Pembantu Gubernur NTT Usir Wartawan


sergapntt.com, KUPANG – Belasan wartawan yang bertugas di Kantor Gubernur NTT  Kamis (12/4/12) siang diusir oleh pembantu gubernur bernama Ratna. Tak ada alasan pasti kenapa para kuli tinta diusir.
Aksi ala preman yang dilakukan Ratna itu bermula ketika para wartawan hendak meliput pertemuan antara utusan demosntran yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia dengan Gubernur NTTdi ruang kerja gubernur.

“Kami diusir pada saat masuk ke ruang kerja gubernur. Dua orang staf gubernur melarang kami tanpa alasan. Sementara pengunjukrasa dan beberapa intelijen tetap diizinkan masuk,” kata Deni Fernandez, kameramen TVRI.
Sementara itu, Bayu Mauta, fotografer Harian Umum Viktory News mengaku, staf gubernur itu dengan nada kasar melarang dirinya dan para wartawan lain untuk tidak boleh meliput pertemuan gubernur dengan para demonstran.
“Kami diperintahkan untuk tidak mengizinkan wartawan masuk ke ruang kerja gubernur,” kata Bayu mengutip pernyataan sang pembantu gubernur tersebut.

Aksi Ratna itu pun langsung mendapat reaksi dari padra wartawan.  “Saya merasa harga diri wartawan diinjak injak. Mengapa tiba tiba ada perintah untuk mengusir wartawan,” kata Adi Rianghepat, wartawan LKBN Antara.
Beberapa wartawan yang diusir antara lain Adi Adu (RRI), Deni Fernandez (TVRI), Bayu Mauta (Viktory News), Adi Rianghepat (LKBN Antara), Maks Sinlae (ANTV), James (Viktory News), Eras Poke (Erende Pos), dan Riflan Hayon (Erende Pos).
Koordinator Forum Wartawan NTT, Albert Vinsen mengatakan, pihaknya mengecam sikap protokoler gubernur yang tidak memahami tugas jurnalistik.
“Mestinya, kalau pertemuan itu bersikap tertutup maka protokoler mengumumkan secara terbuka kepada wartawan. Bukan melarang dengan mengeluarkan kata kasar,” kata Albert.
Menurutnya, pengusiran terhadap wartawan membuktikan bahwa staf gubernur  tidak memahami pekerjaan seorang jurnalis sebagaimana diatur dalam UU Pers.
“Kasus ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya sejumlah wartawan diusir dari ruang kerja gubernur oleh staf humas gubernur saat meliput jumpa pers akhir tahun,” ujar Albert.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTT, Aloysius Dando yang menemui wartawan di press room kantor gubernur mengatakan,  ada kesalahan komunikasi antara staf sehingga wartawan tidak diizinkan meliput pertemuan gubernur dan pengunjukrasa.
“Saya diminta gubernur untuk mengizinkan wartawan ke ruang kerja guna meliput pertemuan tersebut,” kata Aloysius.
Namun permintaan ini ditolak para wartawan dengan alasan pertemuan sudah berlangsung. Unjukrasa para nelayan  antara lain untuk mendesak pemerintah mencabut izin sejumlah pengusaha asal luar NTT yang memasang rumpon (jebakan ikan) disekitar  perairan Teluk Kupang sehingga mengurangi hasil tangkapan nelayan lokal.
By. Cis /Ady

Sekda NTT Mengeluh,,!


sergapntt.com, KUPANG – Jumlah dan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem, SH, M.Si.

“Kalau soal jumlah ada banyak PNS yang ada di lingkup Pemprov NTT; malah sudah lebih 400-an orang. Tetapi dari segi kualitas, masih kurang. Ini yang jadi pertanyaan besar kita,” keluh Frans Salem saat membuka Workshop Penyusunan Formasi PNS Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se NTT tahun anggaran 2012 di sayap kanan Aula El Tari Kupang, Rabu (11/4/12).
Menurut Sekda, dari waktu ke waktu penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT mestinya diberi perhatian serius.
“Saya pikir peran PNS sangat strategis. Karena PNS yang merumuskan kebijakan-kebijakan politik menjadi kebijakan publik untuk kepentingan rakyat. Ini musti jadi perhatian serius bagi kita semua,” tegasnya.
Reformasi birokrasi, sebut Sekda, dimaksudkan untuk menata dan mengelola negara ini dengan baik.
“Kalau pengelolaan ini dilaksanakan dengan baik, maka akan memberi pengaruh yang sangat signifikan bagi peningkatan kesejahteraan dan peningkatan pelayanan publik. Kalau kualitas pelayanan publik baik, maka tidak akan ada komplain dari masyarakat,” imbuhnya.
Pada masa moratorium Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), lanjut Sekda, menyebutkan sejumlah hal yang perlu dilaporkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat yakni pertama, perhitungan jumlah kebutuhan PNS; kedua, uraian jabatan struktural dan fungsional; ketiga, menyusun peta jabatan; keempat, analisis beban kerja; kelima, proyeksi kebutuhan pegawai selama 5 tahun; keenam, laporan rencana redistribusi pegawai; dan ketujuh, melaporkan hasil evaluasi penataan kelembagaan.
 “Hingga kini belum ada yang lapor kebutuhan PNS ke BKN Pusat. Ingat batas akhir pelaporan sampai tanggal 30 Juni 2012. Kita harus segera tuntaskan. Tidak ada cerita tidak bisa. Harus bisa. Jangan tunda-tunda pekerjaan,” pinta Sekda.
Sementara itu Plt. Kepala Biro Kepegawaian Setda Provinsi NTT, Ir. Eddy H. Ismail, MM dalam laporannya yang dibacakan Dra. Agnes Ina Odjan mengatakan, workshop ini diikuti oleh para pengelola kepegawaian pada instansi di lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan para pejabat fungsional analis kepegawaian serta para kasubag atau pengelola yang membidangi formasi pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota Se NTT.
Menurut dia, metode yang digunakan dalam workshop ini adalah ceramah, curah pendapat, diskusi, presentasi hasil diskusi dan perumusan hasil. Narasumber yang dihadirkan antara lain Direktur Perencanaan Kepegawaian dan Formasi BKN Pusat, I.A. Rai Sri Dewi, SH, M.Si dan Kepala Seksi Penyusunan Perencanaan Gaji Pegawai BKN Pusat, Marleny Manatar, SE.
By. Verry Guru

Warga NTT Berharap Gories Mere Jadi Gubernur NTT


sergapntt.com, KUPANG – Mayoritas warga NTT terus berharap agar Komjen. Pol. Gories Mere mau menjadi calon Gubernur NTT periode 2013-2018. Pasalnya, mantan Komandan Densus 88 itu dinilai sebagai figur yang paling layak dan tepat untuk memperbaiki bobroknya pembangunan di NTT yang syarat dengan dugaan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
“Saya bisa mengklaim bahwa mayoritas warga NTT merindukan gaya kepemimpinan pak Gories Mere. Dia merupakan ikon orang NTT yang patut diteladani,” ujar Gaspar Bire (45), warga kampung Amanuban, Kota Kupang.
Kepada SERGAP NTT, Gaspar mengaku, gaya kepemimpinan yang ada sekarang ini lebih menggunakan perasaan suka dan tidak suka. Sudah begitu, kepentingan politik lebih dominan dalam menempatkan pejabat. Akibatnya, pejabat yang dipilih tidak sesuai dengan kompetensi dan harapan masyarakat banyak. Tak heran bila dikalangan pejabat terjadi sikut menyikut antara birokrat ideal dan birokrat ‘penjilat’.  
“Ini harus dihentikan. Gaya kepemimpinan macam apa ini. Hampir semua pejabat ditempatkan hanya untuk mengamankan kepentingan politik, termasuk kepentingan politik di pilgub 2013 nanti. Karena itu, kami sangat berharap, pak Goris mau menjadi Gubernur NTT,” ucapnya, berharap.
Menurut Gaspar, jika Gories Mere maju sebagai Calon Gubernur NTT, maka hampir pasti seluruh rakyat NTT, termasuk yang sedang berada di luar NTT akan mendukungnya.
“Karena dia itu idolanya rakyat NTT,” imbuhnya.
Namun sayang, hingga berita ini diturunkan, Gories Mere belum berhasil ditemui.
By. Rina da Costa

Beyonce Pamer Badan


sergapntt.com – Tiga bulan pasca melahirkan anak pertamanya, Beyonce Knowles mulai memamerkan bentuk badannya. Pada Senin sore (9/4/12), ibunda Blue Ivy Carter itu nampak berjemur di pantai St. Barths.
Dengan mengikat rambut mirip ekor kuda, diva berusia 30 tahun itu memakai swimsuit berwarna hitam. Tak hanya itu saja, untuk menambahkan kesan modis, istri Jay Z tersebut memakai kacamata hitam, kalung serta anting emas.
Meski bentuk badan tak seseksi dulu, Beyonce terlihat sangat percaya diri. Dia tidak malu dengan kondisinya yang sekarang.
Pelantun tembang 1 + 1 ini baru saja memperbarui janji pernikahan dengan sang suami yang sudah berjalan selama 4 tahun. Bahkan pada Minggu Paskah kemarin, dia bersama sang suami terlihat melakukan perjalanan di atas kapal pesiar.
Blue Ivy yang lahir pada 7 Januari terlihat berada dalam carrier yang dibawa oleh Beyonce selama perjalanan itu. Pasangan selebritis ini rupanya masih terlihat enggan mengekspos buah hati mereka secara berlebihan. 
by. cis/ace

Saya Ingin Toples Mewakili Kehidupan,,,!


sergapntt.com – Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya. Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples mayones kosong yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa menyetujuinya.

Kemudian professor mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para muridnya, Apakah toples itu sudah penuh? Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke
dalam toples…

Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya. Profesor sekali lagi
bertanya apakah toples sudah penuh?

Para murid dengan suara bulat berkata, “Yaa!”

Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.

Para murid tertawa…

“Sekarang,” kata profesor ketika suara tawa mereda, “Saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu.”

“Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting – Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, teman dan para sahabat. Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh.”

“Batu-batu koral adalah segala hal lain, seperti pekerjaanmu, rumah dan mobil.”

“Pasir adalah hal-hal yang lainnya – hal-hal yg sepele.”

“Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples,”  lanjut
profesor, “Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu.”

“Jika kalian menghabiskan energi untuk hal-hal sepele, kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian”

“Jadi…”

“Berilah perhatian untuk hal-hal yang kritis untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan waktu untuk check up kesehatan. 


Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam. Akan selalu ada waktu untuk
membersihkan rumah, dan memperbaiki mobil atau perabotan.”

“Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf – Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasir-nya.”

Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, “Kalau Kopi yg dituangkan tadi mewakili apa?”

Profesor tersenyum, “Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat”.

By. Chris Parera/Anne Ahira