Olivia Zalianty Provokasi Masyarakat


sergapntt.com [JAKARTA] -> Artis muda Olivia Zalianty yang membintangi serial ‘Ada Apa dengan Cinta’ ini, termasuk salah satu artis yang peduli dengan lingkungan hidup. Bagaimana tidak, setiap ada sampah di sekitarnya ia tidak segan-segan untuk mengambilnya, kemudian membuangnya ketempat sampah. Bukannya mau menggantikan petugas sampah, tapi kegiatan mengambil sampah oleh artis satu ini, ternyata sebagai bagian untuk memprovokasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wow..kerenkan. 

Meski jadwal manggung padat, artis yang juga atlet wushu ini tidak pernah canggung memunguti sampah di mana saja. Malah dia juga ikut dalam kegiatan bersih-bersih pantai di kawasan pesisir Ancol, Jakarta Utara. “Yang pasti saya sangat suka dengan alam karena kita bagian dari alam dan alam bagian dari kita. Kadang-kadang kita buang sampah sembarangan dengan dalil, ya cuman satu tidak apa-apa. Tapi kalau sudah dua juta orang yang membuang sampah sembarangan mau seperti apa Jakarta ini bakal banjir seperti yang dialami sekarang,” jelas gadis cantik yang berhasil meraih perunggu dalam kejuaraan Internasional Wushu Championship yang berlangsung di Hongkong ini. 

Olive sama sekali tidak merasa risih bersentuhan dengan sampah yang dikenal sangat menjijikan ini. Bahkan adik kandung Marcella Zalianty itu memanfaatkan moment tersebut untuk memprovokasi masyarakat sekitar agar peduli lingkungan. 

“Kita provokasi dulu, tugas kita untuk memprovokasi dulu. Kita tidak bisa menuntaskan permasalahan lingkungan hidup di dunia, namun setidaknya dapat menekan kerusakan lingkungan hidup sampai titik yang paling rendah. Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon di rumah masing-masing satu pohon,” jelasnya. 

Tentunya untuk mengatasi hal tersebut tidak cukup menjadi tanggung jawab pemerintah setempat kalau tidak didukung oleh masyarakat, stake holder, maupun public figure melalui kegiatan-kegiatan cinta lingkungan seperti yang dikampanyekan . Untuk itu dibutuhkan peran serta public figure memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, sekaligus mengkampanyekan agar tidak membuang sampah sembarangan serta mencintai lingkungan bersih, asrih, dan hijau demi mengatasi global warming atau pemanasan global yang kini menjadi isu lingkungan di dunia. (by. jek/lni)

HM,,, Anak SMP “Lahap” Tanta Linda


sergapntt.com [Kupang] -> Si Roni baru berumur 14 tahun. Kini ia masih duduk si salah satu sekolah favorit di Kota Kupang. Suatu hari Roni pulang sekolah. Lelah dan lapar bercampur aduk. Pikirannya hanya ingin cepat sampai rumah. Karena dia tahu sang ibu telah menyediakan makanan untuknya. Namun di tengah jalan, Roni bertemu dengan Ny. Linda —sebut saja begitu–. Umurnya sekitar 30 tahunan. Tingginya sekira 170 cm. Bodinya,,, hm,,, bak model bertubuh lebam.
Dalam pertemuann itu, tanpa sengaja mata Roni berpapasan dengan matanya Ny. Linda. Kilatan pandangan tersebut dibalas Ny. Linda dengan senyuman yang menikam kalbu. Begitu mendekat, Si Roni pun spontan menegur, “ Mat Siang Tanta”. Langkah Ny. Linda pun berhenti sembari mambalas sapa, “Mat Siang juga”.  Setelah itu Linda mulai basa-basi. “Ade tinggal Dimana? Ih,,,, Ade ganteng e,,,! Baru pulang sekolah ya,,,!”. Si Roni pun hanya membalas cakap seadanya.   
Keesokan harinya Roni kembali bertemu Linda. Begitupun seterusnya. Tapi,,, tidak setiap hari. Lama-lama akhirnya keduanya jadi akrab. Sauatu hari persis di bulan Agustus 2011, saat pulang sekolah, Roni tiba-tiba didekati Linda.
“Begini Roni,,, tanta sedang butuh bantuan…! apa Roni bisa membantu?”, ujar Linda.
“Oh,,,, bisa tanta. Apa ya,,?”, tanya Roni, polos.
“Begini loh,,,! Tante kan sedang melakukan diet. Tahu sendirikan tubuh tante montok kayak gini. Emang sih,,, kadang-kadang senang juga montok kayak gini. Tapi… pinginnya sih lebih langsing dari ini. Yang jadi masalah untuk melakukan diet, tante butuh sentuhan seorang lelaki”, uangkap Linda, manja.
Hm,,, Roni mulai berpikiran jorok. Jantungnya bak kena sunami. Daranya turun naik. Nadinya mulai mengabarkan isyarat yang tidak normal. “Ah,,, sentuhan kayak apa tanta..?. Waduh.. maaf tante salah, maksudnya apa ya? tanya roni pura-pura bingung.
“Masak lu sonde ngerti sih,,,,”, tanya si Linda lagi.
“Maksudnya sentuhan kayak apa, lebih diperjelas lagi cerita dietnya itu loh,,, maksud saya,” pinta Roni.
“Oh,,,, iya, iya,,,! Jadi,,, ceritanya begini,,,, tante kan punya tubuh montok, jadi ingin sekali tubunya lebih langsing dari ini. Biar kayak zaman waktu tante lagi umur abg. Tapi untuk melakukannya,,, dibutuhkan sentuhan lelaki. Jadi kamu bisa nolong ka sonde, tenang nanti tanta bayar koq,,,”.
Dengan berani, Roni menjawab : kan tadi saat kita bertemu kitakan sudah bersalaman, berarti tanta sudah dapat sentuhan lelaki donk!
AHA,,, BENAR! kata Linda dengan girang.
Setelah itu, Linda memberi selembar uang pecahan Rp. 50 ribu kepada Roni seraya mengatakan, “Terima ini,,,, Sebab,,, Roni berhasil menjawab teka-teki tante”.
Roni yang sudah berpikiran super kotor seperti mukanya yang juga kotor semakin tambah bingung. “Maksudnya,,, apa nih tanta?
“Oh,,, kamu lihat ke arah mobil itu?”, jawab Linda.
Seketika terlihat sejumlah orang keluar dari dalam angkot. Ah,,, ternyata semua itu teman-teman Roni. Mereka berlari kegirangan ke arah Roni dan Linda. Mereke memberi selamat kepada roni yang berhasil melahap pertanyaan yang teramat sulit dari tanta Linda. Yang lain pun tak lupa memberi kecupan persahabatan. Hm,,,, hari itu ternyata Roni berulang tahun yang ke 14. Teman-temannya ingin memberi kejutan. Singkat kata Roni pun digiring ke angkot yang disewa lalu diantar ke rumahnya. Disana mereka menghabiskan waktu dengan makan siang yang disediakan ibunya Roni, setelah itu mereka bercerita, tertawa sembari mendengar lantunan musik dari tape recorder milik ayah si Roni. Menjelang malam, mereka pun bubarrrrrrrrrrrrrrr. (by. chris parera)

Suami Rekam Adegan Seks, Istri Lapor Ke Polisi


sergapntt.com [Singapura] -> Ayin Kho (42), seorang wanita keturunan China melaporkan suaminya ke polisi lantaran suaminya doyan memvideokan dan memotret adegan seks mereka. Tak lama berselang sang suami pun langsung ditangkap polisi untuk menjalani pemeriksaan. Demikian dilaporkan surat kabar harian Malaysia, The Star, kemarin.

Yin mengaku, setiap kali berhubungan intim, suaminya selalu merekam atau memotret. Ketika ia berusaha melarang, suaminya justru mengancam akan menyakitinya.
Hasil rekaman dan jepretan kemudian dimasukan ke komputer lalu ditonton kembali.
“Saya tidak tahu apakah dia kelainan atau memang moralnya sudah rusak. Ini barangkali jalan terbaik. Biar semuanya diselesaikan di polisi saja,” ujar Yin, kesal.
Yin menikah dengan Ho Min, sumianya setelah berkelanan lewat sebuah jasa kontak jodoh di Singapura. Belakangan Yin baru tahu ternyata dirinya adalah istri ke 4 Ho Min.
“Ah,,,, ternyata dia memiliki banyak perempuan,” papar Yin, ketus. (by. cin)

Kebanyakan Wanita Hanya Pura-Pura Puas Saat “Bertempur” Diranjang


sergapntt.com [NEWYORK] -> Jika Anda pernah menonton film erotis dan bertanya-tanya mengapa istri tidak pernah melakukan itu selama bercinta, maka Anda beruntung. Lho kok?

Sebuah studi ilmiah yang dihelat Brewer G dan serta Hendrie CA bertajuk “Evidence to suggest that copulatory vocalizations in women are not a reflexive consequence of orgasm” menemukan bahwa wanita membohongi pria dengan cara bersuara selama bercinta, bahkan ketika mereka tidak orgasme. Sebagian juga melakukannya untuk meningkatkan harga diri pasangan, serta menghindari perselingkuhan emosional atau ditinggalkan.

Para peneliti mencari tahu dan menilai bagaimana dan mengapa wanita bersuara selama sanggama. Mereka meneliti 71 wanita heteroseksual dengan usia antara 18-48 tahun.

Para partisipan ditanya soal kehidupan seksual (jumlah pasangan seksual), bagaimana mencapai orgasme (apakah lewat masturbasi, seks oral, seks bersama pasangan, dan lain-lain) dan kapan orgasme tercapai (apakah bersamaan dengan pasangan).

Lebih lanjut, penelitian yang telah dipublikasikan di Archives of Sexual Behavior ini mengungkap alasan wanita ‘berisik’ di ranjang, seperti dilansir The Stir:

– Sebanyak 66 persen wanita beralasan untuk mempercepat ejakulasi pasangan mereka karena berbagai alasan, seperti tidak nyaman, merasa nyeri, bosan, lelah, dan keterbatasan waktu.

– Sebanyak 92 persen wanita berpikir bahwa bersuara selama hubungan seks akan meningkatkan harga diri pasangan.

– Sebanyak 25,3 persen wanita bersuara di ranjang meskipun mereka tidak orgasme.

Ini menunjukkan bahwa banyak wanita mengeluarkan suara (desahan, jeritan, rintihan, kata-kata, perintah instruksional, dan lain-lain) selama berhubungan seks untuk meningkatkan gairah pria, bahkan ketika mereka tidak mencapai klimaks.

Dengan kata lain, wanita yang “berisik” di ranjang adalah pembohong. Memang, kita kerap melihat tayangan film erotis yang menggambarkan bagaimana wanita begitu senang ketika mencapai klimaks. Namun, itu semua adalah palsu. (by. ftr)

Laptop Penyebab Makin Banyak Pasutri Cerai


sergapntt.com [LONDON)  -> Pasangan suami istri (pasutri) semakin banyak menghabiskan waktu di tempat tidur sambil melihat laptop daripada saling melihat satu sama lain. 
Semakin banyak orang yang membuat hubungan mereka berisiko dengan menggunakan laptop di tempat tidur. Demikian hasil laporan yang disitat dariDailymail, Sabtu (27/8/2011).
Christine Northam, seorang konselor dari Relate, memperingatkan obsesi dengan teknologi dapat menyebabkan masalah terhadap hubungan pasutri.
 
“Teknologi modern menyediakan kita dengan alat-alat brilian tetapi ketika penggunaannya menjadi berlebihan dan mengacaukan kamar tidur, itu benar-benar bisa membuat jalan hubungan jadi berantakan. Teknologi adalah gangguan utama dan dapat membuat orang lain berpikir Anda menghindari mereka,” kata Christine.
Sebuah percakapan yang tenang via
 online merupakan cara yang bagus untuk menghubungkan dengan keluarga dan teman-teman. 
“Kita perlu untuk membuat waktu untuk berbicara tatap muka secara langsung. Ketika Anda di tempat tidur, merupakan waktu yang tepat untuk mematikan teknologi dan lebih konsentrasi kepada hubungan Anda,” paparnya.
 
Studi tentang dua juta warga Inggris, termasuk 200 ribu masyarakat London, dilakukan oleh Ikea, sebuah perusahaan teknologi. Peneliti menemukan pasangan di London adalah pelanggar peraturan terburuk di negara itu, dengan 22 persen orang mengakui menggunakan komputer di tempat tidur.
 
Edmonton adalah rumah bagi peselancar paling malam dengan 23 persen pengunjungnya. Berselancar di malam hari telah menyebabkan perusahaan menciptakan ‘tabel’ khusus di laptop yang dapat digunakan di atas selimut tanpa menghalangi laptop, penggemar AOS, dan menyebabkan aksi yang terlalu panas.
 
Namun, penelitian telah menemukan bahwa menggunakan gadget di tempat tidur dapat menyebabkan masalah tidur. Dengan cahaya dari perangkat seperti
 iPads dan laptop mengganggu penglihatan. 
Phyllis Zee, profesor
 neuroscience di Northwestern University di Chicago mengatakan, “Hal itu dapat memengaruhi ritme sirkadian, jam dalam otak Anda yang menentukan ketika Anda tidur dan saat bangun.” 
Penelitian lain, di Tel Aviv University, menyimpulkan bahwa berlebihan menggunakan internet harus dianggap sebagai gangguan setara dengan judi, kecanduan, seks dan kleptomani.
 
Hasil penelitian menunjukkan pengguna yang kecanduan karena mereka menjadi mudah marah ketika jauh dari teknologi.
 
Facebook disebut-sebut telah menjadi satu dari lima penyebab perceraian. Menurut pengacara, survei yang dilakukan oleh situs
 online perceraian menemukan bahwa satu dari delapan perceraian merupakan perilaku yang tidak masuk akal. (by.nsa)