Bencana Kelaparan Melanda Sumba Timur


sergapntt.com [KUPANG] -> Bencana kelaparan melanda penduduk Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah setempat menyatakan, setelah diidentifikasi, persediaan pangan masyarakat nyaris tidak tersisa di 74 desa dari 156 desa/kelurahan yang tersebar di 22 kecamatan di Sumba Timur. Akibatnya, dalam dua minggu ke depan pemerintah harus segera turun tangan mengintervensi dengan beras cadangan yang menjadi kewenangan bupati. 


Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora saat dihubungi per telepon genggamnya mengatakan, intervensi pemerintah dalam mengatasi krisis pangan masyarakat di 74 desa tersebut segera dilakukan selama dua pekan ini. Beras cadangan pemerintah yang tersedia di gudang Bulog setempat segera didistribusikan ke titik-titik rawan pangan untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis pangan akibat akibat gagal panen dan gagal tanam pada musim tanam yang lalu.

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumba Timur juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar krisis pangan hebat tahun ini bisa ditanggulangi. Apalagi, masih sekitar 200 ton beras bantuan Menko Kesra tahun 2009 lalu yang belum diterima, ketika terjadi krisis pangan hebat serupa di daerah tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Esthon Leyloh Foenay secara terpisah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah menerima laporan dari Kabupaten Sumba Timur dan Timor Tengah Utara (TTU) tentang krisis pangan di daerah tersebut. Untuk itu, pemerintah kedua kabupaten itu diharapkan memanfaatkan beras bantuan tanggap darurat dari pemerintah pusat  untuk melakukan intervensi awal dalam membantu penanggulangan rawan pangan.
Kata Eshon, pemerintah telah mengalokasikan beras bantuan tanggap darurat sebanyak 100 ton untuk setiap kabupaten/ kota setiap tahunnya. Di mana, beras tersebut diperuntukan untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana alam, termasuk krisis pangan yang dialami masyarakat.

Dosen Falkutas  Pertanian Undana, Leta Rafael Levis mengatakan, pemerintah tidak perlu panik dalam menyikapi kondisi kekeringan yang melanda hampir di seluruh wilayah NTT. Sebab, kondisi serupa bukan saja terjadi di Indonesia, tetapi juga di sejumlah Negara.  Sebenarnya, kekeringan tidak menjadi penyebab krisis pangan ini, tetapi akibat perubahan  cuaca pada awal tahun yang hujan terus-menerus sehingga terjadi gagal tanam.

Yang perlu  dilakukan pemerintah adalah menyiapkan program darurat untuk mengatasi rawan pangan agar tidak berpolemik tentang kekeringan dan krisis pangan. (by. yos)

Allah adalah kasih?


sergapntt.com -> Apa artinya Allah adalah kasih? Pertama-tama kita perlu melihat bagaimana Firman Tuhan, Alkitab, menggambarkan ”kasih,” dan kemudian kita akan melihat beberapa cara pengajaran ini diterapkan pada Allah. ”Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap” (1 Korintus 13:4-8).

Ini adalah cara Allah menggambarkan kasih. Allah adalah seperti yang digambarkan itu, dan orang Kristen perlu menjadikan ini sebagai tujuan mereka (walaupun selalu dalam proses). Ekspresi yang paling utama dari kasih Allah dikomunikasikan kepada kita dalam Yohanes 3:16 dan Roma 5:8. ”Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Roma 5:8). Dari ayat-ayat ini kita bisa melihat bahwa Allah sangat menginginkan kita bersama-sama dengan Dia dalam rumahNya yang kekal, Surga. Dia telah membuka jalan dengan membayar harga dosa-dosa kita. Dia mengasihi kita karena Dia memilih untuk melalukan hal itu. ”Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak” (Hosea 11:8). Kasih mengampuni. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9).

Kasih (Allah) tidak memaksakan diri pada orang lain. Orang-orang yang datang kepadaNya, datang kepadaNya sebagai respons terhadap kasihNya. Kasih (Allah) menyatakan kemurahan pada semua orang. Kasih (Yesus) berbuat baik kepada semua orang tanpa memandang bulu. Kasih (Yesus) tidak cemburu pada apa yang orang lain miliki, hidup sederhana tanpa mengeluh. Kasih (Yesus) tidak membesar-besarkan diri sekalipun Dia dapat mengalahkan semua orang lain. Kasih (Allah) tidak menuntut ketaatan. Allah tidak menuntut ketaatan dari sang Anak, namun sang Anak secara sukarela menaati BapaNya di surga. ”Dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku” (Yohanes 14:31). Kasih (Yesus) selalu memperhatikan kepentingan orang lain.

Gambaran singkat mengenai kasih ini mengungkapkan hidup yang tidak mementingkan diri sendiri, sesuatu yang bertentangan dengan hidup mementingkan sendiri dari dunia ini. Yang luar biasa, Tuhan telah memberikan kepada mereka yang menerima AnakNya, Yesus, sebagai Juruselamat mereka dari dosa, kemampuan untuk mengasihi sebagaimana Dia mengasihi. Dia memberikan ini melalui kuasa Roh Kudus (lihat Yohanes 1:12; 1 Yohanes 3:1, 23, 24). Suatu tantangan dan hak istimewa yang luarbiasa! (*)

Sukseskan Pemilu Kada, KPUD Kota Kupang Butuh Rp. 29 M


sergapntt.com [KUPANG] -> Guna mensukseskan Pemilu Kada di Kota Kupang pada tahun 2012 nanti, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kupang membutuhkan dana sebesar Rp. 29 miliar. Dana ini termasuk perhitungan untuk dua kali putaran pemungutan suara. Meski sudah diajukan, namun sampai sekarang Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang belum juga mengalokasikan dana tersebut. Akibatnya, aktivitas persiapan pemilu kada belum bisa dilakukan.
Saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (6/9/11), Ketua KPUD Kota Kupang, Danny Ratu mengatakan KPUD sudah menyiapkan rancangan kebutuhan anggaran untuk dibahas dalam sidang perubahan APBD 2011 di DPRD Kota Kupang.
“Kami ajukan kebutuhan dana pemilu kada Kota Kupang Rp 29 miliar untuk persiapan dua putaran. Ini baru berupa usulan. Nanti akan dibahas lagi bersama DPRD. Dan, sampai saat ini Pemkot Kupang belum kucurkan dana untuk pemilu kada. Kami baru dialokasikan dana dari pusat (APBN) namun sangat minim untuk kebutuhan sosialisasi kepada pemilih pemula di enam SMA di Kota Kupang,” jelas Danny.
Dia berharap minimal November 2011 nanti, kebutuhan anggaran sudah terpenuhi karena pada awal Desember 2011 nanti,  gong pemilu kada ditabuhkan dan saat itu tahapan pemilu kada mulai berjalan. (sumber: pos kupang)

Muntaber Makan Korban, 1 Meninggal, 1 Masih Dirawat Di Rumah Sakit


sergapntt.com [KUPANG] -> Penyakit muntaber kembali menyerang anak kembar, buah hati dari pasangan Daniel Sive dan Lita Penuam, warga Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Akibat penyakit itu, si sulung, Migel Sive meninggal dunia dan sudah dimakamkan pada Rabu (7/9/2011). Sedangkan adiknya, Maxi Sive, kini sedang dirawat intensif di ruang instalasi rawat darurat (IRD) Rumah Sakit Umum (RSU) Prof. Dr. WZ Johannes Kupang.
Demikian dibeberkan oleh Orni Bandie, salah seorang keluarga korban di ruang IRD RSU Kupang pada Kamis (8/9/2011) siang.
“Anak itu mengalami muntaber sekitar 12 jam, mulai pukul 11.00 Wita hingga meninggal dunia pada pukul 23.00 wita. Sampai beraknya cuma air saja tanpa kotoran. Kembarnya Maxi Sive juga mengalami hal yang sama. Setelah saudara kembarnya meninggal, baru Maxi Sive dibawa ke IRD RSU Kupang,” tutur Bandie.
Saat ini, kata bandie, kondisi Maxi Sive semakin membaik. Karena itu, ia memperkirakan satu dua hari lagi, kesehatan bayi yang baru berusia tiga bulan tersebut akan kembali seperti semula.
Di Rumah Sakit tampak Maxi Sive terbaring di tempat tidur ruang IRD RSU Kupang. Ia didampingi saudaranya Sindi dan Orni Bandie. Di ruang IRD ini ada tiga anak yang dirawat.
Satu diantaranya, bernama Putra Aditio, berusia tiga tahun, empat bulan, juga sedang dirawat karena mengalami demam dan muntah-muntah.
Putra Aditio didampingi ibunya bernama Ida Onfat, warga Kelurahan Lasiana. Mereka tinggal di sekitar jalan menuju kampus Undana di KM 12.
“Anak saya menderita demam disertai muntah-muntah. Saat ini dia sudah mendapat perawatan di IRD RSU Kupang dan diberi infus. Saya harap anak ini segera sembuh,” kata  Ida Onfat sambil membelai anaknya.
Kepala IRD RSU Kupang, dr. Hosiani In Rantau, M.Kes, ketika ditemui secara terpisah, mengatakan, jumlah pasien diare dan demam terutama anak-anak, kini  cenderung meningkat.
Hanya umumnya sudah dialihkan ke ruang anak atau bangsal anak RSU Kupang sehingga yang ada di IRD tinggal satu dua anak saja. (sumber: pos kupang)

Komodo Jadi Maskot SEA GAMES 2011


sergapntt.com [JAKARTA] -> Pemerintah menetapkan maskot SEA Games XXVI/2011 adalah Komodo, biawak raksasa yang habitat aslinya di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karena itu, dalam penyelenggaraan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun ini di Jakarta, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya diundang khusus Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora), Andi Alfian Mallarangeng untuk bersama Ketua Umum KONI/KOI, Rita Subowo dan Ketua Panitia Nasional INASOC, Rahmat Gobel menyerahkan maskot SEA Games bernama Modo-Modi kepada Wakil Presiden (Wapres) RI, Boediono yang hadir langsung dalam upacara tersebut.
Hal ini disampaikan Mennegpora, Andi Alfian Mallarangeng dipenghujung rapat kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan jajaran Kemennegpora, KONI/KOI, dan INASOC di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 8 September 2011. 
Menurut Andi, pada puncak peringatan Haornas tingkat nasional yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat 9 September 2011 pagi ini, Menpora didampingi Panitia Nasional SEA Games dan Gubernur NTT akan menyerahkan Komodo sebagai maskot SEA Games XXVI/2011.
Untuk diketahui, penetapan Modo-Modi (pasangan komodo jantan dan komodo betina) sebagai maskot SEA Games dilakukan pada 25 April 2011 lalu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Ditempat terpisah, Asisten Deputi (Asdep) Olahraga Industri, Kemennegpora, Thobias Tubulau saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, 8 September 2011 mengatakan, penetapan Komodo sebagai maskot SEA Games bukan secara kebetulan, namun melalui pertimbangan yang matang, dimana Indonesia sebagai tuan rumah, pelaksanaan even akbar ini akan berlangsung di Jakarta dan Palembang (Sumsel).
“Karena Indonesia ini luas, maka maskotnya diambil dari Indonesia Timur, yakni Komodo yang habitatnya di NTT sehingga biar semua orang tahu bahwa Indonesia ini luas. Pak Menpora (Andi Mallarangeng, Red) ingin agar Indonesia yang luas ini dikenal, jangan hanya bagian barat saja yang dikenal, tapi bagian timur juga harus dikenal,” kata Thobias mengutip pernyataan Menpora.
Thobias mengatakan, undangan khusus kepada Gubernur NTT untuk hadir mendampingi Menpora menyerahkan Maskot ke Wapres merupakan bentuk penghargaan.”Karena Komodo adanya di NTT, sehingga Gubernur NTT yang diundang,” jelas Thobias. (by. justis)