Gubernur Ngaku Tak Bisa Tolak SM3T


sergapntt.com, KUPANG –  Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengaku tak bisa menolak program Sarjana Mendidik, Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) yang masuk ke NTT.
Pernyataan Lebu Raya ini disampaian saat ia menerima sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang berasal dari sejumlah Perguruan Tinggi yang ada di Kota Kupang saat menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur NTT pada Kamis (22/3/12) lalu.
“Kami minta Pak Gub tolak program SM3T. Karena masih banyak lulusan sarjana pendidikan yang ada di NTT yang bisa direkrut untuk menjadi guru profesional,” kata utusan demonstran saat berdialog dengan Gubernur ruang kerja sang gubernur.
Terhadap permintaan para demonstran itu, Lebu Raya mengatakan, sebagai Wakil Pemerintah Pusat yang ada di daerah pihaknya tidak bisa menolah program tersebut.
“Saya tidak bisa tolak program SM3T. Karena SM3T adalah program yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dengan dalih bahwa NTT masih kekurangan tenaga guru terutama di daerah terdepan, terluar dan tertinggal serta seluruh pembiayaannya juga berasal dari pusat sedangkan daerah hanya bersifat mengawasi,” papar Gubernur, memberi argumen.
Gubernur menegaskan, “Jika saya menolak kebijakan Pemerintah Pusat artinya saya menolak pemenuhan kebutuhan guru di NTT dan menutup ruang bagi anak NTT.”
Gubernur Lebu Raya mengajak para mahasiswa FKIP untuk mendukung program SM3T ini agar lulusan FKIP yang berasal dari NTT juga bisa direkrut sesuai dengan kebutuhan kekurangan guru yang ada di NTT. Menurut Gubernur, perekrutan tenaga guru ini bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi sebagai tenaga kontrak yang sewaktu-waktu bisa berubah.
Mendengar berbagai penjelasan dan argumen yang disampaikan Gubernur, nampak para mahasiswa tetap merasa tidak puas. Para demonstran pun meninggalkan ruang kerja Gubernur dan kembali ke kampus mereka masing-masing.
Ikut hadir bersama Gubernur Lebu Raya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTT, Drs. Alo Dando, MM dan Kepala Bidang (Kabid) Bina Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas PPO NTT, Drs. Cornelis Wadu.
By. Verry Guru/Meggy Utoyo

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?