Sekolah Diminta Cek Siswa Yang Tak Ikut UN


sergapntt.com, KUPANG – Memasuki pelaksanaan hari kedua Ujian Nasional (UN) SMA/SMK se Provinsi NTT, Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si memantau sejumlah sekolah yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya. “Ada berapa siswa yang ikut UN hari ini? Ada berapa yang tidak ikut? Sudah dicek apa alasan mereka tidak ikut ?,” ucap Wagub kepada para guru dan pengawas di SMK Kristen, SMA Kristen dan SMA Negeri 6 Kupang, Selasa (17/4).
Saat itu, Wagub didampingi Kepala Biro Hukum Setda NTT, Jhon Hawula, SH, M.Si, Sekretaris Dinas PPO Provinsi NTT, Johanis Mau, S.Sos, MM dan Kabag Humas dan Protokol Biro Umum Setda NTT, Drs. Anton Baba.
Menurut Wagub, pihak sekolah memiliki kewajiban moral untuk mengecek dan memastikan apa alasan yang sesungguhnya sehingga para siswa tidak dapat mengikuti UN. “Pihak sekolah dan pihak komite serta keluarga punya tanggung jawab moral untuk mengetahui dan memastikan alasan apa sehingga para siswa tidak dapat mengikuti UN. Kalau ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan kan ada ujian susulan. Sehingga mereka bisa diikutsertakan dalam ujian susulan tersebut,” pinta Wagub.
Dalam kunjungan di SMK Kristen, SMA Kristen dan SMA Negeri 6 Kupang, Wagub tidak masuk di dalam kelas. “Saya pantau dari luar saja. Saya tidak masuk ke kelas sehingga tidak mengganggu konsentrasi anak – anak yang sedang ikut ujian,” ucap Wagub kepada Kepala SMA Negeri 6, Amirullah Muhammad, S.Pd.
Pada bagian lain, Wagub meminta kepada pihak sekolah untuk menginventarisir sejumlah permasalahan yang dialami para siswa yang tidak dapat mengikuti UN. “Saya minta supaya pihak sekolah inventarisir permasalahan yang dialami anak-anak. Mengapa mereka tidak bisa ikut UN kali ini. Sejumlah permasalahan itu dilaporkan kepada Walikota dan para Bupati. Walikota dan para Bupati segera laporkan kepada Bapak Gubernur. Sehingga Bapak Gubernur dapat melaporkan kepada Bapak Presiden melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Sehingga kita dapat mengetahui secara persis akar masalah yang sesungguhnya dan kita dapat menemukan solusi yang tepat untuk menanggulangani masalah tersebut,” tandas Wagub.
Sehari sebelumnya, Senin (16/4) Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya juga memantau pelaksanaan UN di SMA Negeri I Kupang, SMA Negeri 10 Kupang dan SMA Katolik Giovani  Kupang.  Dalam  kunjungan tersebut  Gubernur  memberi   motivasi  kepada  para siswa  peserta  UN  2012  agar mampu  menyelesaikan  setiap  soal  dengan  baik  dan  tuntas. “Saya berharap agar UN kali ini dapat berhasil dengan baik dibandingkan dengan hasil UN tahun lalu,” tandas Gubernur.
Sementara  panitia  UN  SMA N 1 Kupang Yafed Tenesip, S. Pd mengatakan siswa SMA Negeri I Kupang jumlah peserta 257 siswa dan menempati  14  ruangan. “Semua  persiapan  lebih  awal  dan  semua  sudah  mantap  dan  hingga  saat  ini  tidak  ada  siswa  yang  mengajukan  ujian susulan,” jelas Tenesip. Sedangkan SMA Negeri 10  Kupang jumlah  peserta  UN tahun  2012  412  siswa dan menempati  22  ruangan  di  SMAN 1 Kupang. Selanjutnya SMAK Giovani  Kupang  jumlah  siswa  yang  mengikuti  UN  sebanyak  337  siswa.

By. Verry Guru 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?