Alat Perjuangan Ekonomi Rakyat !


sergapntt.com, KUPANG – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengatakan, koperasi merupakan wadah yang tepat sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kelembagaan dan organisasi menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi NTT.
“Cukup sering saya meluangkan waktu untuk memenuhi undangan gerakan koperasi yang tengah menunaikan kewajiban organisasinya, Rapat Anggota Tahunan (RAT). Bagi saya itu salah satu anak tangga yang jika dilalui koperasi akan mampu tumbuh dan berkembang secara sehat sesuai jati dirinya,” tandas Gubernur dalam sambutannya usai menyaksikan pelantikan Pimpinan Dekopinwil Provinsi NTT masa bhakti 2010-2015 di Aula Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari Kupang, Selasa (24/4).
Saat ini kata Gubernur, secara kuantitatif  di seluruh NTT terdapat 2.166 koperasi primer tingkat kabupaten/kota, 12 koperasi sekunder dan 144 koperasi primer tingkat Provinsi NTT. Di dalamnya sebut Gubernur, terdapat hampir 533 ribu anggota dengan aset yang hampir mencapai Rp 2 triliun dan perputaran usaha juga hampir mencapai Rp 2 triliun.
Koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam, menurut Gubernur sudah berada pada jalur yang tepat dalam pengelolaan organisasi dan usahanya. “Sudah banyak  KSP yang meraih sukses dan masuk pada tahap mempertahankan dan meningkatkan kematangan bisnisnya. Secara perlahan namun pasti pengembangan koperasi konsumen dengan model Co-op Mart sudah pula bermunculan di berbagai daerah. Koperasi produksi dengan komoditi ternak juga sudah mulai bergerak di daratan Timor,” papar Gubernur.
Tantangan bagi semua penggerak koperasi, kata Gubernur adalah untuk mengupayakan agar koperasi konsumen, koperasi produsen dengan berbagai potensi komoditas yang ada di daerah ini juga bisa bergerak maju seperti halnya koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam. “Salah satu kunci keberhasilannya adalah kokohnya fungsi keanggotaan di kalangan koperasi kredit. Kokohnya fungsi keanggotaan akan menghasilkan manajerial yang kokoh pula. Saya dapat memastikan, jika anggota pengurus, pengawas dan karyawan melaksanakan hak dan kewajibannya secara baik sesuai dengan prinsip – prinsip ekonomi pada umumnya, semua akan dapat mencapai prestasi yang menggembirakan,” ujar Gubernur dan mengajak semua penggerak koperasi untuk meningkat kapasitas dan kompetensinya dalam pengelolaan koperasi.
Gubernur juga mengajak kepada pengurus koperasi yang telah menunjukan prestasi untuk lebih meningkatkan koperasinya. “Bagi yang lemah, tingkatkan pula kapasitasnya untuk menjadi kuat. Saya sangat menginginkan adanya jalinan kerjasama yang harmonis dan profesional di antara badan usaha koperasi. Bangunlah kerjasama antar koperasi,” pinta Gubernur.
By. Ida H/Verry Guru 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s