Kisah Pilu Pencuri Yang Diperkosa Polisi


KEFAMENANU — NM alias YM (16), menceritakan kronologis dirinya diperkosa oknum anggota polisi jaga di Polres TTU bernama Dodi. NM yang ditemui saat jeda pemeriksaan di Mapolres TTU, Rabu siang, menuturkan, pada Jumat (16/3/2012) malam, ketika dirinya sedang tertidur pulas tiba-tiba Dodi masuk ke ruang tahanannya dan membangunkan dirinya.

“Saat itu saya sedang tidur. Tiba-tiba dia datang kasi bangun saya. Lalu dia bilang kamu mau keluar dari sini? Saya bilang,  tidak bisa karena saya sudah di dalam. Tapi dia bilang, kalau kamu tidak keluar dari sini kamu akan dipenjara seumur hidup. Lalu saya bilang, saya mau keluar dari sini. Dia suruh saya panjat tembok dan buka plafon. Pas saya buka plafon ada terali besi. Saya beritahu dia, kalau saya tidak bisa keluar lewat plafon karena ada terali besi. Dia suruh saya turun kembali. Kemudian dia buka pintu dan suruh  saya keluar,” kata NM.

NM mengungkapkan, setelah berhasil keluar dari ruang tahanan,  Dodi  menyuruh dirinya menunggu di samping kamar mandi. Sementara  Dodi mengunci kembali pintu ruang tahanan. Saat itu, kata NM, tepat pukul 12.00 Wita. Setelah mengunci pintu tahanan, Dodi keluar menemui dirinya di samping kamar mandi.  “Dia naik ke tembok dan merusak plafon di luar. Di bilang, kalau suatu saat saya ditangkap dan ditanya keluar lewat mana, saya jawab saja keluar lewat plafon yang rusak itu,” ungkap YM.

Setelah merusak plafon, NM mengaku, dirinya dan Dodi  keluar dari Polres TTU melalui pintu belakang  menyusuri halaman belakang rumah jabatan Kapolores TTU. Sampai di halaman belakang asrama anggota Polres TTU,  Dodi mengajaknya  berhubungan sex. “Di belakang asrama anggota  kami sempat `main’.  Saya terpaksa  mau `main’ karena dia yang suruh.  Habis `main’ kami keluar ke jalan dan dia antar saya sampai depan Hotel Frawijaya. Di situ dia bilang, kau jalan sudah. Dapat oto (angkot.) dimana naik sudah. Saya jalan terus sampai depan PDAM. Karena masih gelap, saya istirahat sebentar. Setelah agak terang saya naik ojek ke KM 7 Jurusan Atambua,”  beber NM. NM mengaku saat `bermain,’  Dodi tidak menggunakan pengaman.

Kapolres TTU melalui Kasat Reskrim, Iptu Wiwin J Supariadi membenarkan informasi tersebut.

Dodi telah diperiksa provost. Sementara NM untuk sementara dititipkan di rumah tahanan Lapas Kelas II Kefamenanu. NM sempat ditahan di ruang tahanan Mapolres TTU, Selasa malam. Namun pada Rabu siang NM keberatan dimasukkan kembali dalam ruang tahanan di Mapolres TTU dengan alasan trauma. NM mengaku pada Selasa malam, ada anggota yang sempat masuk ke ruang tahanannya dan memukulnya. 
Mulanya NM dilaporkan melarikan diri dari tahanan Mapolres, namun dilepas oleh petugas jaga bernama Dodi. 
By. Che/Pos Kupang

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?