Karo Keuangan NTT Diduga “Makan” Uang Bansos


sergapntt.com [KUPANG] – Os Toda, Kepala Biro (Karo) Keuangan Setda Provinsi Nusa Tengggara Timur (NTT) diduga melakukan tindak korupsi atas dana Bantuan Sosial (Bansos) Tahun Anggaran (TA) 2010. Indikasi makan uang tersebut terkuak setelah Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) NTT membeberkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPKP NTT Tahun Anggaran (TA) 2010.
Selama TA 2010, banyak anggaran di Biro Keuangan yang dikelola semau gue alias tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Misalnya dana bantuan untuk guru kontrak sebesar Rp. 19.087.200.000, Dana hibah  Rp. 6.819.140.300 dan dana bantuan sosial untuk kelompok masyarakat dan perorangan sebesar Rp.10.744.804.000.
Khusus dana bantuan untuk guru kontrak disinyalir telah dimanipulasi oleh Os Toda dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) NTT. Sebab, dana yang telah dicairkan melampaui jumlah guru kontrak yang ada di NTT.
“Memang dana itu ditrasfer ke kabupaten/kota. Tapi,,, setahu saya, jumlah guru tidak sebanding dengan dana yang dikucurkan. Uang lebih banyak dari jumlah guru. Lalu kemana sebagian uangnya? Siapa yang makan? Makanya, sekarang mereka kelimpungan buat laporan untuk disodorkan ke Gubernur,” papar salah seorang pegawai di Biro Keuangan yang mewanti-wanti agar namanya tidak ditulis saat bincang-bincang dengan Sergap NTT disalah satu sudut rung Biro Keuangan pada Selasa (2/11/11).  
Temuan BPKP NTT juga membenarkan kalau pengelolaan dana bantuan untuk guru kontrak sangat buruk. Buktinya, sampai dengan akhir pemeriksaan, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana itu belum diterima Gubernur NTT.
Sedangkan pengelolaan dana bantuan sosial diketahui tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006. Dalam LHP BPKP NTT disebutkan, mekanisme pencairan bantuan sosial sebesar Rp. 6.509.000.000 terhitung Januari hingga September 2010 tidak didukung dengan bukti yang memadai.
Bahkan penggunaan dana bantuan penunjang kegiatan pemerintah dan kemasyarakatan terhitung sejak Oktober hingga Desember 2010 sebesar Rp. 6.679.305.400 dari total anggaran sebesar Rp. 17.400.000.000 tidak jelas.
Lebih ironis lagi, BPKP NTT menemukan dana bantuan sosial sebesar Rp. 4.086.500.000 yang seharusnya diperuntukan bagi masyarakat justru dipakai sendiri oleh Biro Keuangan. Os Toda berdalih, dana 4 milyar lebih itu dipakai pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat saat pemerintah (misalnya gubernur dan wakil gubernur) melakukan kunjungan ke daerah-daerah. Namun setelah dicek oleh BPKP NTT ternyata, penerima bantuan tersebut tidak jelas. Jangankan kwitansi, proposal peminta bantuan itu pun tidak ada sama sekali.
“Pengelolaan keuangan di Biro Keuangan  yang buruk.  Tidak sesuai ketentuan,” tulis BPKP NTT dalam LHP-nya.

Sementara itu Os Toda yang hendak dikonfirmasi terus berusaha menghindar. Berkali-kali didatangi dan dihubungi wartawan, berkali-kali pula Os Toda menghindar. Entah apa masalahnya! (by. edy)

Feby Febiola Direkam Saat Buang Air Kecil


sergapntt.com – Satu lagi peristiwa pelecehan seksual terjadi, dan lagi-lagi artis yang menjadi korbannya. Kini giliran pesinetron Febby Febiola, yang mengalami pelecehan seksual saat dirinya sedang buang air kecil di toilet sebuah mall terkemuka di Jakarta.
Merasa mengalami hal yang tidak mengenakkan dan merasa privasinya dilanggar, artis ini pun lantas melaporkan seorang pria cabul yang kebetulan masih berstatus mahasiswa ini ke Polda Metro Jaya.
“Kalau nggak dikasih hukuman, takutnya dia lakukan lagi. Pas ditanya-tanya juga nggak ada perasaan bersalah. Saya ingin dia ada rasa jera, jadi ya saya laporkan ke polisi,” tukas istri Bruce Deltail.
Febby menceritakan sedikit kronologis kejadian waktu itu. Saat itu, dirinya sedang buang air kecil dan merapikan baju. Lalu saat dirinya melihat ke atas, ternyata ada sebuah ponsel Blackberry yang ditengarai merekam dirinya saat melakukan aktivitas di dalam toilet.
Artis kelahiran 27 Mei 1978 ini pun langsung keluar dan menggedor pintu toilet sebelah, yang ternyata ada seorang pria di situ. Sang pria pun langsung diamankan oleh security dan setelah diteliti ternyata pria tersebut telah merekam sekitar 5 orang wanita sebelum Febby.
“Saya ambil BB-nya, gak ada foto. Tapi pas cek videonya ternyata ada. Dan bukan hanya saya yang direkam, sebelumnya ada 4-5 perempuan yang semuanya sedang buang air kecil,” papar Febby (*)

Cinta Laura Rayakan Halloween Bareng Kim Kardashian


sergapntt.com – Melepaskan anak untuk belajar di luar negeri, jauh dari rumah membuat Herdiana Keihl yang merupakan ibu dari Cinta Laura merasa rindu. Meskipun begitu, Heriana mengaku bahwa dia tidak merasa kahwatir dengan anaknya yang saat ini sedang belajar di salah satu universitas di Amerika Serikat.
Herdiana mengatakan abwha kemarin Cinta sedang melakukka perayaan Halloween disana dan di acara yang diikuti Cinta juga diundang artis Amerika, Kim Kardahsian. Herdiana menambahkan bahwa setiap hari dia berkomunikasi dengan Cinta baik itu lewat BBM maupun Skype.
Disana, Cinta bersama dengan banyak temannya yang sudah kenal dengan dia (Herdiana) sehingga dia tidak emrasa khawatir. Satu lagi, Herdiana mengatakan bahwa Cinta sangat rindu dengan masakan Indonesia, namun tidak dengan kesibukannya sebagai selebritis. (*)

Warga NTT Diajak Puasa Makan Nasi


sergapntt.com [TAMBOLAKA] – Warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur diajak oleh bupatinya untuk puasa makan nasi selama satu hari dalam seminggu. Bahkan hari Kamis telah disepakati sebagai  hari tanpa beras untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai bahan makanan pokok.
“Mungkin,,,, pertama, kita merasa berat. Tetapi lama kelamaan akan menjadi biasa dan tidak jadi soal  lagi,” kata Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, dalam arahannya pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten SBD di Balai Penyuluhan Kecamatan di Desa Karuni, Kecamatan Loura, Sabtu (29/10/2011) siang.
Peringatan puncak HPS itu dihadiri Wakil Bupati SBD, Jakob Malo Bulu, para pimpinan SKPD, para camat, penyuluh pertanian lapangan, kader petani, tokoh masyarakat dan warga masyarakat. Acara itu juga diisi dengan pasar kaget yang menyediakan aneka makanan ringan berbahan lokal, buah-buahan dan sayuran lokal.
Kodi Mete mengajak warga menjadikan hari Kamis setiap minggu sebagai hari tanpa beras di meja makan karena ketergantungan pada beras yang terlalu tinggi. “Kita ini kalau pesta selalu makan nasi dari beras. Biar pinjam di tetangga juga tidak apa-apa, asal makan nasi dari beras. Mana ada pesta yang menyedikan nasi dari jagung saja? Tidak ada itu. Kenapa harus  selalu nasi dari beras,” tantang Kodi Mete.
Dia menguraikan, ketergantungan yang terlampau tinggi pada beras seolah-olah tidak ada bahan pangan lain yang turut menyumbang andil pada kerawanan pangan di masyarakat.  “Masalah besar kita adalah tingginya ketergantungan pangan pada beras, padahal produksi beras menurun,” katanya.
Karena itu dia mengajak masyarakat untuk  tidak hanya menggantungkan harapan pada beras seolah-olah menjadi bahan pangan tunggal dan tidak tergantikan. “Kita sepakat agar hari Kamis adalah hari tanpa beras, hari makan tanpa beras. Pada hari itu kita makan bahan pangan lokal seperti ubi atau pisang. Kenapa tidak?” ajak Kodi Mete. Kodi Mete bahkan mengajak Dinas Ketahanan Pangan menggelar lomba makan pisang.
Ketua Panitia HPS Tingkat Kabupaten SBD, Edy  Tue, membeberkan data-data rinci tentang kondisi pangan, ketersediaan lahan dan produksi beras. Menurut Edy, total kebutuhan pangan Kabupaten SBD tahun 2011 adalah 36.650,7 ton beras, sedangkan total produksi hanya 32.191,8 ton beras. “Karena itu Kabupaten Sumba Barat Daya masih mendatangkan beras  dari propinsi tetangga,” kata Edy.
Edy mengingatkan bahwa pangan lokal non beras adalah pangan yang dapat dibanggakan, terutama ubi-ubian  mengingat potensi daerah SBD sangat mendukung untuk memproduksi pangan lokal. Dia merincikan lahan potensial seluas 55.338 hektar, yang sudah difungsikan 43.892 hektar, yang belum difungsikan seluas 14.672 hektar. (by.cis/pk)

Inter Masih Tetap Kuat


sergapntt.com –  Kapten Inter Milan, Javier Zanetti yakin jika timnya sudah membuktikan jika mereka belum habis dengan kemenangan atas Lille di Liga Champions kemarin. Giampaolo Pazzini mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut dan membawa Nerazzurri kembali ke jalur yang benar, setelah sebelumnya menderita dua kekalahan beruntun di Serie A.
 “Saya pikir skuad kami sudah benar-benar menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan malam ini, menunjukkan karakter dan pengorbanan besar usai kalah dalam dua laga beruntun di Serie A,” kata Zanetti kepada Inter Channel .
“Meraih kemenangan malam ini tidaklah mudah sama sekali, terutama di sini, namun kemenangan yang sudah kami raih susah payah ini, di mana spirit tim sudah bersinar, amatlah penting. ” 
“Tidaklah terlalu penting untuk melihat di mana posisi kami di liga saat ini, kami harus menatap ke depan, “imbuh Zanetti yang kemarin mencatat penampilan ke-100 bersama klub di kompetisi Eropa.
“Saya pikir fans tahu apa yang kami lalui dan bahwa kami melewatinya bersama-sam – sama seperti saat kami menang hari ini, sejak sekarang kamu semua harus maju bersama -sama. Kami harus bersatu dan bereaksi. “
 “Inilah kemenangan yang kami butuhkan, kami sedikit kesulitan untuk mencapainya, namun kami menunjukkan karakter hebat kala melakukan itu,” pungkas bek asal Argentina itu.  (by. foti / row)