Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi, mengatakan dalam konferensi pers bahwa anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun telah diamankan dari cengkeraman empat pemberontak di bagian timur provinsi Kunar pada tanggal 15 Februari 2012.
“Teroris menipu keluarga mereka dengan berjanji untuk mengirim mereka ke berbagai seminari di Pakistan, padahal mereka akan dicuci otak dan disiapkan untuk bom bunuh diri terhadap pasukan Afghanistan dan pasukan internasional di Afghanistan,” ucap Sediqqi kepada AFP, Senin (20/02/2012).
“Polisi menangkap empat tersangka dan anak-anak kembali ke keluarga mereka,” imbuh Sediq.
Pada tanggal 12 Februari, pemerintah Afghanistan mengumumkan penangkapan dua calon pelaku bom bunuh diri yang berusia 10 tahun. Diduga berencana untuk menyerang pasukan Afghanistan dan pasukan internasional di provinsi selatan Kandahar, tempat kelahiran Taliban.
Mereka telah dilepaskan Agustus lalu, bersama dengan 18 anak-anak lain, setelah menerima pengampunan dari Presiden Afghanistan, Hamid Karzai.
Taliban, yang memimpin 10 tahun pemberontakan terhadap pemerintahan Karzai, dilaporkan telah menggunakan anak-anak dan remaja untuk melakukan serangan terhadap pasukan keamanan.
by. ser/vid/mpr
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar