Tiga Tahun Terakhir Kasus Lakalantas Meningkat


sergapntt.com [KUPANG] – Selama  tiga  tahun terakhir, kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten kupang  yang menimbulkan korban jiwa mengalami peningkatan.
Demikian dikatakan kazat lantas Polres Kupang , Iptu. Adit Priyanto saat ditemui SERGAP NTT dikantor Satlantas Polres Kupang, Senin (13/2/12).

Priyanto  menuturkan, kecelakaan lalu lintas merupakan kasusyang sering terjadi. Pasalnya jalan Timor Raya ini merupakan jalur yang rawan akan terjadinya lakalantas. Sesuai data tiga tahun terakhir yakni,pada tahun 2009 sudah terjadi sebanyak 90 kejadian lakalantas, tahun 2010 193 kejadian ,dan tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 278 kejadian lakalantas.

“Kasus kecelakaan lalu lintas tunggal menjadi kasus yang paling banyak. Rata-rata dari semua lakalantas yang terjadi menimbulkan korban jiwa,” ungkap Priyanto.Mungkin Berbeda dengan daerah lain, meskipun lakalantas cukup banyak, korban yang ditimbulkan sedikit.

Dijelaskan Priyanto, peningkatan kasus lakalantas yang terjadi pada tahun 2009 yang meninggal dunia (MD) sebanyak 39 orang,luka berat (LB) 68 orang ,luka ringan (LR) 143 orang.Dan tahun 2010 meninggal dunia 46 orang,luka ringan 99 orang ,luka berat 253 orang .Sementara 2011  meninggal dunia 43 orang,luka ringan 97 orang dan luka berat 394 orang.

“Untuk itu  dampak dari peningkatan ini disebabkan banyak pengadara yang mabuk saat mengendarai kendaraan,sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan,maka  mengakibat terjadi tabrakan.”ungkap Priyanto.

Selain itu,lanjut Priyanto, faktor lain  yang mempengaruhi yakni,makin banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat,serta  pembangunan yang semakin pesat, khususnya peningkatan infrastruktur jalan yang semakin mulus, oleh sebab itu pengguna jalan dalam hal ini pengendara merasa bebas untuk mengendarai kendaraanya tanpa mengontrol lajunya kecepatan kendaraan yang dikendarainya,sehingga  kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Ditambahkannya, dalam mengendalikan situasi keamanan, dan keselamatan pihaknya selalu memberikan sosialisasi bagi masyarakat soal pentinya menjaga keselamatan dalam mengendarai dijalan raya.

Sosialisasi ini, kata Priyanto, bahkan sudah dilaksanakan ditingkat sekolah,toko masyarakat, hingga tingkat desa,namun terlihat  masih ada juga para pengendara yang belum memilki kesadaran .
“Untuk itu dalam menegakan disiplin berlalulintas,pihaknya  telah menyampaikan kepada anggotanya dilapangan  untuk selalu bertindak tegas terhadap pengendara yang diangap  melanggar peraturan lalulintas.”kata Priyanto.
Pasalnya, hal ini merupakan untuk menjaga situasi keelamatan bagi pengendara saat mengendarai kendaraan dijalan raya .Dan selain itu untuk dapat  mengurangi  terjadinya lakalantas.

Diketahui  jalan Timor Raya  rawan akan terjadinya lakalantas.Pasalnya jalan tersebut merupakan jalan negara, yang tentunya tingkat  arus kendaraan cukup banyak  melalui jalan tersebut.”Untuk itu diperlukan suatu kesadaran dari masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dalam mengendarai kendaraan dijalan.”pintanya.

By. RIFLAN

Demokrat Belum Tetapkan Cawali Kupang


sergapntt.com [KUPANG] – Partai Demokrat hingga kini belum menetapkan Calon Wali (Cawali) dan Calon Wakil Wali Kota Kupang periode 2012-2017. Padahal pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum  Daerah (KPUD) Kota Kupang telah dibuka sejak Jumat (10/2/12).
Tak ada yang tahu pasti kenapa si biru itu belum juga bersikap atau memutuskan siapa dengan siapa yang diusung dalam pemilukada Kota Kupang yang akan dipilih pada Mei 2012 mendatang.
“Sampai sekarang demokrat belum menetapkan calon. Ya,,, kami masih menunggu,” ujar Melkisedek L. Madi, salah satu Calon Wakil Wali Kota Kupang yang diusulkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama pasangannya Rikardus Wawo saat dihubungi SERGAP NTT via hand phonenya, Senin (13/2/12) siang.
Saat dihubungi, Eki —begitulah Melkisedek L. Madi akrab disapa— sedang berada di Kantor DPD Partai Demokrat NTT di jalan Amabi, Tofa, Kota Kupang.
“Saya lagi di sekretariat. Lagi tunggu perkembangan informasi dari DPP Demokrat. Mudah-mudahan malam ini sudah ada kejelasan,” ucapnya.
By. CHRIS PARERA

Bandara So’a Dapat APBN Rp16 Milyar


Bandara So’a

sergapntt.com [KUPANG] – Bandara Udara So’a, yang terletak di Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2012 sebesar Rp16.024.452.000.  

Dana tersebut akan digunakan untuk pembuatan jalan inspeksi dalam konpleks bandara, pembuatan pagar BCR tahap dua, pengadaan mobil tanki air berkapasitas 5000 liter, pelapisan landasan pacu tahap dua, serta pengadaan dan pemasangan AFL.
Demikian dikatakan Kepada Dinas Perhubungan NTT, Bruno Kupang saat ditemui SERGAP NTT di ruang kerjanya, belum lama ini.
Kata mantan Kepala Biro Umum Setda NTT itu, selain bandara So’a, pemerintah juga akan segera memperbaiki bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur dengan dana Rp4.647.276.000, Bandara Tambolaka, Waikabubak, Sumba Barat Rp32.622.500.000.
Pelayanan di Bandara So’a
Bandara Frans Seda, Maumere, Sikka Rp28.580.000.000, bandara Frans Sales Lega, Ruteng, Manggarai Rp7.280.000.000, bandara H. Aroeboesman, Ende Rp13.860.000.000, bandara Mali, Alor Rp53.706.000.000, bandara Gewayantana, Larantuka, Flores Timur Rp70.405.500.
Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat Rp39.048.000.000, bandara Haliwen, Atambua, Belu Rp41.682.000.000, bandara DC Saudale, Rote Ndao Rp20.564.500.000, bandara Tardamu, Sabu Raijua Rp1.122.000.000, bandara Wunopito, Lewoleba, Lembata Rp33.828.000.000.
“Proyek ini untuk mendukung kegiatan Sail Komodo 2013. Ya,,, untuk memudahkan para wisatawan, baik lokal maupun asing ke NTT,” ujarnya.

By. CHRIS PARERA

Olah Raga Ajar Orang Untuk Kejar Prestasi !


sergapntt.com [KUPANG] – Dalam dunia olah raga diajarkan agar setiap orang berlaku sportif dan jujur. Kalau bertanding dan kalah, ya sportif. Kalau menang tidak perlu sombong. Hal itu hanya ada dalam olah raga. Di dunia politik itu susah. Karena itu, olah raga senantiasa mengajarkan kepada setiap orang untuk terus mengejar prestasi.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya saat membuka dengan resmi Turnamen Futsal Anggur Merah Executif di lapangan futsal Suba Suka, Pasir Panjang Kota Kupang, Sabtu (11/2).
Gubernur memberi apresiasi yang tinggi kepada tim Anggur Merah yang menyelenggarankan turnamen futsal tersebut. “Saya beri apresiasi untuk tim Anggur Merah. Saya senang, karena olah raga futsal walaupun baru seumur jangung tetapi para pengurus Futsal NTT telah mengukir prestasi yang gemilang dengan lolos Pekan Olah Raga Nasional (PON) tahun 2012 di Pekan Baru Riau. Itu artinya, futsal punya potensi dan bisa meraih prestasi,” puji Gubernur, disambut tepuk tangan para hadiran dan pengurus Futsal NTT.
Menurut Gubernur, semangat sportivitas harus terus dibangkitkan sehingga masyarakat NTT dikenal dengan sikap sportif dan jujur.
Pengurus dan pecinta Futsal NTT, Ir. Andre Koreh, MT mengaku, senang dengan keterlibatan sejumlah tim yang mengikuti turnamen futsal Anggur Merah Executif tahun ini. “Semuanya ini sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian kita terhadap dunai olah raga khususnya olah raga futsal di Provinsi NTT,” ujar Andre yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Frans Samon, S.Pt dalam laporannya mngatakan, turnamen futsal ini diikuti 20 tim yang berasal dari instansi pemerintah, swasta dan BUMN. Menurut dia, total hadiah yang disiapkan panitia sebesar Rp 30 juta yang akan diberikan kepada peringkat pertama, kedua, dan ketiga; pemain terbaik top skor dan tim fair play.
By. VERRY GURU

Ibu Alex Eboresi Diusir Istri Gubernur NTT


Ny. Lusia Lebu Raya

sergapntt.com [KUPANG] – ibu Alex Eboresi diusir istri Gubernur NTT, Ny. Lusia Lebu Raya saat hendak ambil makan di rumah pribadi Gubernur NTT, Frans Lebu Raya di jalan Thamrin sesaat sebelum acara deklarasi  Jeriko (Jefri Riwu Kore dan Kristo Blasin) sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang 2012-2017 di GOR Oepoi Kupang, Minggu (12/2/12) siang.

Menurut istri manatan Asisten IV Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, mulanya ia di undang oleh pengurus Ikatan Keluarga Besar Ngada (IKADA) untuk mengikuti acara Reba di rumahnya Darius Tiwu Hero, seorang tokoh IKADA di jalan Bajawa, Oepoi, Kota Kupang. Tapi sampai disitu ia diarahkan ke rumahnya Frans Lebu Raya di jalan Thamrin untuk selanjutnya menuju GOR tempat berlangsungnya deklarasi Jeriko.
Namun sebelum berangkat ke GOR, semua undangan  dipersilakan makan. Tapi saat hendak ambil makan disalah satu meja di rumah itu, tiba-tiba ibu Eboresi yang ditemani istrinya Alex Sena dihadrik oleh Ny. Lusia Lebu Raya. “Hehehehehehehe,,,,, sana-sana-sana, jangan ambil disitu tu,,,” ujar Ny. Lusia Lebu Raya.
Karena kaget, langkah ibu Eboresi dan istrinya Alex Sena pun terhenti. “Aduuuuh,,, saya malu sekali,” papar ibu Eboresi saat bincang-bincang dengan SERGAP NTT di kediamannya, Minggu (12/2/12) malam.
Ibu Eboresi tak tahu apa motivasi istri Gubernur NTT itu mengusirnya. Namun ia sangat kecewa dengan sikap yang sudah kelewat batas itu.
“Kami diundang untuk ikut Reba, bukan untuk ikut acara deklarasi. Tapi karena sudah sampai disana, ya sudah biar ikut sekalian. Tapi kalau begini caranya, lebih baik kita tidak usah pilih Jeriko,” imbuhnya.
Ia juga sangat kecewa dengan intrik para pengurus IKADA dan Ikatan Keluarga Besar Nagekeo (IKEBANA) yang memprovokasi warga Ngada dan Nagekeo di Kupang  untuk berkumpul dengan alasan akan diadakan pesta Reba, tapi justru massa diarahkan untuk mengikuti deklarasi Jeriko.
Sesungguhnya IKADA dan IKEBANA dibentuk bukan untuk urus politik. Tapi koq bisa demikian. Entah apa kepentingannya.
Istri Gubernur NTT selama ini diketahui sebagai salah satu tim sukses Jeriko. Setiap pertemuan tim sukses di rumahnya Kristo Blasin, Ny. Lusia Lebu Raya selalu hadir.
“Lebih baik pilih paket yang lain, daripada pilih Jeriko kalau mental tim suksesnya kayak gini,” tohok ibu Alex Eboresi.

By. SHREIF