Dewan Keamanan PBB untuk mempelajari usulan keanggotaan penuh mereka dalam forum PBB, sementara tekanan internasional memuncak hari Rabu guna mencegah sengketa diplomatik.
Nabil Shaath yang berasal dari partai presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada para wartawan di New York, bahwa kepemimpinan Palestina telah memutuskan untuk memberikan waktu kepada Dewan Keamanan PBB guna mempertimbangkan permohonan keanggotaan penuh Palestina, sebelum menyajikannya di hadapan Sidang Umum PBB.
Belum jelas apakah tindakan itu akan menimbulkan dampak pada pidato Presiden Mahmoud Abbas di Sidang Umum PBB hari Jumat. Presiden Mahmoud Abbas telah mengkampanyekan pengakuan penuh PBB atas negara Palestina, di tengah-tengah upaya diplomatik oleh sejumlah negara untuk menghindari pemungutan suara atas hal ini di Dewan Keamanan PBB.
Diplomat-diplomat senior dari Kuartet Timur Tengah, Amerika, Uni Eropa, PBB dan Rusia, akan bertemu sepanjang minggu ini dengan harapan melakukan terobosan pada menit-menit terakhir. (by. israel isdebest)

Proyek PKAT Tedamude Diduga Syarat KKN


sergapntt.com [MBAY] -> Pengerjaan proyek Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) berupa 50 unit rumah tipe 5 x 6 dan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) sebanyak 40 unit rumah di Desa Tedamude, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur diduga syarat praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Pasalnya, proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dikerjakan tidak sesuai bestek.
“Kami masuk ke rumah ini tanggal 1 Juni 2011. Kondisinya sudah rusak begini. Tembok pecah dimana-mana, lantai terlepas dimana-mana. Setahu kami, untuk lantai satu rumah ini, mereka gunakan satu truk pasir dan satu sak semen. Kami mau protes, tapi kami takut. Kami ini orang bodoh pak. Tidak sekolah. Tapi kami mengerti bagaimana cara kerja rumah yang baik. Yang mereka buat ini, tidak benar sama sekali,,,,” ujar Margareta Senda (31) yang diamini suaminya, Ignasius Poma (34) saat ditemui Sergap NTT di kedimanannya di lokasi PKAT Tedamude, belum lama ini.
Tak hanya kondisi rumah yang memprihatinkan, kondisi yang sama juga terlihat di semua kamar WC yang dibangun terpisah persis di belakang rumah PKAT. Lubang WC yang berukuran 1 x1 meter itu kedalamannya hanya 30 cm. Lubang tempat  setor kotoran pun dibiarkan menganga tanpa soket.
“Sejak serah terima, semua warga disini tidak pernah pakai itu WC. Semua buang air besar maupun kecil di hutan.  Perusahaan yang kerja ini, kami tidak tahu namanya. Tapi nama kontraktornya itu si Agus Bajo. Orangnya tinggal di Kupang,” papar Senda.
Mirisnya, pengaadaan rumah PKAT ini tidak disertai dengan pelayanan air bersih dan penerangan. Penghuni harus rela berjalan kaki sejauh 2 kilo meter untuk mendapatkan air bersih di mata air setempat. Jika malam tiba, mereka hanya mengandalkan lampu tempel seadanya.
“Jangankan untuk mandi pak, atau untuk wc, untuk masak saja, kami mesti hemat pak. Habis,,, airnya jauh begitu,” katanya.
Senda beserta suami dan anaknya berencana akan meninggalkan rumah. Sebab, menurut mereka hidup di perumahan PKAT bukannya sedikit enak, justru tambah susah.
“Kami mau kembali ke kampung lama pak. Persetan dengan ini rumah. Ini rumah paling tahan satu tahun lagi, setelah itu,,, pasti ini rumah sudah hancur semua. Lihat saja temboknya, ditiup angin saja, temboknya pada terkelupas semua,” tohok Senda, penuh emosi.
Sementara itu, penghuni PKAT lain bernama Anis meminta perhatian pemerintah  terhadap kondisi kehidupan warga PKAT. Ia juga berharap pihak penegak hukum segera menelusuri dugaan penyelewengan yang terjadi dalam proyek ini. Sebab, bahan bangunan yang digunakan 80 persen tidak sesuai perencanaan proyek. Salah satu contohnya pasir.
“Pasir untuk membangun rumah ini, itu mereka ambil dari pantai. Pasir inikan penuh zat garam. Trus kalau campurnya 1 x 1 atau 1 truk pasir x 1 sak semen, mau jadi apa rumah ini. Memangnya perencanaan seperti itu. Bodok sekali orang yang merencanakan pembuatan perumahan ini,” tukasnya. (by. e’e)

Bridgette Jordan (22), Wanita Terkerdil Di Dunia


sergapntt.com [Washington DC] – Bridgette Jordan dinobatkan sebagai wanita terkerdil di dunia. Wanita berusia 22 tahun asal Chicago, Amerika Serikat ini, memiliki tinggi 27 inci atau 69 sentimeter, sedangkan saudaranya Bradu memiliki tinggi 38 inci atau 98 sentimeter. Demikian laporan Guinness World Records,Selasa (20/9/11).
Seperti dilansir laman Zeenews Rabu (21/9), wanita AS  tercatat sebagai mahasiswa yang hobi menari dan cheerleader. Jordan dan saudara kandungnya lahir dengan kelainan Majewski Dwarfisme Primordial Osteodysplastic (MDPO) Tipe II, yang mengakibatkan perawakan tubuh akan pendek
Namun, kebahagiannya sebagai wanita terpendek di dunia tak akan bertahan lama. Desember nanti, rekor itu akan digantikan wanita asal India, jika ia dianggap telah memenuhi syarat.
Sebelumnya, wanita terpendek yang tercatat Guinness World Records adalah Elif Kocaman dari Kadirli, Turki, dengan tinggi 28,5 inci atau 72 sentimeter. Kemudian Pauline musters dari Belanda, dengan tinggi 24 inci atau 61 sentimeter, yang meninggal dunia akibat pneumonia pada usia 19 tahun pada 1895 silam.
Predikat Jordan bakal digantikan oleh Jyoti Amge. Gadis 15 tahun ini memiliki tinggi 34 cm. Beratnya Cuma 5 kilogram. Jyoti bahkan lebih kecil dibandingkan tetangganya, seorang bayi berusia 13 bulan. Remaja India itu merupakan gadis paling kerdil di dunia menurut versi Indian Book of Records.
Jyoti mengalami kondisi kekerdilan yang disebut achondroplasia. Meski begitu, ABG itu sama sekali tidak sedih dengan ukuran tubuhnya yang mini. Jyoti justru bangga karena berkat kondisi tubuhnya dia menjadi terkenal.
“Saya bangga menjadi kecil. Saya suka dengan perhatian yang saya dapat,” kata Jyoti seperti dilansir harian Inggris, Telegraph.
“Saya sama seperti orang lain. Saya makan seperti kalian, bermimpi seperti kalian. Saya tidak merasa beda,” tuturnya.
Jyoti pun pergi sekolah seperti anak-anak normal lainnya. Di sekolahnya di Nagpur, India, Jyoti bertemu teman-teman seusianya. Meski tempat duduknya dibuat berbeda dari siswa lainnya. Jyoti duduk di meja kecil yang dibuat secara khusus.
Menurut ibunya, Ranjana, kondisi putrinya itu normal saat lahir. “Ketika Jyoti lahir, dia kelihatan normal. Kami baru tahu ketika dia berumur lima tahun,” kata Ranjana. “Jyoti memang kecil, tapi lucu dan kami sangat menyayanginya,” imbuh wanita berusia 45 tahun itu.
Sama seperti ABG lainnya, Jyoti suka mendengar musik pop dan nonton DVD. Dia bahkan berharap akan menjadi aktris Bollywood. Dia baru-baru ini merekam sebuah album bersama penyanyi pop India favoritnya, Mika Singh. (by. enji)

Gubernur NTT Lantik Yulius Lawotan Jadi Sekda Nagekeo


sergapntt.com [MBAY] -> Gubernur NTT, Frans Lebu Raya melantik Drs. Yulius Lawotan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nagekeo menggantikan Drs. Jhon Elpi Parera yang telah pensiun. Acara pelantikan dilaksanakan di Aula Pondok SVD Danga Mbay, Nagekeo pukul 10.00 Witeng Rabu (21/09/11).
Lawotan lahir di Kupang, 27 Juli 1957. Pangkat: Pembina Utama Muda / IV C. Jabatan terakhir: Staf Ahli Bidang Pembangunan Pemkab Sikka. Ia bersekolah di SDK Putra 1 Kupang Tahun 1971, SMP Seminari Lalian Belu Tahun 1973, SMAK Giovani Kupang Tahun 1976, S1 Undana Kupang, 1983, D3 ABA – Santa Saria Maumere, 2001. Karirnya dimulai dari Kepala Seksi Pengembangan Ekspor Pada Bidang Perdagangan Luar Negeri Kantor Wilayah Dep. Perdagangan NTT (1987), Kepala Seksi Impor Pada Bidang Perdagangan Luar Negeri Kantor Wilayah Dep. Perdagangan NTT (1988), Kepala Kantor Dep. Perdagangan Kabupaten Belu (1992), Kepala Bidang Pengadaan dan Penyaluran Kantor Wilayah Dep. Perdagangan NTT (1995), Kepala Kantor Dep. Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka (1996), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka (2001), Asisten Tata Praja Setda Kabupaten Sikka (2003), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pertambangan dan Energi Kabupaten Sikka (2006) dan Staf Ahli Bidang Pembangunan Pemerintah Kabupaten Sikka, 2008 hingga dipercayakan menjadi Sekda Nagekeo. (by. sherif goa)

Seks Bebas Jadi Trend Di Kalangan Pelajar


sergapntt.com [Jakarta] – Beberapa tahun belakangan ini seiring canggihnya media informasi dan komunikasi, para pelajar kita cenderung bebas dalam bergaul. Bukan hal yang aneh lagi jika ada berita pelajar hamil di luar nikah, bayi di buang dan bukan hal yang mengagetkan lagi jika ada informasi tentang aborsi.

Maraknya seks bebas di kalangan pelajar seolah menjadi trend bahwa jika seorang siswi masih perawan maka akan tergolong siswi yang “nggak gaul” dan terkucilkan dalam pergaulan anak zaman sekarang. Video-video rekaman tentang perbuatan asusila mereka pun banyak beredar, baik lewat handphone maupun di internet. 

Tak sedikit para remaja ini juga “menjual diri’ melalui akun jaringan sosial seperti facebook dan semacamnya.

Bukan hanya perilaku seks bebas dari pergaulan remaja sekarang, melainkan faktor ekonomi hingga kebutuhan remaja sekarang yang selalu ingin tampil update, seperti Blackberry, i-Pad, pakaian dan perhiasan mahal. Sudah pasti hal tersebut juga memicu keinginan mereka untuk mendapatkan uang banyak secara instan dan cepat.

Akhirnya tanpa sepengetahuan orang tua dan guru mereka memberanikan untuk menjajakan diri di ruang publik seperti mall, tempat hiburan, warnet atau bahkan di jalanan. 
Bahkan tak sedikit diantara para remaja sekolah yang menjajakan seks terorganisir oleh pihak tertentu.

Survei sejumlah lembaga membuktikan kalau sekarang seks bebas seolah menjadi trend dikalangan pelajar. Berikut Data Survei Seks Pelajar Indonesia :

Survei Komnas Anak Di 12 Provinsi (4500 remaja sebagai responden)
1.      93,7 % pernah berciuman hingga petting (bercumbu)
2.      62,7 % remaja SMP sudah tidak perawan
3.      21,2 % remaja SMA pernah aborsi

Survey Perkumpulan Keluarga Berencana (100 remaja SMP & SMA Di Samarinda)

56% Pelajar sudah berhubungan seks. Bahkan ada yang terang terangan mengaku berhubungan seks dengan pekerja seks.

Survey Synovate Research
1.      44% mengaku punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun.
2.      16% mengaku pengalaman seks di dapat di usia 13-15 tahun.
3.      Tempat melakukan seks di rumah (40%), kamar kos (26%) dan hotel (26%)

Survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia
1.     32% remaja 14 – 18 tahun pernah berhubungan seks
2.     21,2% remaja putri pernah melakukan aborsi
3.     97% penyebab remaja melakukan seks yaitu dari internet.

Sungguh merupakan tanggung jawab yang berat menjadi orang tua zaman sekarang, apalagi yang mempunyai anak ABG. 

Harus pintar meluangkan waktu untuk memberikan perhatian extra dan komunikasi yang intens terhadap anaknya. Tidak hanya itu saja, orang tua sekarang juga harus terus mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam internet. Sehingga komunikasi dengan anak bisa berjalan dengan baik.

Tentu saja pemerintah juga ikut bertanggung jawab dan berkewajiban mengatasi masalah ini. Penyuluhan saja tidak cukup, diperlukan sarana atau fasilitas di luar sekolah untuk para pelajar kita, baik itu di bidang olahraga, seni atau sains. Dan juga harus lebih tegas terhadap pelajar yang belum di perbolehkan mengendarai motor, terlibat pemakaian narkoba dan miras. (*/js/wartanews)