Distamben Belu Keluarkan 80 IUP


sergapntt.com [ATAMBUA] – Hingga akhir tahun 2011, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Belu telah menerbitkan 80 izin usaha pertambangan (IUP) kepada investor yang akan melakukan usaha pertambangan di Kabupaten Belu. IUP yang dikeluarkan berupa IUP eksplorasi dan IUP operasi produksi.
“Hingga akhir tahun 2011 sudah ada 80 IUP yang kami keluarkan untuk investor yang ingin melakukan pertambangan di Kabupaten Belu,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Belu, Anton Suri ketika dihubungi per telepon, Rabu (14/12) melalui telepon selularnya.
Dijelaskan, untuk IUP eksplorasi telah diterbitkan 67 IUP untuk pengusaha yang akan melakukan ekspolasi guna melakukan penelitian umum, baik tambang batu mangan maupun crom.
IUP operasi produksi telah dikeluarkan sebanyak 22 IUP untuk melakukan eksploitasi tambang setelah melalui eksplorasi.
Dari 67 IUP eksplorasi, 50 IUP akan berakhir masa berlakuknya Maret, April dan Mei 2012. Karena itu, hendaknya pengusaha atau pemegang IUP ekplorasi segera mengajukan permohonan IUP operasi produksi sebelum masa waktu IUP berakhir.
Sementara, IUP operasi produksi tenggat waktu yang diberikan selama 10 tahun walau sebenarnya perintah undang-undang selama 20 tahun.
Untuk kondisi sekarang kata Anton, dari 22 investor pemenang IUP operasi produksi telah ada empat perusahaan yang telah melakukan rencana detail  tambang dan membayar jaminan reklamasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu. “Dari 22 pemegang IUP operasi produksi, empat investor sudah bergerak di lapangan, sementara yang lainnya belum bergerak baik melakukan rencana detail tambang maupun membayar jaminan reklamasi pasca tambang,” bilangnya.
Dia meminta pengusaha khususnya yang mengantongi IUP eksplorasi hendaknya segera mengajukan IUP operasi produksi sebelum masa waktu IUP selesai. Kepada pengusaha pemegang IUP operasi produksi, hendaknya segera melakukan kegiatan pertambangan, walaupun diberikan tenggat waktu berlakunya IUP operasi produksi selama 10 tahun.
Distamben urainya, telah menyurati semua pemegang IUP eksplorasi selain untuk menjadi informasi, juga menjadi bahan kepada pemegang IUP bergerak dan mengupayakan izin operasi produksi sebelum IUP eksplorasi dinyatakan tidak berlaku lagi.
“Kami himbau kepada investor untuk memanfaatkan IUP yang dkeluarkan dengan baik, apalagi untuk IUP yang masa berlakunya sudah akan selesai. Kalau tidak, pastinya tidak akan bisa mengurus IUP operasi produksi,” jelasnya.
By. ATB

 

Stok Beras Aman Untuk Natal dan Tahun Baru


sergapntt.com [ATAMBUA] – Stok beras di Bulog Atambua aman. Stok yang tersedia saat ini bisa untuk tiga hingga empat bulan mendatang. “Stok beras sampai saat ini aman dan bisa bertahan hingga tiga sampai empat bulan,” kata Kepala Sub Divisi Regional Bulog Atambua, Made Agustama, Rabu (14/12) terkait dengan stok beras jelang Natal dan Tahun Baru 2012.
Dijelaskan, saat ini yang tersedia pada gudang Bulog Atapupu mencapai 6.300 ton dan pada stok ini akan bertambah terus seiring dengan penyaluran raskin kepada masyarakat Kabupaten Belu.
Sabtu pekan lalu ujarnya, pihaknya baru membongkar 1.700 dari kapal motor Mitra Nusantara dan saat ini sedang dibongkar beras di pelabuhan Atapupu sebanyak 3.000 ton. Sementara itu untuk Kefa Movereg sebesar 1.500 ton. “Stok beras saat ini sebanyak 6.300 ton baik di gudang Bulog Atapupu maupun di gudang Bulog Kefamenanu,” katanya.
Jumlah ini akan terus bertambah pada beberapa waktu mendatang, sebab masih dalam perjalanan maupun pengiriman. Dengan pengiriman lagi yang dilakukan Bulog, maka stok beras akan meningkat dan sangat siap untuk memenuhi kebutuhan beras pada hari raya Natal dan Tahun Baru nanti.
“Masyarakat jangan panik akan beras, karena stok sangat mencukupi. Bahkan, stok yang dimiliki Bulog Atambua bertahan hingga tiga sampai empat bulan nanti,” katanya.
Pihaknya sudah melakukan perhitungan akan kebutuhan beras pada hari raya termasuk raskin yang dibagikan kepada masyarakat. Karena perhitungannya, beras tidak akan mengalami kekurangan apalagi kelangkaan. “Kami sudah hitung semua, jadi beras stoknya aman selalu walaupun ada sejumlah ton beras dijatahkan untuk raskin,” ulangnya.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya keras untuk semua itu, jadi dipastikan tidak ada masalah dengan beras.
Menyoal antisipasi naiknya kebutuhan pada hari raya Natal dan Tahun Baru, Made Agustama mengatakan, selain sedang membongkar sejumlah beras di pelabuhan Atapupu saat ini, pihaknya juga sedang mendatangkan lagi beras dan semua untuk antisipasi lonjakan permintaan tidak terkecuali raskin yang wajib dibagikan kepada masyarakat.
“Antisipasi pasokan beras terus kami lakukan. Walau naik permintaan dan kebutuhan beras, semua akan aman terkendali tanpa ada masalah,” sergahnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan stok beras karena lembaganya akan terus berupaya menjaga stok demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan beras pada hari Natal dan Tahun Barui.
By. ATB

 

Menulis, Membaca dan Berhitung Penting


sergapntt,com [SOE] – Minimnya fasilitas pendukung serta tenaga pendidik di Kabupaten TTS menyebabkan tingginya angka putus sekolah. Bahkan, buta huruf. Sehingga melalui program Pendidikan Luar Sekolah (PLS) diharapkan dapat membantu masyarakat keluar dari persoalan tersebut.
Hal tersebut sangat bergantung pada para tutor yang menjadi pembimbing setiap kelompok masyarakat yang masuk dalam program tersebut. Demikian diungkapkan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten TTS, Aba L Anie pada kegiatan pendidikan dan latihan kepada tutor yang berlangsung di aula UPT SKB Wilayah III yang terletak di Desa Netpala Kecamatan Mollo Utara, Rabu (14/12).
Kegiatan yang dimulai sejak, Selasa (13/12) itu akan berlangsung hingga 16 Desember dan diikuti 15 peserta. Hadir pada kesempatan itu, Kabid PLS Dinas PPO Kabupaten TTS, Edison Sipa.
Kegiatan diklat keaksaraan fungsional program PTK-PNFI tahun 2011 menurut Aba Anie sangat penting. Pasalnya, pengentasan buta huruf di wilayah tersebut sangat bergantung pada para tutor. Sehingga para tutor harus dipersiapkan dari berbagai segi. Walau mengakui masih adanya kekurangan di bidang sarana dan prasarana pendidikan, namun Aba tetap mengharapkan kerja keras semua pihak untuk mendorong terlaksananya program tersebut.
“Kita memang harus akui bahwa sampai sekarang kita belum punya gedung sekolah PLS sendiri. Memang ini dialami hampir semua wilayah di NTT. Harapan kita, ke depan bisa ada bantuan untuk kita bangun gedung sendiri. Karena selama ini para tutor memberdayakan tempat-tempat seperti kantor desa dan lainnya sebagai tempat berkumpul bersama peserta dengan berbagai kegiatannya,” ungkap Aba.
Dengan kekurangan dan keterbatasan yang ada, Aba menjamin kerja keras para pendidik dapat memberikan pengaruh positif bagi pengembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Menurut Aba, tiga kemampuan pokok yang mesti dimiliki setiap warga yakni menulis, membaca dan berhitung. Dengan tiga kemampuan dasar tersebut bisa membawa masyarakat keluar dari keterpurukan, baik ekonomi dan lainnya.
“Yang paling penting adalah bisa membaca, menulis dan berhitung. Sehingga di pundak bapak ibu (tutor, red) ini kami taruh harapan pembangunan SDM Kabupaten TTS,” ujar Aba memberi semangat kepada para tutor.
By. KPG

 

Bank NTT Harus Jadi Pelopor


sergapntt.com [OELAMASI] – Kantor unit simpan pinjam desa (USPD) sangat khusus dibuat untuk melayani masyarakat di desa dan untuk pertama kali berada di kota-kota kecamatan. Kota kecamatan bisa menjadi contoh untuk membangun dari desa. Bank NTT hadir lebih dekat lagi kepada masyarakat desa, karena Bank NTT adalah milik rakyat.
“Untuk mendampingi rekan-rekan kita Bank BRI yang juga telah memiliki unit desa di mana-mana, kalau BRI seorang diri akan susah. Karena, masyarakat kecil banyak. Sehingga Bank NTT sebagai banknya rakyat NTT harus menjadi pelopor untuk hadir mendekat ke desa,” kata Direktur Utama Bank NTT, Daniel Tagu Dedo saat peresmian operasional USPD Bank NTT Oekabiti dan Camplong di Kelurahan Nonbes Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Rabu (14/12).
Hadir pada kesempatan itu, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Melitus Ataupah, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kupang, HANS Taopan, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kupang, Octory Gaspersz, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, Plt Kabag Humas Setda Kabupaten Kupang, Stefanus Baha, Komisaris Bank NTT, Benyamin Lebe, Kepala Divisi Operasional, Hilarius Minggu, Kepala Divisi SKAI-Pengawasan, Kristofel Adoe, Kepala Divisi TSI, Salmon R Teru, Kepala Unit Oekabiti, PAN Rodriques, Kepala Unit Camplong, Herjuno Oematan, Kepala Cabang Pembantu Oesao, Mathilda Sani Fena, Kepala Cabang Pembantu Baun, Detsuhi Obisur, Kepala Cabang Pembantu Takari, SAM Sahasale, Kepala Cabang Pembantu Walikota, S Nunuhitu, Kapolsek Amarasi, Agus Janggu, Lurah Nonbes, Filmon Pae, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lainnya.
“Tadi saya sempat berbicara dengan beberapa tokoh masyarakat dan lurah, ternyata kelurahan ini punya potensi. Ada 66 kepala keluarga, menurut kami dari perbankan merupakan suatu potensi yang harusnya digodok untuk meningkatkan kehidupan masyarakat. Saya mengharapkan bantuan bapak-bapak tokoh masyarakat disini untuk mendukung kehadiran kantor unit simpan pinjam desa. Karena kantor ini hadir untuk masyarakat di desa,” ungkap Daniel.
Dijelaskan, peresmian operasional USPD Bank NTT adalah tahap pertama perluasan jaringan kantor Bank NTT di tingkat kecamatan. “Setiap tahun kita akan menambah terus dan bukan saja Bank NTT, Bank Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia sekarang lagi merencanakan untuk masuk di pelosok-pelosok seluruh Indonesia. Karena Bank Pembangunan Daerah di Indonesia ingin menjadi tuan rumah yang baik. Tuan rumah perbankan yang baik di daerah masing-masing. Saya mengucapkan terima kasih kepada pak bupati dan semua yang hadir disini. Ini memberikan dorongan kepada kami Bank NTT untuk terus berupaya agar bank ini makin maju. Bank ini makin besar dan bank ini makin menguntungkan bagi rakyat NTT,” ujarnya.
Atas nama seluruh direksi Bank NTT, Daniel menyampaikan sumbangan untuk perpustakaan Kelurahan Nonbes. “Kami menyumbangkan uang Rp 10 juta untuk pengadaan buku-buku agama Kristen, buku-buku matematika untuk SD, SMP dan SMA dan juga kita sumbangkan meja dan kursi untuk perpustakaan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dalam sambutannya menjelaskan, kalau punya uang jangan simpan di rumah karena nanti dicuri. “Jangan simpan di rumah, simpan di bank,” kata Ayub.
Dijelaskan, dengan hadirnya bank di Oekabiti dan Camplong tidak hanya semata-mata simpan dan pinjam uang tapi mudah-mudahan bisa lebih dari itu.
Usai memberikan sambutan dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda dimulai beroperasinya USPD Oekabiti yang dilakukan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kupang, HANS Taopan dan diikuti dengan peninjauan kantor USPD Oekabiti.
Pada kesempatan itu, Bank NTT memberikan beasiswa kepada 10 siswa SD se-Kecamatan Amarasi. Mereka yang memperoleh beasiswa adalah Anjerlin S Boy dan Maksi L Pae siswa SD Inpres Nonbes, Petrus R Kase dan Mirna M Mone siswa SD Katolik Oekabiti, Petronela Ruku dan Salesti Nifu siswa SD Negeri Oesena, Jemi Soares dan Anderias Rassi siswa SD Negeri Ekam serta Maryon E Abineno dan Demitrius Masneno siswa SD Inpres Oekabiti.
By. LITA
 

Polisi Gerebek Judi di Motabuik


sergapntt.com [ATAMBUA] – Komitmen Kapolres Belu, AKBP Darmawan Sunarko untuk memberangus perjudian yang marak di Kabupaten Belu terus ditunjukkan. Salah satu bukti, Polres Belu, Selasa (13/12) petang dibawah pimpinan Kabag Ops Polres Belu, AKP I Gusti Putu Suka Arsa menggerebek judi sabung ayam di Motabuik Kecamatan Atambua Selatan.
Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan dua unit sepeda motor dan dua ekor ayam jantan yang telah mati akibat taji. Sementara para pelaku melarikan diri, sehingga tidak seorangpun ditangkap.
Kapolres Belu, AKBP Darmawan Sunarko malalui Kabag Ops Polres Belu, AKP I Gusti Putu Suka Arsa membenarkan kalau pihaknya melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Motabuik. Dalam penggerebekan itu, tidak ada tersangka yang diamankan karena melarikan diri semuanya dan hanya diamankan dua unit sepeda motor yang ditinggalkan di tempat kejadian. Selain mengamankan dua sepeda motor, juga diamankan dua ekor ayam jantan yang telah mati akibat tertusuk taji.
“Tidak ada tersangka yang kami tangkap. Hanya dua unit sepeda motor yang kami amankan. Tapi sudah dikembalikan karena pemilik sepeda motor itu hanya penonton,” paparnya seraya menambahkan, sebenarnya ada pelaku yang bisa ditangkap, namun ada sejumlah warga yang berteriak ada polisi ketika pihaknya akan melakukan penyergapan. Seketika para pelaku kabur dari TKP.
Dia mengatakan, pihaknya dalam operasi cipta kondisi akan melakukan sejumlah operasi dengan sasaran seperti perjuadian, minuman keras, pencurian dengan kekerasan, prostitusi, narkoba, petasan, pencurian kendaraan bermotor dan penyalahgunaan senjata api.
Untuk judi jenis apapun, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penangkapan terhadap para pelaku, bandar serta pemain. Jika tertangkap tangan, tersangka akan dikenakan Pasal 303 bis dan Pasal 303 KUHP.
Mantan Kasatreskrim Polresta Kupang itu mengatakan, kepolisian dalam operasi cipta kondisi berhasil mengamankan ratusan jenis petasan di Kota Atambua dan Betun. Adapun jenis petasan yang diamankan antaranya rocket, roman candle solar blitz, single ball dan pluto top. Untuk petasan yang diamankan Polsek Betun berasal dari toko Ramayana Betun milik Hirdegardis Candratna karena ketiadaan izin dan melebih daya ledak yang ditentukan.
Mantan Kapolsek Alak Polres Kupang Kota itu meminta masyarakat untuk bekerja sama ketika akan dilakukan penyergapan terhadap judi maupun tindakan ilegall lainnya.
Dia meminta masyarakat meninggalkan perilaku buruk seperti judi, miras dan lainnya yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, ia meminta masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing agar pada hari raya Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Belu tetap kondusif dan aman terkendali.
By. ATB