BBPP Dukung Swasembada Daging


sergapntt.com, KUPANG – Dalam rangka swasembada daging sapi tahun 2014 mendatang khususnya di Provinsi NTT, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang hari ini Selasa (6/3) menggelar Lokakarya dengan thema : Membangun SDM Peternakan Sapi di Provinsi NTT dalam Mendukung Swasembada Daging 2014 bertempat di aula BBPP Noelbaki Kupang.
Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si yang membuka dan memberi pengarahan dalam kegiatan lokakarya dimaksud mengatakan, strategi yang dikembangkan untuk mendukung NTT sebagai Provinsi Ternak dan swasembada daging nasional tahun 2014 adalah meningkatkan kemampuan penyediaan (populasi) dan meningkatkan kemampuan penawaran melalui peningkatan kualitas dan daya saing. Strategi tersebut kata Wagub, dilaksanakan dengan tiga pendekatan yakni pendekatan sosial ekonomi, pendekatan teknis dan pendekatan institusi.
Menurut alumnus Magister Studi Pembangunan Program Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, untuk mempercepat pertumbuhan industri peternakan sangat dibutuhkan in put yang besar dari pemerintah yaitu pengalokasian dana yang efektif dan sesuai kebutuhan, pengembangan teknologi tepat guna sesuai tuntutan kondisi wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan paket perkreditan dari lembaga-lembaga keuangan, kebijakan rantai pemasaran dan pengolahan untuk meningkatkan proses peningkatan nilai tambah.
Esthon Foenay
Wagub menjelaskan, peningkatan populasi ternak sapi sangat strategis karena berdampak langsung terhadap perekonomian rakyat dan daerah Timor Barat mengingat ternak sapi mempunyai tingkat penawaran yang cukup besar untuk pasar regional dan nasional yaitu rata-rata sebesar 1.696.417 ekor per tahun. Usaha ternak sapi potong kata mantan Kepala Bappeda NTT ini menjadi penarik dan pendorong kegiatan ekonomi lainnya yaitu (a) kegiatan menarik sektor lainnya : tenaga kerja, perdagangan dan jasa; (b) industri pengolahan, tenaga kerja, industri pupuk organik, jasa perdagangan dan transportasi.
“Saya pikir usaha ternak sapi potong dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi Timor Barat karena perannya yang dominan dalam peningkatan kontribusi sektor peternakan pada PDRB Timor Barat serta sumber pemenuhan kebutuhan utama daging di daerah,” jelas Wagub.
by. verry guru

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?