Israel Bakal Gunakan Bom Tercanggih Untuk Hancurkan Iran


Pasukan Israel Sedang Persiapkan Armada Tempurnya

sergapntt.com [LONDON] — Konflik di Timur Tengah diprediksi tak akan pernah berakhir selama negara-negara arab masih membenci Israel. Diserang dari segala penjuru pun, Israel tak akan mundur selangkah pun. Kendati sebagai negara kecil di dunia, Israel tak pernah gentar meladeni gertakan sambal musuh bebuyutannya, apalagi kaum teroris.
Panglima pasukan tempur Israel mengatakan, pihaknya akan menggunakan bom peluncur tercanggih untuk melululantakan Iran. Jika Iran tidakingin hancur atau tidak inginkan perang ini, maka Iran harus segera menutup pabrik pembuatan senjata nuklir atau senjata pembunuh massal itu. “Kita akan gunakan senjata terbaik yang pernah ada dimuka bumi ini,” tegasnya.
Sejumlah pemimpin intelijen Inggris, seperti dikutip harian Daily Mail, Senin (16/11/11), mengisyaratkan, aksi militer Israel akan dilakukan secepatnya saat Natal 2011. Alasan Israel menyerang negeri para mullah tersebut adalah untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. 
Terpisah, sebelumnya, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), badan pengawas PBB untuk urusan senjata nuklir memaparkan laporannya di hadapan Dewan Gubernur IAEA di Vienna, Austria, Rabu (9/11/11), tentang proyek nuklir Iran. 

Lembaga itu menyatakan telah menemukan Iran sedang mengembangkan fasilitas uji coba nuklir, detonator nuklir, dan pemodelan komputer bagi sebuah hulu ledak nuklir yang akan dipasang pada rudal yang sudah ada.

Menurut Menteri Luar Negeri Inggris William Hague, laporan yang diterbitkan IAEA terkait ambisi nuklir Iran “benar-benar mendiskreditkan” negara Islam itu. 
Selama ini Iran sendiri membantah keras tuduhan tersebut dengan mengatakan pengembangan nuklirnya hanya untuk tujuan damai.
Sejumlah sumber di Pemerintah Inggris, seperti dilansir Daily Mail, mengatakan, pemahaman yang diketahui sejumlah pejabat top Inggris adalah Israel akan berusaha untuk menyerang situs nuklir Iran itu “lebih cepat ketimbang nanti”. Serangan tersebut akan mendapat dukungan logistik dari Amerika Serikat (AS), Jerman, Australia dan Prancis.
Seorang tokoh senior Kementerian Luar Negeri Inggris mengungkapkan, para menteri telah diberi tahu tentang rencana aksi militer Israel itu. Ia menambahkan, “Kami memperkirakan itu terjadi secepatnya saat Natal atau pada awal tahun baru.”
Para pejabat itu percaya Presiden AS Barack Obama akan mendukung Israel atau dia berisiko kehilangan dukungan penting kaum Yahudi-Amerika pada pemilihan presiden tahun depan.
Beberapa pekan terakhir, sumber di Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi sejumlah rencana darurat telah dibuat dalam hal Inggris memutuskan untuk mendukung aksi militer itu. 
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
Namun, sumber itu mengesampingkan dukungan langsung Inggris. Ia menambahkan, “Tentu saja kami tidak mendukung Iran mengembangkan sebuah bom. Tetapi apakah kami berpikir mereka akan menggunakan (senjata) itu? Tidak! Perhatian yang lebih besar adalah apakah tidak mungkin untuk menghentikan Arab Saudi dan Turki mengembangkan senjata mereka sendiri.”
William Hague mengatakan, Inggris akan mendorong lebih banyak sanksi untuk Teheran ketika komite IAEA bertemu pada akhir bulan ini. Sementara itu, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersumpah tidak akan mundur “satu titik pun” dari program nuklirnya. Jika demikian maka perang tak mungkin terelakan lagi. Itu artinya Iran siap menghadapi gempuran Israel dan para sekutunya.
By.DAILY MAIL / CIS

Sean, Alfie dan Alex, Tiga Ayah Termuda di Dunia


sergapntt.com [SHARNBROOK] – Tiga belas tahun lalu, Sean Stewart menjadi ayah termuda di dunia. Di usianya yang ke-12 tahun, ia menjadi ayah bagi seorang bayi bernama Ben, yang dilahirkan Emma Webster (16), kekasihnya.
Bagaimana kehidupan sean saat ini? Ternyata  jauh dari janji yang ia ucapkan ketika anak lelakinya lahir. Sekarang dia tak lagi hidup dengan Emma. Bahkan Emma sudah memiliki kehidupan baru,  menikah lagi dengan pria lain. Sedangkan Ben, kini 12 tahun — seusia ayahnya ketika ia lahir — tinggal bersama ibu dan ayah tirinya.
Hingga kini, ‘rekor’ Sean Stewart sebagai ayah termuda di dunia belum tergantikan. Ia merebut perhatian dunia saat itu baru berusia 12 tahun, membolos sekolah karena menunggui pacarnya melahirkan.
Emma yang tinggal di kawasan Sharnbrook, Bedfordshire saat ditanya mengenai Sean hanya menjawab, “Saya tidak melihatnya selama tiga atau empat tahun, dan sejak itu ia tak pernah menengok Ben lagi,” katanya. Saya tidak tahu di mana Sean berada atau apa yang ia lakukan. Saya tak ingin berbicara masalah ini lagi karena saya pikir itu tak baik untuk Ben.”
Sementara itu, Alfie Patten resmi menjadi seorang ayah diusianya ke 13. Alfie mengaku, mereka melakukan sex bebas tanpa kontrasepsi satu kali dan tidak menyadari akibatnya akan seperti ini. Minggu lalu, Chantelle Steadman (15), pacarnya Alfie melahirkan seorang anak yang diberi nama Maisie Roxanne dengan berat 7 pound 3 ons.

Alfie menceritakan bagaimana dia dan pacarnya memutuskan untuk menolak aborsi setelah diketahui hamil. “Aku pikir akan menyenangkan mempunyai seorang bayi” ujar laki-laki itu.

“Aku tidak memikirkan bagaimana kami membiayainya. Aku benar-benar tidak punya persiapan uang. Ayahku hanya kadang-kadang memberiku 10 pounds”

Alfie, yang tingginya cuma 4ft, menambahkan: “Saat mamaku tahu, Aku pikir aku kan mendapat masalah besar. Tapi kami menginginkan bayi itu hanya saja kami takut rekasi dari orang-orang.”

“Aku tidak tahu bagaimana itu menjadi seorang ayah. Tapi aku akan berusaha sebaik-baiknya dan merawatnya”

Cerita Alfie yang diekspos oleh The Sun ini kontan memicu perdebatan besar di Inggris. David Cameron – pimpinan Tory – mengatakan: “Saat pagi ini aku melihat gambar-gambar ini, aku mengkhawatirkan saat ini di Inggris anak-anak akan melahirkan anak-anak pula.”

“Aku harap anak-anak ini tumbuh dalam lingkungan keluarga yang bertanggung jawab tetapi kenyataannya tidak seperti itu.”

PM Gordon Brown menolak berkomentar langsung soal ini tetapi dikatakan penting agar pemerintah bisa bertindak untuk mencegah kehamilan pada anak-anak remaja.

Ayah Alfie, Dennis, menceritakan bagaimana anaknya itu tidak mengerti sulitnya situasi yang dihadapi – tetapi kelihatan seperti putus aja untuk menjadi ayah yang harus bertanggung jawab.

Alfie ingin menjadi yang pertama untuk menggendong Maisie setelah proses persalinannya. Dengan lemah lembut dia mencium bayinya dan memberinya sebotol susu.

Dennis ayahnya , 45, mengatakan: “Dia biasanya duduk-duduk saja di rumah main Playstation. Tapi sekarang tiap hari dia di rumah sakit.”

Toh begitu rekor ayah termuda di dunia masih dipegang oleh Sean. Alfie berada di runer up. Sedangkan pringkat 3 dunia disandang Alex Bokrly (13,5 tahun), seorang anak asal Amerika Serikat.
By. EART

Pemkab SBD Bangun Pembangkit Listri Tenaga Surya


sergapntt.com [TAMBOLAKA] – Tekad Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) menyediakan listrik untuk masyarakat bukan isapan jempol belaka. Dalam kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pemkab SBD membangun pembangkit listrik tenaga surya skala besar dengan smart micro grid controller. Pembangkit listrik ini menghasilkan energi listrik sebesar 500 Kwh.
Pembangkit listrik tenaga surya skala besar ini dibangun di Desa Billa Cenge, Kecamatan Kodi Utara. Penandatanganan nota kerjasama ini antara Pemda SBD dan BPPT telah dilakukan di Jakarta, 6 Juni 2011 lalu.
Pada hari Rabu (9/11/2011), Deputi Teknologi Informasi, Elektronika dan Material BPPT, Dr. Ir. Unggul Priyanto, menyempatkan diri datang melihat pembangunan pembangkit listrik itu.
Bupati SBD, dr. Kornelis Kodi Mete, menyambut baik kerjasama ini. Pasalnya, salah satu dari empat isu strategis Pemda SBD adalah desa bercahaya.

Sabtu (12/11/2011) lalu, para tukang terlihat sibuk membangun ratusan beton setinggi kurang lebih 30 cm yang ditanam dalam tanah. beton-beton itu merupakan tempat pancang tiang-tiang penyanggah panel yang berfungsi menangkap dan menyimpan tenaga matahari.

Hampir semua peralatan untuk pembangkit tenaga listrik ini sudah ada di lapangan. Kontraktor lokal sedang membuka jalan baru sekitar 1,5 km menuju titik pembangkit listrik ini.

Sejumlah tiang penyanggah panel telah berdiri. Menurut rencana, Januari 2012, pembangkit listrik ini sudah selesai dibangun dan siap beroperasi. Pembangkit listrik ini di bangun di atas lahan seluas dua hektar. Lahan di kawasan ini merupakan hamparan padang savana yang tidak banyak pohon. Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil survai dan melihat kekuatan cahaya matahari yang bersinar.

Pembangkit listrik dengan sistem ini merupakan yang terbesar di Indonesia saat ini. “Jika jadi nanti, pembangkit listrik tenaga surya skala besar ini menjadi yang teresar di Indonesia dan pertama di NTT,” kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi SBD, Aloysius Bulang, S.H, di ruang kerjanya.

Bulang menjelaskan, pembangkit listrik tenaga surya ini mampu menghasilkan energi listrik sebesar500 Kwh. Energi listrik ini, jelas Bulang, akan dijual kepada PT PLN dan selanjutnya dijual lagi kepada masyarakat sebagaimana biasanya.

By. PK/ESA

Jadilah Pioner Untuk Terobosan Baru


sergapntt.com [KUPANG] – Latar belakang pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat III di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT, adalah untuk menciptakan aparatur negara yang handal dan profesional. “Untuk itu saya berharap kepada para peserta Diklat PIM III ini agar setelah mengikuti Diklat bisa menjadi pioner untuk mencari terobosan baru bagi percepatan pembangunan di NTT,” tandas Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Esthon L. Foenay, M.Si saat menutup dengan resmi Diklat PIM III Angkatan 42, 43 dan 44 Lingkup Pemerintah Kabupaten se-Nusa Tenggara Timur, di Aula Badan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Provinsi NTT, Senin (14/11/11).
Lebih lanjut Wagub Esthon Foenay mengatakan, penyiapan dan peningkatan kompetensi para pejabat eselon III untuk menjadi aparatur yang siap dan benar-benar profesional menjadi sangat penting termasuk peningkatan mutu profesionalisme, sikap dan pengabdian, kesetiaan pada perjuangan bangsa dan negara, semangat persatuan dan kesatuan serta pengembangan wawasan aparatur dapat diwujudkan melalui diklat jabatan. “Peserta diklat harus punya kecerdasan intelektual dan kemapuan nalar agar dapat memberikan resistensi terhadap perkembangan yang terjadi,” katanya.
Karena itu Wagub meminta peserta diklat agar memiliki integritas tinggi, pola pikir yang profesional, arif dan bijaksana, memahami etika dan memiliki moral yang baik, mempunyai visi, kreatif dan inovatif serta dapat bekerja sebagai pelayan masyarakat dan bukan menjadi tuan dari orang yang dilayani.
Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan, Drs. Nias Stefanus melaporkan, peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 42, 43 dan 44 adalah para pejabat struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten se-NTT berjumlah  85 orang, yang berasal dari Kabupaten Alor, Kupang, Sumba Tengah, Manggarai Timur, TTS, Sabu Raijua, Sumba Barat, Rote Ndao, Sumba Barat Daya dan Politeknik Negeri Kupang.
By. FERRY GURU

Gubernur Minta Bupati Dan DPRD TTU Perhatikan Aspirasi Rakyat !


sergapntt.com [KUPANG] – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta Bupati TTU dan kalangan DPRD TTU untuk memperhatikan aspirasi rakyat TTU. “Semangat kita adalah bagaimana menyelesaikan masalah yang ada di TTU. Tetapi sesungguhnya di TTU tidak ada masalah. Saya minta kepada Bupati TTU agar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan harus tetap jalan,” pinta Gubernur saat memfasilitasi pertemuan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Bupati TTU, pimpinan DPRD TTU dan KPUD TTU di ruang kerja Gubernur, Senin (14/11/11).
Menurut Gubernur, sebagai pemimpin di daerah ini, pihaknya memiliki niat baik untuk membicarakan dan menemukan solusi terhadap hal-hal yang terjadi di Kabupaten TTU pasca putusan Mahkamah Agung (MA). “Saya berharap kehadiran lengkap pimpinan DPRD TTU. Kita kan punya niat baik untuk bicarakan hal ini. Tapi yach hanya dua wakil ketua DPRD TTU yang hadir, tak apalah. Kita yang ikut pertemuan ini tentu punya niat baik. Karena kita semua ini mengabdi kepada rakyat. Kita boleh berbeda pendapat tetapi ketika berhadapan dengan kepentingan rakyat, perbedaan itu harus diakhiri,” pinta Gubernur.
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez, SPt melaporkan kepada Gubernur bahwa sejak awal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati TTU tanggal 21 Desember 2010 yang lalu hingga Mei 2011, penyelenggaraan pemerintahan di TTU berjalan dengan normal. “Memang sejak Mei 2011, dengan keluarnya keputusan MA yang menolak kasasi KPUD TTU, pemerintahan di TTU berjalan tidak normal,” tandas Bupati dan menambahkan, 90 % masyarakat TTU kini sedang giat-giatnya menyiapkan lahan untuk musim tanam tahun 2011 dan 2012 khususnya program Padat Karya Pangan (PKP).”
Sedangkan Wakil Ketua DPRD TTU, Frangky Saunoah, SE menjelaskan, pihak Dewan telah bersepakat agar masalah hukum biarlah menjadi ranah lembaga penegak hukum dan Dewan tidak perlu ikut campur. “Kondisi riil Dewan di TTU, Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra dan Hanura tetap bersedia untuk melanjutkan persidangan hanya Fraksi Partai Golkar, Demokrat, Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Gabungan yang tidak mau sidang dengan berbagai alasan. Kalau Fraksi Golkar masih menunggu surat dari Mendagri tentang rekomendasi yang dikeluarkan Dewan TTU, sedangkan Fraksi Demokrat, FKB dan Fraksi Gabungan masih konsultasi dengan pimpinan partai,” jelas Frangky.
Menurut Frangky, ada mekanisme yang telah diatur dalam tata tertib Dewan dan Undang-Undang, kalau ada permasalahan yang terjadi antara pemerintah dan lembaga Dewan, dilakukan dengan rapat pimpinan Dewan dan rapat konsultasi Dewan dengan pihak pemerintah. “Mekanisme yang telah diatur ini yang harus kita taati. Jangan kita gunakan media lain untuk menyelesaikan hal-hal yang terjadi antara pemerintah dengan lembaga Dewan,” ucap Saunoah.
Senada dengan Saunoah, Wakil Ketua DPRD TTU, Gildus Bone menegaskan, permasalahan yang terjadi di TTU sudah sangat liar dan di luar dari ketentuan normatif yang ada. “Saya sudah imbau Dewan untuk berhenti bicara di media. Gubernur sudah datang ke TTU, mau apa lagi. Dewan tidak butuh image tetapi butuh aturan . Selama ini Dewan telah diobok-obok. Saya tidak setuju dengan cara-cara ini. Saya minta kita stop sudah polemik ini dan mari kita lanjutkan persidangan. Kalau sudah terlalu banyak pakar di TTU nanti rakyat TTU yang susah,” tandas Gildus dan menambahkan, “ Di TTU tidak ada Bupati dan Wakil Bupati ilegal.
Terhadap penjelasan Bupati dan dua Wakil Ketua DPRD TTU, Gubernur mengimbau agar masing-masing pihak untuk menjaga wibawa dan kehormatan institusi baik pemerintah maupun legislatif. “Kita semua harus jaga wibawa institusi dan kehormatan diri kita. Teman-teman di TTU harus lebih bijak untuk perhatikan rakyat,” tegas Gubernur dan berjanji akan menyampaikan laporan tertuli kepada Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta.
Menurut Gubernur, dalam UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, penyelenggaraan pemerintahan di daerah adalah tanggung jawab lembaga eksekutif dan lembaga legislatif. “Saya minta harmonisasi lembaga eksekutif dan legislatif di TTU harus jalan. Hubungan kerja eksekutif dan legislatif adalah mitra. Karena itu, penyelenggaraan pemerintahan di daerah menjadi tanggungjawab eksekutif bersama legislatif. Pakailah mekanisme yang telah diatur oleh UU. Itu sikap Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang ada di daerah,” kata Gubernur.
Ikut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi A DPRD NTT, Gabriel Beri Bena, Ketua KPU NTT, Drs. John Depa, M.Si anggota KPU NTT, Drs. Djidon  de Haan, M.Si, Maryanti Luturmas Adoe, SE, Jos Dasi Djawa, SH dan Drs. Gashim M Nur, Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez, S.Pt, Wabup TTU, Aloysius Kobes, S.Sos, Wakil Ketua DPRD TTU, Ketua Fraksi Gerindra DPRD TTU, Ketua Fraksi Hanura DPRD TTU, Ketua KPU TTU, Drs. Aster da Cunha, Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT, Drs. Willem Foni, M.Si dan Kepala Bagian Perangkat Biro Pemerintahan Setda NTT, Drs. Viktor Manek, M.Si.
By. FERRY GURU