Fidel Castro, Pria Yang Paling Sulit Dibunuh


SERGAP NTT -> Fidel Castro dikenal sebagai Diktator Kuba. Sejak puncak revolusinya bersama Che Guevara, tak sedikit musuh yang  ingin membunuhnya, termasuk Central Intelegen Agensi (CIA) Amerika.
Fabian Escalante, yang sudah lama bertugas melindungi kehidupan Castro, memperkirakan jumlah skema atau upaya pembunuhan terhadap Castro yang didalangi oleh CIA sebanyak 638 kali.
Upaya pembunuhan diantaranya dilakukan melalui cerutu yang bisa meledak, infeksi jamur-scuba-diving jas, dan upaya penembakan gelap.
Beberapa skenario CIA ini digambarkan dalam film dokumenter berjudul 638 Ways to Kill Castro. 
Castro pernah mengatakan, “Jika kemampuan bertahan hidup dari usaha pembunuhan dijadikan even olimpiade, maka saya akan memenangkan medali emasnya.”
CIA sendiri akhirnya secara rahasia mengakui bahwa Castro adalah manusia di planet ini yang paling sulit dibunuh. Kini Fedel tak lagi menjadi presiden. Tapuk kepemimpinannya telah ia serahkan kepada adiknya, Raul Castro. Diusianya yang telah senja, hampir pasti tak mungkin lagi ada rencana pembunuhan terhadap dirinya yang ke 639 kali. (*)

Yanti (19), “Terpeleset” Ke Dunia Hitam Karena Ortu Bercerai


Sergap NTT ONline -> Pengalaman pahit yang dialami Yanti —-nama samaran—- ini bisa dijadikan pelajaran bagi para orang tua agar selalu menjaga keharmonisan keluarga.  Ya… karena orang tua bercerai dan hidup di lingkungan pergaulan yang buruk, Yanti, gadis 19 tahun yang masih bersetatus sebagai pelajar itu terpeleset ke dalam lubang kemaksiatan. Ia akhirnya berkiprah sebagai wanita penghibur. Astaga!

Kulitnya hitam dengan beberapa bekas luka di kaki, Yanti sebetulnya (maaf) jauh dari cantik. Namun, dia punya kepercayaan diri tinggi terkait dengan pekerjaannya sebagai wanita panggilan. “Gini-gini banyak pria terpikat,” imbuhnya berpromosi sembari melepas tawa menggelegar.
Gaya bicara pelajar kelas III sebuah SMA partikelir di Kupang itu memang ceplas-ceplos, cenderung vulgar. “Bagi saya yang penting uang,” ujarnya sambil tertawa ngakak.
Benar saja, Sabtu malam lalu, Yanti terlihat sedang dipeluk mesra oleh seorang pria di sudut Bar di salah satu hotel di Kota Kupang. Perempuan yang indekos di kawasan Oesapa Kupang itu tampil bahenol dengan pakaian mini blus. Ia nampak menikmati pekerjaannya walaupun dikencani pria gosong.
Kisah mbeling Yanti diawali ketika orang tuanya bercerai lima tahun lalu. Kala itu, remaja berambut lurus sebahu itu masih duduk di bangku kelas II SMP. Kisah cinta orang tuanya membuat dia mulai tak betah tinggal di rumah. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan bermain bersama teman-teman. Bisa diduga, dia pun terbawa arus. Apalagi ketika ibunya menikah lagi dengan pria yang kini menjadi ayah tirinya. Dalam keadaan limbung, seorang teman menawari dirinya bertandang ke sebuah diskotik. Benar saja suasana diskotik ternyata membuat Yanti hilang sters. Ia mulai betah dengan hingar bingar diskotik. Pelan tapi pasti rokok dan minuman mulai menjadi teman setianya. Tak pelak gadis yang hampir tak punya pertahanan mental itu pun tergoda rayuan setan. Ia akhirnya terpeleset ke dalam dunia kemaksiatan. Ketika itu, Yanti masih duduk di kelas III SMP, usianya baru 16 tahun.
Setelah kencan pertama, Yanti sebetulnya tak langsung terjun sebagai wanita panggilan. Dia mengaku menjalani kehidupan normal seperti pelajar lainnya. Tapi lama-lama ia semakin tidak kerasan tinggal di rumah. Apalagi tinggal serumah dengan bapak tiri. Selidik punya selidik ternyata bapak tirinya itu sempat dua kali “menggoyang” Yanti ketika ibunya sedang tidak di rumah. Perilaku ayah tirinya itu benar-benar membuat Yanti terpukul. “Saya akhirnya memutuskan minggat dari rumah dan tinggal di kos-kosan,” ujarnya.
Hidup lepas dari pantauan orang tua membuat pergaulannya semakin bebas. “Akhirnya, saya diajak teman-teman kerja begini (wanita panggilan, Red),” kata pelajar jurusan IPA itu.
Selama ini, gerak-gerik Yanti di bawah koordinasi seorang makelar. Tarifnya berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu untuk sekali kencan. “Sebelum kencan kan tawar-menawar. Kalau lagi banyak uang, saya jual mahal. Kalau tidak Rp 500 ribu saya tidak akan mau. Tapi kalau lagi kere, 250 ribu atau 300 ribu juga saya mau,” katanya.
Kencan bisa dilakukan di mana saja. Bisa di hotel atau di rumah pembooking. “Pokoknya dibayar saya mau. Tidak peduli tua atau muda,” sergahnya.
Uang hasil pergumulan dengan tamu, kata Yanti, tak semua masuk kantong sendiri. Biasanya ia bagikan dengan bosnya. Kalau tarifnya Rp 500 ribu, Yanti dapat Rp 400 ribu, bosnya Rp. 100 ribu. “Yah.. hitung-hitung untuk uang jaga-jaga. Soalnya kalau saya sakit, yang biasa urus saya, itu bos saya. Termasuk masalah uang sekolah. Kalau saya lagi tak punya uang, bos saya yang biasa talangi,” bebernya.
Meski menjalani kehidupan kelam, Yanti tak mengesampingkan sekolah. Yanti tetap masuk sekolah. Jarang ia bolos. Kalau sakit atau capek, biasaya Yanti izin tidak masuk. “Kencannyakan tidak tiap hari. Seminggu paling dua hari atau tiga hari. Bahkan dalam seminggu kadang tidak ada tamu. Kan masih ada waktu untuk sekolah,” ucapnya.
Kata Yanti, koordinatornya punya banyak koleksi cewek lokal. Rata-rata ceweknya cantik dan seksi. Diantara koleksi itu ada beberapa yang masih bersetatus sebagai pelajar. Alasan hingga terjun ke dunia esek-esek pun bervariasi. Ada yang stres karena orang tua bercerai, ada yang stres karena sakit hati ditinggal pacar dan ada pula yang dililit masalah ekonomi. Karena itulah tak jarang Yanti bertindak sebagai makelar juga. “Kadang ada tamu yang minta cewek, saya punya kontaknya. Tinggal telepon saja. Saya dapat komisi,” ujarnya nyerocos.
Yanti mengaku, dia bisa dengan mudah mengidentifikasi pelajar yang punya sampingan sebagai wanita panggilan. Kata Yanti, pelajar plus-plus biasanya cukup glamor. Penampilannya khas, dua kancing baju atas dibuka, rok seragamnya pasti pendek, di atas dengkul. Dandanannya lebih menor dibanding kawan-kawannya. Satu lagi, mereka selalu pakai handphone seri terbaru dan suka jajan di sekolah. Padahal, keluarganya biasa-biasa saja.
“Kalau kaka ketemu pelajar yang seperti itu, selanjut tergantung anda bangun komunikasi,” katanya sambil tersenyum manja.
Boleh percaya, tidak pun boleh apa yang dikatakan Yanti. Namun sinyal ini jelas memberitahukan kepada para orang tua agar selalu memberikan perhatian serius terhadap anak gadisnya. +++chris parera+++

Vera (21), Gadis “Panggilan” Yang Siap Bertobat


Sergap NTT -> Rejeki, jodoh dan maut sudah menjadi suratan ilahi. Pahit manis kehidupan tak ada yang bisa mengelak. Begitu pula dengan Vera. Gara-gara hidup dikerubuti ekonomi yang morat-marit, gadis manis asal pantai utara pulau Flores itu nekad terjun ke lembah hitam. Baginya tak ada peluang lain yang menjanjikan selain menggasak dompet pria hidung belang. Profesi wanita panggilan hingga menjadi istri kontrakan terpaksa ia lakoni. Hasilnya? Jutaan rupiah Vera kantongi! 

Sebelum bertemu, Vera terlebih dahulu ditelepon sekitar pukul 13.00 waktu Kupang.  ”Beta baru bangun ni..,” ujarnya, dengan logat Kupang yang kacau.
Rutinitas Vera sering disamakan dengan kehidupan kelelawar. Siang tidur, malam cari makan. ”Tadi malam  beta kerja sampai jam 2 pagi bos,” imbuhnya beralasan.
Sergap NTT Online sendiri mendapatkan nomor hand phone (HP) Vera dari Lukas, sebut saja begitu, lelaki asal Sumba yang kenyang berkencan dengan Vera.  Dia merekomendasikan Vera di antara koleksi beberapa cewek yang pernah dikencaninya.
”Soalnya Vera itu freelance yang jam terbangnya tinggi serta enak diajak ngobrol. Coba saja kamu kontak dia, dan,,,, kamu bisa dapatkan ceritanya,” begitulah saran Lukas
Setelah janjian bertemu melalui HP, malam minggu kemarin, Vera datang memenuhi janjinya di arena diskotik Dancing Hall Flobamor Mall Kupang. Malam itu dia mengenakan kaos ketat merah jambu dengan belahan dada rendah. Dengan ramah, dia memperkenalkan namanya, ”Beta ….— samar jadi Vera—”.
Vera memang anggun dan cantik. Rambutnya yang terurai rapi bak melati sedang mekar. Hidungnya tinggi serasi wajah. Bibirnya tipis menebar birahi. Tapi sabar dulu! Jangan buru-buru! Sepakat harga dulu baru Vera mau meladeni apa yang diminta. Tentu bayarannya harus sesuai keinginannya. Sebab tujuan utama ia berpetualang cinta adalah mengais rupiah sebanyak-banyaknya.
Sudah berapa lama Vera di Kupang? ”Beta sudah satu tahun di sini,” paparnya.
Pemilik kulit kuning langsat ini mengaku, hidup di Kupang harus penuh waspada. Sebab di kota karang ini polisi sering merazia tempat-tempat hiburan. Jika ada iformasi razia, Vera langsung stop beroperasi. Yah… paling Vera hanya tidur-tiduran di kostnya.
Dalam kehidupannya sebagai wanita panggilan, banyak suka duka yang Vera alami. Apalagi jika berbicara tentang pelanggan yang juga aparat. “Mereka kerap memperlakukan beta dengan kasar. Sudah begitu mintanya macam-macam. Makanya beta senang kalau pas dapat yang berpendidikan dan berpengalaman,” imbuhnya.
Bisa benar. Sebab di Kupang, tarif Vera tidak murah. Sekali kencan ia biasa dibayar Rp. 300 hingga 500 ribu. Tapi jika pria nakal itu berasal dari luar Indonesia, maka tarifnya diatas 1 juta. Tarif ini belum termasuk tempat yang harus disediakan sendiri oleh konsumen yang ingin menidurinya.
Tak heran dalam sebulan Vera bisa meraup sekitar 5 juta sampai 10 juta. Menurut cewek yang mulai terjun ke lembah hitam sejak tahun 2006 lalu itu, jumlah wanita pekerja semacam dirinya ada ratusan orang di Kupang. Mereka rata-rata berasal keluarga miskin atau keluarga berantakan. Kebanyakan mereka adalah freelance, namun kalaupun mangkal, kebanyakan berada di diskotik atau bar yang ada di Kupang.
Kenapa menjadi PSK? Kenapa mesti hijrah ke Kupang? Sambil memperbaiki bajunya yang sedikit melorot, Vera menjawab, ”Ya… di Flores beta malu. Apalagi kalau sampai keluarga tahu. Beta ini orang susah. Jangankan untuk beli pakaian baru, untuk makan saja,,, beta pung orang tua setengah mati. Itu sebabnya setiap bulan kalau ada uang lebih, beta selalu kirim untuk orang tua”.
Vera mengaku, selama menjalani profesinya hanya satu hal yang berkesan dalam kehidupannya, yakni ketika menjadi istri kontrakan bule Australia selama setahun. Mungkin karena itu, sekarang Vera dia lebih suka berbisnis dengan bule-bule dibandingkan pria lokal. Dia menyebut nama-nama langganannya dari Autralia, Jepang dan Amerika. Tak ketinggalan beberapa lelaki di daratan Timor yang punya posisi penting.
”Beta lebih senang dengan bule. Selain bayarannya tinggi, komunikasi kencan mereka juga profesional. Untuk urusan ranjang, bule lebih jago lah…,” ucapnya sambil tertawa ngakak.
Pengakuan Vera mungkin ada benarnya. Sebab,,, saat menemani SERGAP selama dua jam, HP-nya tak henti-henti berdering, dan terkadang dia mengaktifkan speaker phone-nya dan terdengar jelas suara lelaki di seberang yang meminta untuk ditemani.
Lalu bagaimana dengan urusan kesehatan? Vera ternyata orang yang cukup serius memperhatikan hal ini. Tiap 1 bulan sekali dia memeriksakan diri ke rumah sakit. Setiap hari dia juga tak lupa meluangkan waktu untuk berolahraga.
Meski pekerjaan ini menjanjikan materi dunia yang berlipat ganda, namun Vera berencana dalam dua tahun kedepan ia akan berhenti dan pulang ke Flores untuk membuka usaha konter HP.
”Dua tahun lagi beta akan berhenti. Sekarang beta lagi kumpul-kumpul uang. Capek juga kerja beginian. Doakan beta ya..,” pintanya bersemangat. Ya,,,, moga sukses ya,,,! +++chris parera+++

Fabregas ke Barcelona, Nasri ke City


Sergap NTT -> Cesh Fabregas dan Samir Nasri akhirnya pindah klub. Arsitek Arsenal, Arsene Wenger, mengakui kekalahannya dalam pertarungan mempertahankan Fabregas dan Nasir di Stadion Emirates musim ini. Pelatih asal Prancis ini pun berharap transfer Fabregas ke Barcelona dan Nasri ke Manchester City selesai sebelum Arsenal menghadapi Newcastle United di laga pembuka Liga Primer di Stadion St James Park pada Sabtu (13/8).
Wenger mengonfirmasi transfer tersebut hanya tinggal selangkah lagi terjadi. “Itu semua memang benar. Kami berharap ini akan diselesaikan dengan sangat cepat melalui satu cara atau yang lain. Kita akan segera mengetahui perkembangannya dengan cepat,” ujar Wenger seperti dilansir Guardian, Jumat (12/8).
Wenger memang akan sulit mempertahankan Fabregas yang selalu meminta pulang ke Barcelona meski masih memiliki sisa kontrak hingga 2015. Apalagi, gelandang jebolan akademi Barcelona itu absen pada semua laga pramusim Arsenal.
Arsenal dikabarkan akan menyepakati transfer senilai 35,9 juta poundsterling dan tambahan 6 juta poundsterling bila Fabregas turut mengantar raksasa Katalunya itu memenangi trofi. Dari harga tersebut, Fabergas turut membayar konsekwensi hengkang sebesar 4,6 juta poundsterling atau sesuai jumlah gaji selama lima tahun kontrak dengan Arsenal.
Sementara soal Nasri, Wenger sempat ngotot lebih suka melepasnya sebagai pemain bebas transfer musim depan. Tapi, Nasri sepertinya ingin cepat-cepat hengkang ke City yang memiliki peluang lebih besar meraih trofi.
Nasri absen membela Arsenal pada laga persahabatan melawan Benfica karena cedera pada akhir pekan lalu. Tapi, ia tampak bugar ketika tampil untuk Prancis selama 65 menit melawan Cile pada tengah pekan lalu.
The Gunners juga sudah membicarakan kepindahan Nasri yang masih memiliki sisa kontrak satu tahun ke City. Arsenal membanderol Nasri gelandang asal Prancis itu sebesar 25 juta poundsterling. Tapi, City menawarnya 22 juta poundsterling.
The Citizens juga menyiapkan gaji 180 ribu per pekan untuk pesepak bola berusia 24 tahun tersebut. “Situasi Nasri stabil,” kata Wenger. +++

Bayi Berkelamin Ganda Mirip Katak


Sergap NTT -> Seorang ibu muda berusia 17 tahun di Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 15 April petang, melahirkan seorang bayi berjenis kelamin ganda. Sudah begitu, bagian kepala dan muka bayi itu mirip katak. 

Istri seorang pedagang di Pasar Oebobo, Kota Kpang itu melahirkan bayi malang tersebut sekitar pukul 16.00 WITA di kosnya di lingkungan Pasar Oebobo. Proses kelahiran bayi itu hanya dibantu oleh seorang dukun beranak. Tak lama berselang bayi itu pun meninggal.

Seorang saksi mata, Charles, mengatakan bagian kepala bayi itu mirip katak. Kedua bola matanya berada di atas kepala dan bola matanya besar, seperti katak. “Bagian wajahnya benar-benar mirip katak,” katanya.

Charles yang juga tetangga dekat ibu si bayi tersebut menduga, kejanggalan kelahiran anak itu mungkin karena kebiasaan si ibu yang suka mengendarai sepeda motor.

“Ibunya sering naik motor,” katanya.

Dukun beranak, Rosiana Kana Mahi, mengaku ia yang membantu melahirkan anak mirip katak tersebut.

Bentuk bayi yang mirip katak itu, menurut dia, kondisinya sudah seperti itu sejak lahir. Ia mengaku tidak mengetahui penyebabnya.

“Waktu lahir kondisinya sudah seperti itu, dengan bagian kepala bagian belakang tidak ada,” paparnya.

Linda, adik sang ibu, mengatakan, bayi tersebut memiliki kelamin ganda, yakni laki-laki dan perempuan. “Kelaminnya dua: laki dan perempuan,” bebernya. +++chris parera/jose++