Penyebab Suami Istri Bercerai


sergapntt.com -> TIDAK ada pasangan suami istri yang ingin bercerai. Namun nyatanya, masalah yang dinilai sederhana bisa menyebabkan hubungan menjadi retak.

Agar Anda tidak mengalami masalah ini, sebaiknya cari tahu penyebab dan solusi sejak dini. Inilah faktor-faktor penyebab pasutri memilih bercerai, seperti dilansir
Sheknows.

Kurangnya “me time”
Begitu menikah, kebanyakan dari kita melakukan kesalahan dengan lebih berfokus pada pasangan. Adalah mitos jika kebutuhan mereka sebagai seorang individu, harus terus kalah oleh kebutuhan mereka sebagai pasangan, yang lambat laun akan membuat frustasi.

So, lain kali Anda ingin melakukan sesuatu sementara pasangan tidak, lakukan saja. Selama Anda tidak menyakiti orang lain, lakukan apapun yang bisa membuat Anda bahagia.

Membanding-bandingkan kehidupan seks dengan tetangga
Tak dipungkiri, aktivitas di atas ranjang juga ikut memengaruhi keutuhan rumah tangga. Tapi, Anda hanya akan menjadi pasangan yang konyol jika terus berpikir tetangga memiliki seks yang lebih baik (atau lebih sering) dari Anda. Untuk diingat, kehidupan seks tiap pasutri berbeda-beda.
 

Selalu mengutamakan anak-anak
Saat kehadiran anak mulai mengisi kehidupan rumah tangga Anda, adalah mitos untuk terus melibatkan anak dalam aktivitas berdua.
Ok, melakukan aktivitas keluarga itu penting, tapi jangan lupa untuk terus memupuk keintiman bersama pasangan dengan kencan di malam hari ketika anak-anak sudah lelap tertidur.
(by. tty)

Ocehan O,,, Yes,,, di Ranjang Hanya Membantu Si Pria Cepat Klimaks


sergapntt.com [Lancashire] -> Ketika wanita mengerang di ranjang banyak orang mengasumsikan sebagai bentuk klimaks. Lantas, benarkah erangan wanita memang sebuah luapan kepuasan saat dirinya bercinta?

Sifatnya yang tertutup membuat kepuasan seseorang ketika bercinta sulit terungkap. Meski demikian, biasanya hal tersebut dapat diketahui dengan beberapa penanda yang ditunjukkan masing-masing pasangan. Khusus wanita, biasanya ocehan o,,, yes,,, saat di ranjang diindikasikan sebagai bentuk kepuasan.

Lalu, benarkah erangan memang bentuk klimaks dari wanita ketika bercinta?

Sebuah studi baru dari University of Central Lancashire mengungkapkan, suara seorang wanita selama seks berlangsung seringnya tidak mencerminkan sebuah kepuasan. Erangan wanita tersebut disinyalir sebagai bentuk aksi mereka untuk membantu pria mencapai klimaks.

Biasanya, vokalisasi sanggama tersebut paling sering dilakukan sebelum wanita mencapai klimaks atau selama agenda bercinta dengan pasangannya berlangsung. Temuan tersebut didasarkan pada analisis dari 71 wanita dengan usia rata-rata 22 tahun. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ekspresi vokal (o,,,yes) wanita selama hubungan seksual tersebut dipicu oleh orgasme atau terjadi secara inisiatif semata.  Dan dari penelitian tersebut diketahui, bahwa kebanyakan wanita yang disurvei mengatakan jika mereka justru mencapai orgasme selama foreplay. Meski demikian, mereka sangat menyukai untuk menunjukkan suara erangan selama agenda bercinta berjalan.

Para peneliti percaya bahwa alasan atas perbedaan tersebut adalah wanita kerap memanipulasi perilaku pria untuk keuntungan mereka sendiri.

“Data ini secara jelas menunjukkan bahwa terjadi disasosiasi dari wanita yang mengalami orgasme dan membuat vokalisasi sanggama. Di sana tampak bahwa ada unsur kendali sadar di mana wanita menggunakan kesempatan tersebut untuk memanipulasinya demi keuntungan mereka,” tulis peneliti seperti diungkap Dailymail dan dirilis Mid Day.

Dr John Grohol selaku pendiri situs Psych Central menjelaskan, wanita tampaknya menyuarakan erangan selama seks bukan untuk mengekspresikan kepuasan mereka sendiri, tetapi untuk membantu mencapai klimaks pria.

“Mungkin vokalisasi ini merupakan bagian dari skrip seksual atau setidaknya dilakukan dalam menanggapi apa yang diinginkan pria,” tutupnya. (by. sipri)

30 % Pemain Timnas Akan Diganti


sergapntt.com [JAKARTA] -> Dua hasil negatif di dua laga pembuka kualifikasi Piala Dunia zona Asia putaran III grup E membuat timnas panik. Untuk tetap menghidupkan peluang lolos ke fase berikutnya manajemen dan tim pelatih timnas berencana melakukan perombakan tim.

Ditemui di kantor PSSI kemarin siang, asisten pelatih timnas Liestiadi mengatakan perombakan mau tidak mau harus dilakukan karena pemain yang ada sekarang dianggap tidak sesuai dengan skema yang diinginkan pelatih Wim Rijsbergen.
 
“Kita akan melakukan evaluasi pemain karena mayoritas pemain bukan pilihan coach Wim,” kata Liestiadi.

Tapi, menurut Liestiadi perombakan tidak akan dilakukan secara total. Hanya sekitar 30 persen pemain yang akan diganti. “Rencananya perombakan akan kita lakukan setelah melawan Qatar (11 Oktober), sekitar 30 persen pemain akan kita ganti. Pemain harus benar-benar sesuai dengan skema permainan yang dirancang coach “Wim,” sambungnya.

Mantan asisten pelatih Arema Indonesia dan PSM Makassar itu mengungkapkan bahwa awalnya tim pelatih sudah mau memilih pemain sendiri. Tapi kompetisi belum mulai. “Dengan begitu pemain yang sudah dipilih pelatih sebelumnya inilah yang kita manfaatkan. Tapi masih ada pemain-pemain lain yang lebih layak,” bebernya.

Liestiadi juga membeberkan bahwa Wim Rijsbergen tidak puas dengan beberapa pemain saat ini yang ternyata tidak spesialis di posisinya. Dia kemudian menyebut nama “M Nasuha dan Muhammad Ridwan yang berposisi di sektor kiri tapi tidak lihai dalam menggunakan kaki kirinya. Timnas sendiri mulai kemarin diliburkan dan akan kembali berkumpul pada 1 Oktober guna melakukan persiapan melawan Qatar.

Sementara itu, dalih Wim Rijbergen yang menyatakan bahwa pemain yang ada saat ini di timnas bukanlah pilihannya sebagai alasan performa buruk di babak kualifikasi Piala Dunia menuai kritikan. Komentar itu juga membuat situasi internal timnas memanas.

Mantan pelatih timnas Danurwindo mengatakan situasi di dalam tim harus tetap dijaga supaya kondusif. Karena pertandingan belum selesai. “Saya tidak tahu sejauh mana komentar pelatih timnas. Saya gak bisa mengomentari itu. Tetapi sebenarnya situasi di dalam tim harus tetap dijaga supaya kondusif,” ujarnya. “Situasi di dalam tim harus dijaga tetap kondusif apapun hasilnya. Katakan ada kekurangan-kekurangan, yang kecewa bukan hanya pelatih juga para pemain. Kekurangan itu yang harus diketahui dan diperbaiki,” tambahnya.

Para pemain juga dikabarkan kecewa dengan pernyataan Wim Rijsbergen itu. Dalam akun twiternya (FirmanUtina_15), wakil kapten Firman Utina mengungkapkan kekecewaannya. “

“Sekarang kami bagaikan anak ayam yg di tinggal induknya. Tapi harus di ingat kita adalah 1 tim yg harus 1 dan tidak bercerai berai,” tulis Firman.

“Seharusnya kita cari solusinya sama-sama menir,” lanjut pemain yang di masa kepelatihan Alfred Riedl dipercaya menjadi kapten utama itu. (ali/ko)

Bulan Kelahiran Menentukan Nasib Seseorang


sergapntt.com [Oxford] -> Sebagian orang mungkin menganggap astrologi sebagai isapan jempol belaka. Tetapi, percaya atau tidak, sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan bahwa bulan kelahiran Anda akan mempengaruhi profesi Anda di kemudian hari.
Badan statistik nasional Inggris (Office for National Statistics), seperti dikutip Telegraph, meneliti kecenderungan statistik di negara itu dan menemukan hubungan antara bulan kelahiran dengan profesi seseorang.
Seorang yang lahir bulan Desember misalnya cenderung menjadi seorang dokter gigi, sementara yang lahir Januari punya peluang besar menjadi seorang penagih utang.
Mereka yang berulang tahun pada Februari punya kemungkinan lebih besar untuk menjadi seniman. Ada pun yang lahir pada Maret biasanya menjadi pilot.
Lain halnya pada orang-orang yang lahir pada April dan Mei. Kelompok ini biasanya mempunyai profesi beragam. Sedangkan mereka yang lahir pada Juni sampai September punya peluang yang lebih kecil untuk menjadi pesepakbola, dokter, atau dokter gigi.
Temuan para peneliti itu disimpulkan dari proses analisis atas orang-orang yang bekerja di 19 bidang profesi berbeda dalam sensus terakhir di Inggris.
Mengomentari penelitian itu, Russell Foster, seorang ahli saraf dari Oxford University, menegaskan musim memang berpengaruh pertumbuhan seorang manusia.
“Saya tidak mendukung astrologi – itu tidak masuk akal – tetapi kita tidak kebal terhadap pengaruh musim,” tegas Russel.
“Memang kelihatannya absurd, tetapi periode ketika Anda bertumbuh dalam rahim dipengaruhi oleh beberapa hal seperti berapa lama Anda hidup, seberapa cerdas Anda di sekolah, berat dan tinggi badan Anda,” kata Russel. (by. web)

Petugas Bandara El Tari Kupang Tahan Pria Bersenjata Asal Malaysia


sergapntt.com [Kupang] -> Petugas keamanan Bandara El Tari Kupang menahan seorang pria asal Malaysia bernama Narasimmarao Sinnaia (31) karena kedapatan membawa sebuah senjata jenis pistol beserta 10 butir peluru di dalam ranselnya saat yang bersangkutan check-in di Bandara El Tari Kupang pada Selasa (6/9/11) sekitar pukul 13.45 Wita. Hingga Rabu (7/9/11) pagi, Sinnaia masih ditahan di salah satu ruang di Bandara El Tari Kupang.
Komandan Lanud El Tari Kupang, Letkol (Nav) Joko Winarto di Kupang, Rabu siang mengakui, penahanan terhadap yang bersangkutan hanya untuk kepentingan pemeriksaan awal oleh jajarannya sebagai “tuan rumah” di lingkungan bandara.
“Terkait temuan ini, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan imigrasi setempat. Rencananya lepas siang ini, yang bersangkutan akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum selanjutnya,” jelas Joko yang didampingi dua stafnya, Kapten (Adm) Ridwan dan Lettu (Sus) Wahyu.
Berdasarkan pemeriksaan sementara pihak Lanud El Tari Kupang diketahui, Narasimmarao Sinnaia sejak beberapa waktu lalu bekerja sebagai pengunsaha permebelan di Dili, Timor Leste. Ia diketahui meninggalkan Timor Leste, Minggu (4/9/2011) untuk perjalanan pulang ke daerah asalnya di di Kalim, Kedah, Malaysia, melalui Kupang, NTT.
Tiba di Kupang hari yang sama, Sinnaiah diketahui menginap di Hotel Flobamor II di kawasan Naikoten. Pada hari berikutnya, Senin (5/9/2011) ia sempat ke Pelabuhan Tenau Kupang yang diakuinya untuk kegiatan bisnisnya.
“Ia berencana tinggalkan Kupang, Selasa siang untuk kembali negara asalnya setelah transit di Denpasar, Bali, Rabu hari ini. Rencana perjalanannya itu tertahan di Bandara El Tari Kupang setelah di dalam salah satu tasnya diketahui membawa serta jenis pistol beserta peluru itu,” jelas Joko.
Menurut Lettu Wahyu, pistol bawaan Sinnaiah itu standar P-99 buatan Italia berserta 10 butir peluru kaliber 9 mm seri SME . Kepada aparat Lanud El Tari, Sinnaiah mengatakanan tidak tahu menahu senjata beserta peluru itu ada dalam ranselnya.
Namun ditegaskan bahwa pistol dan peluru itu milik Kopral Kartigesu Raja Krishnan, anggota polisi Malayasia yang sedang berbagung dengan Polisi PBB di Timor Leste.
Tersangka mengakui pula selama di Timor Leste, ia dekat dengan Kopral Kartigesu. Katanya, ranselnya yang diketahui berisi pistol berserta peluru tersebut, sering dipinjam Kartigesu saat bertugas.
“Kami sudah menghubungi Kopral Kartigesu di Timor Leste, dan ia mengakui pistol beserta peluru dalam ransel tersebut miliknya. Ini baru sebatas pengakui tersangka dan Kartigesu, keberanarannya seperti apa nantinya melalui proses hukum yang selanjutnya akan ditangani pihak kepolisian,” tambah Wahyu. (by. Jack)