Selamat Jalan Ade,,,,!


sergapntt.com [JAKARTA] – Presenter sekaligus komedian Syamsul Effendi atau yang terkenal dengan nama Ade Namnung meninggal dunia sekitar pukul 11.45 WIB. Ade meninggal akibat serangan jantung.

“Tadi kena serangan jantung,” ungkap kakak Ade, Dodik, Selasa (31/1/2012) siang.

Ade meninggal di usia ke-34 tahun. Ia sempat beberapa pekan dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya, lalu dipindahkan ke RS Mitra Keluarga Cibubur.

Ade saat itu dirawat karena stroke. Kondisinya pun sempat membaik, namun kemudian kembali drop.

Sejumlah teman Ade juga telah melayangkan ucapan turun berduka cita,baik secara langsung maupun via facebook maupun twitter.

“Telah Berpulang Ke Rahmatullah Syamsul Effendi / ADE NAMNUNG Pukul 11.45..Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Beliau Semasa Hidup..Amin,” tulis standup comedian Ronny Immanuel atau Mongol.
“Selamat jalan Ade,,,! Moga Tuhan bersamamu di Surga”.

Sebenarnya Ade sudah keluar dari rumah sakit sejak Minggu (22/1/2012) lalu. Namun, presenter bertubuh besar itu tiba-tiba berubah pikiran dan memilih untuk tetap tinggal di rumah sakit.

“Dia berubah pikiran, katanya nggak mau menyusahkan orang,” tutur adik Ade, Dilla saat berbincang melalui ponselnya.

By. SANTI/DC

Mangan Timor Bakal Senasib Dengan Cendana


sergapntt.com [KUPANG] – Potensi mangan yang ada di pulau Timor bakal senasib dengan kayu cendana. Pelan tapi pasti, kekayaan alam ini nyaris tak terlihat lagi. Sebab, kini sejumlah perusahaan besar dari luar negeri berbondong-bondong mengeruk mangan dari tanah Timor, mulai dari Kabupaten Kupang hingga Belu.    
Bukti gelondongan cendana yang dirampok
dari hutan pulau Timor
Perusahaan tambang mineral asal Jerman, Bracken International Mining belum lama ini telah menambahkan suntikan dana sebesar 500 juta Euro, guna mengembangkan proyek penambangan mangan di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perusahaan yang listing di Bursa Efek Frankfurt dengan kode 1BM ini, berencana memulai produksi mangannya di Kupang pada Juli 2012. Direncanakan produksi awal Bracken di Kupang sebesar 41.000 ton mangan per bulan, dengan tujuan ekspor China.

Chairman Bracken International Mining, Luke Bracken mengungkapkan, proyeknya di Kupang terdiri dari enam tambang mangan, pada lahan seluas 8.208,6 hektar. “Kami bercita-cita menjadi pemimpin dunia di bidang pertambangan mangan,” ujarnya.

Bracken International Mining sendiri listing di Bursa Efek Frakfurt sejak Oktober 2011, dan telah memegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Produksi untuk enam tambang mangannya di Kupang, yang dimiliki Bracken 100%. Total cadangan pada enam tambang itu mencapai 300 juta ton.

Dengan tambahan dana 500 juta Eiro, kata Luke Bracken, maka total investasi yang ditanamkannya untuk penambangan mangan di Kupang, mencapai lebih dari 1 miliar Euro. Produksinya dijadwalkan mulai Juli 2012 dari enam tambang, dengan tujuan ekspor China.

Kelebihan tambang Bracken, ialah letaknya yang hanya 35 kilometer dari pelabuhan utama Kupang. Bracken International Mining juga telah memegang izin untuk pembangunan smelter, yang akan mengolah mangan dengan produk akhir silikon mangan dan besi siap pakai.

Produksi tambang Bracken di NTT sendiri telah dimulai dalam jumlah terbatas, sejak 2010. Dari pengiriman sample produk itu, Bracken berhasil menggaet beberapa calon pelanggan dari China, termasuk Sino Baja dan Shanghai Industri. “Peresmian produksi perdana dilakukan Maret 2012,” tambahnya.

Menurutnya, tahap pertama produksi dan pengapalan ke China, akan menghasilkan arus kas langsung bagi perusahaan. Hal ini memungkinkan Bracken untuk mendapatkan sertifikasi JORC, atas kelayakan proyeknya di tahap dua pada 2013 atau 2014.

Keseluruhan proyek tersebut, diyakini mengandung sumber daya tereka sebesar 299,600 juta metrik ton mangan kelas tinggi, dengan kadar 50 – 69%. Data ini ini merupakan hasil konfrimasi dengan perusahaan Korea, Dongbu Logam.

Luke Bracken menambahkan, belanja modal yang dibutuhkan untuk membawa proyek tersebut ke tahap produksi, diperkirakan Euro 80.800.000 pada tahun pertama, dengan tingkat produksi 41.000 ton per bulan. Produksi tahap kedua akan digenjot menjadi 240.000 metrik ton per bulan.

“Prioritas perusahaan adalah untuk mengelola aset ekonomi, sembari memenuhi kebutuhan pengguna akhir. Perusahaan ini berkomitmen untuk membangun pasokan mangan dengan baik dan produktif, yang akan memberikan manfaat bagi pelanggan, investor, dan masyarakat NTT,” tandasnya.

By. CIS/MAJALAH TAMBANG

Sail Komodo 2013, Jalan Pintas menuju Dunia Pariwisata NTT


sergapntt.com [KUPANG] – Sail Komodo merupakan ajang promosi dunia pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada dunia internasional. Sebab, NTT memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Selain unik, potensi pariwisata yang ada di NTT tidak dimiliki oleh daerah atau negara lain di dunia. Sebut saja Komodo, Danau Tiga Warna Kelimutu, Surga Bawah Laut 17 Pulau Riung, Pasola, olahraga tinju tradisional, dan masih banyak lagi.
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, gagasan untuk menggelar Sail Komodo 2013 sesungguhnya untuk membuka jalan bagi peserta sail agar bisa sampai ke pulau-pulau di NTT. Bisa dibilang kegiatan ini merupakan jalan pintas menuju dunia pariwisata di NTT yang selama ini belum tersentuh wisatawan lokal dan manca negara.

Kata Lebu Raya, di NTT para wisatawan bisa mengenal masyarakat, memahami berbagai keanekaragaman budaya yang ada, menikmati keindahan alam dan pesona wisata baik alam, bahari dan wisata religi serta atraksi budaya yang disunguhkan di setiap daerah sesuai karakteristik masing-masing daerah.

“Saat ini pemerintah memang sedang menggagas kegiatan Sail Komodo 2013. Kita berharap, Sail Komodo ini menjadi jalan bagi para peserta untuk bisa sampai ke berbagai pelosok pulau di NTT,” ujarnya.

Selama beberapa tahun terakhir, para peserta Sail Indonesia hanya menjadikan NTT sebagai pintu masuk dan menyinggahi beberapa kabupaten seperti Kupang, Alor, Flores Timur, Sikka, Ende dan Manggarai.

Tetapi melalui Sail Komodo 2013, para peserta bisa lebih fokus menyinggahi pulau-pulau di NTT yang sebelumnya tidak pernah disinggahi dan menjadikannya sebagai destinasi baru bagi wisatawan di masa yang akan datang.

Untuk itu Lebu Raya mengharapkan dukungan politik dari DPRD NTT untuk menyukseskan penyelenggaraan Sail Komodo 2013.

Mengenai penggunaan nama Sail Komodo, Lebu Raya mengaku, karena nama binatang langka nan raksasa Komodo sudah mendunia setelah ditetapkan sebagai finalis tujuh keajaiban dunia versi News Seven Wonder.

Mengenai persiapan, Pemerintah NTT sudah mengusulkan kepada Presiden untuk mendapat persetujuan. Sebab, kegiatan ini melibatkan negara-negara di dunia.

Untuk mendukung Sail Komodo 2013, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan menggelar Festival Kelimutu pada Agustus 2012, sekaligus menjadikan momentum untuk memperkenalkan Sail Komodo 2013 kepada masyarakat NTT.

Festival Kelimutu rencananya akan digelar bersamaan dengan Festival Budaya Flores dan Lembata (Florata) di Ende. “Sampai saat ini, kami sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar bisa membiayai kegiatan Festival Kelimutu yang akan dilakukan pada bulan Agustus 2012, karena kegiatan ini sekaligus untuk memperkenalkan Sail Komodo 2013,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT, HA Haris, di Kupang.

Haris mengatakan, festival ini akan diikuti para peserta dari sembilan kabupaten yakni Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende sebagai tuan rumah, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan NTT, Bruno Kupok mengatakan, untuk mendukung terselenggaranya Sail Komodo, di Tahun Anggaran (TA) 2012 ini, Pempus telah mengalokasikan dana Rp1 triliyun lebih untuk memperbaiki sekaligus membangun sarana prasarana jalan, serta pelabuhan laut dan bandara baru di NTT.
“Tahun 2012 ini kita mendapat alokasi dana Rp1.255.194.912.000 yang terbagi untuk sarana darat Rp90.173.353.000, Laut Rp751.252.287.000 dan Udara Rp413.769.270.000. Ya,,, kita berharap Sail Komodo ini sukses seperti yang kita harapkan, yakni NTT makin terkenal di dunia luar, serta makin  banyak dikunjungi wisatawan, yang ujung-ujungnya mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat NTT,” ucapnya, berharap
by. ENYA da BARA/CHRIS PARERA

Pempus Kirim Guru ke Kabupaten Kupang


sergapntt.com [KUPANG] – Kabupaten Kupang kebagian jatah guru yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat (Pempus) melalui program  Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemedikbud).  Undiksha merupakan salah satu universitas yang ditunjuk Pempus untuk mengirimkan puluhan guru ke Kabupaten Kupang
Demikian disampaikan oleh Pembantu Rektor I Undiksa, Prof. Dr. I Made Sutama M.Pd yang ditemui SERGAP NTT saat mendampingi 68 orang guru asal Undiksha di Bandara El Tari Kupang.
Menurut Made Sutama, masa kerja Undiksa akan berakhir Desember 2012. Namun kegiatan tersebut diharapkan mampu menyiapkan tenaga pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru.
Tahun ini, Kemendikbud telah menunjuk sekitar 13 universitas atau Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk melaksanakan SM-3T. Dalam program SM-3T ini, para sarjana pendidikan yang belum bertugas sebagai guru akan ditugaskan selama satu tahun pada daerah 3T.
Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd
Selain Undiksha, 12 LPTK lain yang ditunjuk Pempus, yakni Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Malang (UM), UPI Bandung, Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Manado (Unima), dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Made Sutama mengaku, mahasiswa lulusan Undikhsa akan ditugaskan sebagai pengajar di sekolah-sekolah di kabupaten Kupang selama 1 tahun. “Saya selaku penanggungjawab saat ini bersama tenaga pendidik lulusan mahasiswa Undikhsa akan bertugas di Kabupaten Kupang dan mengajar di sekolah-sekolah dasar hingga SMA/SMK hingga Desember 2012,” paparnya.
Kata Made Sutama, secara teknis, penyebaran tenaga pengajar asal Undiksa akan diatur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdanK) Kabupaten Kupang. Lulusan Undiksha yang dikirim ke Kupang memiliki dispilin ilmu, antara lain PGSD, Pendidikan ilmu-ilmu eksata, ilmu sosial dan lain sebagainya. Para guru ini akan diberi insentif sebesar Rp 2,5 juta per bulan plus asuransi.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah PdanK Kabupaten Kupang, Imanuel Buan yang ditemui di sela-sela penjemputan rombongan Undiksha mengatakan, di Kabupaten Kupang sebenarnya sudah cukup banyak tenaga guru. Hanya saja masih mengalami kekurangan guru dengan spesifikasi disiplin ilmu tertentu.
“Kami  memiliki tenaga pendidik yang cukup banyak namun terkadang penempatan tidak sesuai dengan disiplin ilmunya”, ungkapnya.
By. ALEXANDER RISTIYANTO

Dan Adoe dan Yonas Salean “Diserang”


sergapntt.com [KUPANG] – Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe dan Calon Walikota Kupang, Drs. Yonas Salean diserang dengan isu-isu negatif melalui selebaran yang dibagi-bagikan orang tak dikenal kepada warga Kota Kupang dengan tujuan agar pemilih Kota Kupang tidak memilih mereka berdua dalam pemilihan calon walikota dan wakil walikota Kupang periode 2012-2017 yang bakal dilaksanakan pada 1 Mei 2012 mendatang.
Copyan selebaran dengan tema himbauan kepada pemilih Kota Kupang itu tercatat dibuat oleh Ejbend Doeka, Mantan Ketua KNPI NTT Periode 2002-2007.
Namun  Ejbend Doeka yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang dengan tegas membantahnya. “Saya mau tegaskan bahwa saya tidak pernah membuat selebaran itu, dan tidak ada kepentingan apa-apa terhadap suksesi walikota dan wakil walikota nanti,” kata Ejbends kepada wartawan di Kupang, Senin (30/1/12).
Dia mengatakan, selebaran yang diedarkan tersebut, dikeluarkan oleh oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab, hanya untuk kepentingan sesaat dan untuk menjatuhkan karier dirinya sebagai seorang kepala dinas.
Dia menjelaskan, selebaran yang diedarkan dengan mencatut namanya itu, bertujuan untuk memecah belah hubungan kekerabatan dan kekeluargaan antar warga yang sudah terjalin baik.
Selain itu, menurut Ejbends yang juga mantan ketua KNPI NTT Periode 2002-2007, selebaran itu juga untuk memecah belah hubungan antar bakal calon yang ada yang sudah siap untuk mengikuti suksesi walikota Kupang.
Dalam selebaran tersebut, Ejbends disebut sebagai penulis, dan memberikan himbaun kepada masyarakat Kota Kupang untuk tidak memiliih Dan Adoe dan Yonas Salean karena terbelit sejumlah kasus.
Dan Adoe disebut memiliki selingkuhan anak baru gede (ABG) di Jakarta dan terkait kasus korupsi dana APBD Kota Kupang serta dituding sebagai pemeras para pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang. Dan Adoe juga dituding memberikan sebagian besar proyek Pemkot Kupang untuk dikerjakan oleh istri, anak-anak, serta keluarga besarnya.
Sementara Jonas Salean sewaktu masih menjabat sebagai Sekda Kota Kupang berperilaku korup dana kontijensi dana operasional DPRD Kota Kupang serta sejumlah dana pemerintah lainnya.
Jonas Salean juga divonis berperilaku menyimpang dengan melakukan perbuatan amoral yakni selingkuh dengan para PNS muda di Kota Kupang, selama menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah hingga menjabat sebagai Sekda Kota Kupang.
Bakal calon lainnya yang juga ikut ditulis dalam selebaran itu, yakni Herman Man. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang itu disebut juga pernah melakukan perbuatan selingkuh dengan ABG di sebuah kamar di Hotel Sasando Kupang sambil menggunakan narkoba.
Selebaran yang juga melampirkan copyan KTP milik Ejbends tersebut, menghimbau kepada masyarakat Kota Kupang untuk memilih calon walikota yang datang dari luar birokrasi seperti Viktor Lerik, Paul Liyanto, Jefri Riwu Kore dan Stanis Say.
“Saya mau tegaskan bahwa saya tidak pernah membuat selebaran itu, dan tidak ada kepentingan apa-apa terhadap suksesi walikota dan wakil walikota nanti”
Sementara itu, Dan Adoe melalui Kabag Humas dan Protokol setda Kota Kupang, Noce Nus Loah mengatakan, selebaran tersebut merupakan selebaran tak bertanggung jawab yang bertujuan memecah belah kehidupan dan kerukunan hidup warga Kota Kupang.
Kendati demikian, lanjut Noce, Dan Adoe meminta warga Kota Kupang untuk tidak terpengaruh. Karena itu merupakan langkah gelap dari permainan politik yang tidak bernilai.
“Masyarakat jangan terpengaruh dengan selebaran itu, tetapi tetap bertanggung jawab untuk melaksanakan pilkada dengan damai dan aman,” kata Noce mengulangi pesan Dan Adoe.
By. AMA/CHRIS PARERA