Kisruh Uang Di Partai Demokrat


Ampera Seke Selan 

sergapntt.com [SoE] – Pengurus Partai Demokrat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kini lagi ribut besar soal uang pembinaan partai. Menurut Ketua DPC Partai Demokrat TTS, Ampera Seke Selan dan Bendahara Partai Demokrat TTS, Welmince Baokh, S.Th, pencairan dana partai dari Kas Kas Bagian Pembinaan Sosial (Binsos) Setda Kabupaten TTS sebesar Rp. 47 juta dari Rp. 77 juta Tahun Anggaran (TA) 2011 telah dilakukan oleh pengurus demokrat lain yang tidak berhak atas pengurusan dana tersebut.
Karena itu pihaknya akan melaporkan masalah ini ke Mapolres TTS untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. “Saya kaget, lho koq dari total dana Rp77 juta untuk satu tahun anggaran kita baru cairkan Rp. 30 juta untuk pembiayaan operasional kantor, bayar rekening listrik, bayar rekening air, bayar kontrak kantor dan bayar ATK, tapi sisanya sudah tidak ada lagi,” jelas Seke Selan.
Sementara itu, Kabag Binsos Setda Kabupaten TTS, Tonce Sakan,S.Sos didamping Bendahara Binsos, Emy Oematan ketika di konfirmasi wartawan menyebutkan, dana pembinaan partai Demokrat sudah dicairkan oleh Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten TTS atas nama Simon Bin Linokas, SH atas perintah Wakil Bupati TTS, Drs. Beny A Litelnoni,SH,MSi untuk kelancaran Muscab Partai Demokrat pada Juni 2011 lalu yang mengalami deadlock. Karena itu, Tonce kemudian mempersilahkan wartawan untuk menanyakannya ke Wakil Bupati TTS.
Setelah di lakukan cross cek, ternyata pencairan tahap I dilakukan oleh Ketua dan Bendahara DPC Demokrat TTS pada Maret 2011. Sedangkan tahap II dilakukan oleh Simon Bin Liunokas dan Kuitanis adalah ditandatangani oleh Marthen Tokan selaku Ketua Panitia Muscab Partai Demokrat Kabupaten TTS yang juga sebagai pengurus DPD Partai Demokrat NTT pada Juni 2011.
Wakil Bupati TTS Drs. Beny A Litelnoni,SH,MSi yang di konfirmasi wartawan di ruang kerjanya membenarkan kalau dana tersebut dicairkan demi kelancaran Muscab Partai Demokrat TTS.
Sebagai eksekutif, kata dia, pihaknya berhak memberikan mandat untuk melakukan pencairan demi kepentingan kelancaran Muscab itu sendiri. Namun karena Muscab tidak jadi, maka dana itu tersimpan di kas DPD Demokrat NTT.
Litelnoni juga berharap agar kisruh uang pembinaan partai di tubuh Demokrat ini segera berakhir melalui komunikasi yang baik antara para pihak terkait.
By. MOR/EBEN

Israel Akan Menyerbu Iran


sergapntt.com [YERUSALEM] – Seorang mantan pejabat Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) memberikan analisanya tentang rencana serangan Israel ke Iran. Belakangan ini Israel tampak bersikeras akan menyerbu negeri Persia tersebut terkait adanya isu senjata nuklir. Namun apakah israel benar-benar akan menginvasi?
Isu rencana serangan Israel ke Iran sudah merebak belakangan ini. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak bahkan tampak mencari dukungan untuk serangan tersebut.

Mantan pejabat CIA Bruce Ridel menjelaskan, artikel tentang rencana serangan Israel ke Iran yang muncul pada Jumat pekan lalu ditulis oleh seorang jurnalis kawakan asal Israel, Nahum Barnea. Selain itu, Barnea juga memusatkan perhatiannya pada isu latihan udara militer Israel. 

Menurut Ridel, rencana serangan itu hanyalah sebuah intervensi dari media atau hanya merupakan isu yang akan lewat begitu saja. Pemerintah Amerika Serikat (AS) sudah memperingatkan Netanyahu, serangan ke Iran merupakan hal yang buruk. Sanksi dan sabotase juga dinilai cukup untuk menghambat program nuklir Iran. Demikian seperti diberitakan Daily Beast.

Tentu saja, Israel dapat bertahan dan melakukan serangan ke Iran, Israel juga memiliki senjata nuklir. Namun, Iran juga berkemampuan besar untuk menghabisi Israel.

Iran merupakan negara yang dapat menggandeng mitranya yang menganut paham syiah seperti halnya Irak untuk membantunya. Iran juga dapat meminta bantuan kepada para pejuang Hizbullah yang membenci Israel.

Hizbullah bahkan dapat merubah wilayah Israel menjadi zona peperangan dan memaksa seluruh pemukim Israel pergi dari kota. Iran juga memiliki misil yang dapat menjangkau Tel Aviv.

Selain Hizbullah dan Irak, Iran juga menggandeng Suriah yang kini banyak mendapat kecaman dari dunia internasional.

Seorang mantan pejabat militer Israel Meir Dagan juga mengatakan, serangan Israel ke Iran merupakan tindakan yang dungu, dan Ridel pun setuju atas pernyataan Dagan. 

Sementara itu militer Israel mengklaim berhasil melakukan uji coba atas rudal generasi terbaru mereka. Dikabarkan, rudal tersebut mampu menyentuh wilayah Iran.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, pihaknya berhasil meluncurkan rudal dengan sistem daya penggerak dan uji coba ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama.
Menurut laporan, tes yang dilakukan militer Israel juga disertai uji coba rudal jarak jauh Jericho. Rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir serta bisa menyentuh wilayah Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel memang menunjukan kekhawatirannya atas Iran, khususnya mengenai program nuklir dari Negeri Paramullah tersebut.
Pemerintah Israel sendiri makin serius membicarakan aksi militer terhadap Iran sebagai langkah pencegahan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak juga tengah membujuk Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman untuk mendukung serangan ke Iran. Lieberman sebelumnya tampak keberatan dengan adanya serangan ke Iran. 
Netanyahu sebelumnya mengingatkan para anggota kabinetnya dengan mengatakan, Iran tengah memperkuat diri dan memperluas pengaruhnya. 
Pada Selasa kemarin, Kabinet Israel bahkan sudah membahas rincian pendanaan untuk invasi ke Iran dan juga masalah dana pertahanan. 
Pertikaian antara Iran dan Israel sudah terjadi sejak lama. Sejak naiknya Mahmoud Ahmadinejad di kursi Presiden Iran, dirinya pun menegaskan ancaman utamanya adalah Israel. Dalam segala forum internasional, Iran pun kerap mengecam Israel terkait pendudukannya di Palestina. 
By. FAI / JEAN

Prancis: Kami Komit Lindungi Israel


sergapntt.com [PARIS] – Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menegaskan, negaranya berkomitmen menjaga plus melindungi keamanan Israel dari serangan negara manapun. Pernyataan Sarkozy merupakan respons dari rencana Israel menyerbu Iran.
“Sikap Iran yang berkeinginan untuk menciptakan senjata nuklir merupakan pelanggaran dari hukum internasional,” ujar Sarkozy, seperti dikutip Channel 10, Sabtu (5/11/2011).

Sarkozy mengatakan, Prancis sangat mengecam sikap Iran yang tidak mematuhi hukum internasional. Meski Sarkozy menolak adanya penggunaan kekuatan militer terhadap Iran, dirinya menegaskan, Prancis siap turun tangan bila mulai Israel terancam.

Pada Kamis lalu, Sarkozy dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mendiskusikan masalah Iran di Pertemuan G20. Kedua petinggi negara itu pun sepakat untuk tetap menekan Iran agar negara tersebut mematuhi hukum internasional.

AS sebelumnya juga sudah menegaskan, mereka tidak akan mau menggunakan kekuatan militer untuk menyerang Iran. AS berpikir, sanksi dan isolasinya terhadap Iran cukup untuk menekan negara tersebut. AS juga tidak menutup jalur diplomasi bila Iran hendak membicarakan masalah nuklirnya.

Hingga saat ini, Israel tampak gencar menabuh genderang perang terhadap Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan tengah mencari dukungan di pemerintahannya untuk mengadakan invasi ke Iran.

By. RHS / JEAN

Pengikut Khadafi Ancam Bunuh Pejabat NTC


sergapntt.com [TRIPOLI] – Para pengikut mantan penguasa Libya Moammar Khadafi mengatakan, mereka sudah merilis 500 nama yang akan menjadi target pembunuhannya. Kebanyakan para target yakni pejabat Dewan Transisi Nasional (NTC).
“Kami siap melancarkan kampanye untuk memberantas seluruh pimpinan NTC dan membunuhnya satu per satu,” ujar Fron Pembebasan Libya (LLF) dalam sebuah situs internet, seperti dikutip AKI, Sabtu (5/11/2011).

LLF merupakan sebuah gerakan yang dibentuk untuk membebaskan Libya dari cengkraman NTC. Mereka menilai NTC tak lain adalah pemerintahan boneka yang diciptakan oleh North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Gerakan ini dikabarkan bermarkas di Sahel, wilayah yang terletak di Gurun Sahara. Sahel dikabarkan juga menjadi tempat berkumpulnya para pendukung Khadafi dan suku Warfalla.

Sementara itu, suku Warfalla adalah salah satu suku terbesar yang ada di Libya. Mereka merupakan pihak yang gencar untuk merencanakan pembalasan dendam.

Para suku Warfalla tinggal di Bani Walid, dan mereka pun kerap dijarahi oleh pasukan NTC saat adanya penyerbuan.

Masyarakat Warfalla juga sangat membenci NTC, sebelumnya mereka juga sudah merencanakan akan adanya pembalasan dendam atas kematian Khadafi.

Bagi suku Warfalla, mempertahankan tempat tinggal adalah sebuah kehormatan. Mereka juga akan membunuh setiap orang yang melakukan penjarahan dan pembunuhan terhadap sanak saudaranya.

Saif al-Islam Khadafi, putra dari mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi dikabarkan bersembunyi di Gurun Sahara. Saif bisa terus menerus bersembunyi di gurun yang luasnya mencapi dua kali wilayah Texas, Amerika Serikat (AS) itu.
Hingga saat ini tidak jelas apa yang diinginkan Saif saat ini, entah dirinya tengah mengatur aksi balas dendam atas kematian ayahnya atau bahkan hendak melakukan negosiasi untuk menyerahkan diri kepada Pengadilan Kriminal Internasional PBB (ICC).
Sejak 28 Oktober lalu, kabar dari Saif tidak pernah terdengar lagi hingga sekarang. Ada kabar, pria berusia 39 tahun tersebut berada di bawah perlindungan Suku Tuareg di Niger yang mengawalnya keluar dari Libya.
“Informasi terakhir yang saya terima, Saif Khadafi tidak berada di Mali ataupun di Niger,” ungkap legislator Mali Ibrahim Ag Mohamed Assaleh seperti dikutip Associated Press, Kamis (3/11/2011).
Tetapi ada kemungkinan bahwa Saif berada di sekitar gurun. Wilayah ini dikenal tidak mengenal batas wilayah negara dan tidak dijaga oleh pasukan keamanan. Wilayah gurun sendiri dipenuhi oleh pada penyelundup dan militan Al Qaeda yang bebas berkeliaran.
Wilayah gurun ini diketahui tidak memiliki sumber mata air. Tetapi sebuah wilayah yang berdekatan dengan Mali, memiliki sumber air dan kawanan ternak. Namun wilayah itu sudah dikuasai oleh kelompok Al Qaeda Afrika (AQAB).
Saif pun terus diminta oleh pihak ICC untuk menyerahkan dirinya. Bersama dengan mantan kepala intelijen Libya Abdullah al-Sanussi, Saif dianggap melakukan kejahatan perang.
Menurut ICC keduanya mengatur dan memerintahkan serangan terhadap warga sipil Libya, disaat terjadinya revolusi yang melengserkan kekuasaan Moammar Khadafi yang sudah bertahan selama 42 tahun.
Sementara itu salah satu suku terkuat di Libya Warfalla mengatakan, mereka haus akan balas dendam karena tempat tinggalnya di Bani Walid dijarahi dan dirampok oleh pasukan revolusi penentang Moammar Khadafi.

“Besok adalah hari yang baru. Cepat atau lambat kami akan melakukan pembalasan dendam,” ujar salah satu masyarakat suku Warfalla sambil menunjuk bangunan yang terbakar di kotanya, seperti dikutip AFP.

Para masyarakat adat Warfalla juga mengatakan, dirinya benci akan para pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) Libya yang mengalahkan para loyalis Khadafi di Bani Walid.

“Ketika para pasukan NTC gagal mencari para loyalis Khadafi, mereka marah dan menembaki binatang, menjarah perumahan, dan membakar apartemen dan bangunan lain. Saat ini, masyarakat pun marah. Pasukan NTC menghabisi seluruh warga dengan penjarahan itu dan melakukan pembunuhan,” ujar seorang warga Warfalla, Suleiman.

“Masyarakat di Bani Walid merupakan suku pribumi. Kami tidak memiliki orang asing di sini. Hanya suku Warfalla dan tidak akan ada yang sanggup memerintah kami, kami akan bertindak secepatnya di sini atau bahkan di Tripoli,” tandasnya.

Warfalla merupakan salah satu suku terbesar di Libya dengan populasi sebesar satu juta jiwa. Suku Warfalla juga tersebar di Libya dan terpecah-pecah dalam beberapa klan. Para suku Warfalla yang tinggal di Bani Walid adalah pendukung kuat dari rezim Khadafi dan mereka pun hendak melakukan upaya pembalasan dendam terhadap NTC.

“Bani Walid menderita akibat dukungannya terhadap Khadafi. Namun, kami mencintai Khadafi dan kami menunggu saat yang tepat untuk melakukan pembalasan. Para perampok revolusi itu menghancurkan dan mencuri apapun di kota kami,” ujar seorang warga Bani Walid Al Sahbi al Warfalli.

“Melindungi tempat tinggal kami adalah kehormatan. Kami akan membalas setiap orang yang membunuh dan menjarah kami,” tambahnya.

By. RHS

Khadafi Wariskan Mesin Perang Tua


sergapntt.com [TRIPOLI] – Jet tempur rusak dan tank-tank yang sudah berkarat masih dijumpai di Libya. Mesin tempur itu adalah mesin perang tua peninggalan rezim Moammar Khadafi yang sudah tidak terpakai.
Jumlah dari mesin perang itu dikabarkan masih banyak dan tidak dapat dihitung. Khadafi bahkan masih menyimpan pesawat Mig 25s buatan Uni Soviet dan Tupolev Tu-22s yang dibuat pada tahun 1960 silam. Demikian seperti diberitakan AFP, Minggu (6/11/2011).

Tidak ada satu pun pesawat itu yang sanggup untuk lepas landas. Mesinnya sudah rusak, dan pesawat itu tampak seperti besi berkarat. Jendela di kokpit pesawat itu bahkan buram akibat terkena sinar ultraviolet.

“North Atlantic Treaty Organization (NATO) tidak mengembomnya, tidak ada satu pun dari pesawat ini yang terbang,” ujar pasukan Dewan Transisi Nasional sambil tertawa.

Khadafi juga masih menyimpan tank buatan Rusia yang sudah usang seperti T55 dan BMP-1. Tank tersebut juga dipastikan sudah tidak dipakai bertahun-tahun.

Pada 1970, perekonomian Libya meningkat namun Libya akhirnya dijatuhkan embargo minyak pada 1982 dan semakin diperberat lagi pada 1996. Kesulitan ekonomi juga tampaknya membuat Libya untuk menyimpan mesin-mesin perangnya.

Sejak dulu, Libya memang menjadi konsumen dari senjata-senjata buatan Rusia. Kejatuhan Khadafi juga menyebabkan kerugian besar bagi Rusia.Sebagai eksportir senjata terbesar nomor 2 dunia, Rusia dilaporkan menderita kerugian sebesar USD4 miliar atau sekira Rp35,8 triliun.

By. RHS