Rita, Si Polwan Yang Ngaku Pakai Ekstasi


sergapntt.com, JAKARTA – Rita,,,,Rita,,,! Begitulah sejumlah angota polisi di Polres Jakarta Selatan mengeluh perih saat mengetahui Iptu. Rita, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Selatan ditangkap Propam Polda Metro Jaya karena terbukti mengkonsumsi ekstasi di Diskotik Stadium, Jakarta Barat.
Kepala Bidang humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, Rita telah mengakui terus terang bahwa dirinya menggunakan narkoba, dan hasil tes urin pun membenarkannya.

“Dia mengaku mengunakan narkoba di diskotek,” ucapnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (13/3/2012).

Rita, lanjut Rikwanto, selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

“Dia tidak ditahan, dan hanya dicopot dari jabatannya,” ucapnya.

Sebelum menangkap Rita, Polda Metro Jaya terlebih dahulu menangkap Kapolsek Cibarusah AKP HBS saat mengkonsumsi sabu-sabu di rumah dinasnya di daerah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita dua bungkus plastik kecil sabu yang berukuran masing-masing 0,57 gram sabu dan 0,3 gram. Sebuah korek gas, gunting, dua buah bong, tiga pipa penyambung besar, dua kepala kompor untuk pembakar serta spirtus ditambah alat penyedot.

Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan dilakukan penahanan atas dirinya. Atas tindakannya tersebut, Kapolres Cibarusah tersebut dijerat dengan pasal UU Narkotika Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima tahun ke atas.


Dari penangkapan sang kapolsek inilah akhirnya Rita juga ditangkap. Rita dibekuk setelah mendapat informasi dari HBS.  
Kapolres Jakarta Selatan , Kombes. Imam Sugianto mengatakan, Rita sudah dicopot dari jabatannya. Hal itu dilakukan setelah hasil tes urinenya dinyatakan mengandung methamphetamine.

“Hasilnya baru keluar Senin kemarin,” kata Imam saat dihubungi pada Selasa, 13 Maret 2012. “Sekarang dia non-job.”

Meski urine Rita mengandungmethamphetamine, Rita tidak dipidanakan karena polisi tidak menemukan barang bukti. Kepolisian, kata Imam, hanya mengenakan sanksi indisipliner.

Ini adalah kasus kedua seorang perwira polisi kedapatan menggunakan narkotik dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, bekas Kepala Kepolisian Sektor Cibarusah Ajun Komisaris Heru Budi yang terjerat kasus narkotik. Ia tertangkap tangan sedang menggunakan sabu-sabu di rumah dinasnya di Bekasi, Jumat, 9 Maret 2012.

by. hendro/cis

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?