Tiga Warga Pakistan Dihukum Mati Karena Membunuh Dua Wanita Indonesia


sergapntt.com [Mekkah] – Dua wanita asal Indonesia dan seorang pria Pakistan dibunuh oleh tiga pemuda asal Pakistan di Arab Saudi. Atas perbuatan mereka tersebut, ketiga warga Pakistan itu dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Agung (MA) Arab Saudi.
Vonis mati MA ini menguatkan putusan pengadilan sebelumnya atas ketiga pria Pakistan itu. Tidak disebutkan identitas kedua WNI yang menjadi korban, namun salah satu di antaranya sedang hamil saat dibunuh.

Seperti diberitakan Arab News, Rabu (1/11/20110), ketiga pria Pakistan tersebut masuk dalam jaringan pencucian uang. Bahkan proses pembunuhan keji ini dilakukan di sekitar Masjid Haram di Mekkah pada masa 10 hari terakhir Ramadhan beberapa tahun yang lalu.

Para anggota geng tersebut diketahui mentransfer uang dalam jumlah besar ke Pakistan dan beberapa negara Teluk lainnya. Pada awalnya, kelompok tersebut berjumlah empat orang, termasuk pria Pakistan yang dibunuh. Namun, ketiganya kesal karena korban bertindak layaknya sebagai pimpinan geng tersebut.

Pada suatu waktu, ketiganya memanggil rekannya itu untuk datang ke rumah ketiga pria Pakistan itu dan menyajikan sebuah teh dengan pil tidur di dalamnya. Setelah korban tidak sadar, ketiganya langsung membunuh rekan mereka itu dan memotong-motong bagian tubuh korban menjadi beberapa bagian dan dibuang ke tempat sampah.

Seorang wanita Indonesia yang menjalin affair dengan para anggota geng tersebut, termasuk korban, datang ke rumah itu untuk mencari tahu tentang korban. Betapa kagetnya dia ketika melihat pria Pakistan itu telah tewas. Para anggota geng pun membunuh wanita itu karena khawatir dia akan melapor ke polisi. Mereka juga memasukkan jasadnya ke kotak sampah.

Beberapa hari kemudian, seorang wanita Indonesia yang merupakan teman wanita yg dibunuh itu, menghubungi anggota geng itu lewat telepon untuk menanyakan temannya itu. Ketika didesak mengenai keberadaan korban, para pelaku memberitahu kalau wanita Indonesia itu tinggal bersama mereka.

Akhirnya wanita itu pun memutuskan datang ke rumah tersebut. Saat datang, kondisi wanita ini tengah hamil beberapa bulan. Wanita ini juga langsung dibunuh dan mayatnya dibuang ke tempat sampah. Setelah melakukan aksinya, ketiganya kabur. Sang pemilik rumah yang datang kemudian hari menemukan mayat yang dikuburkan di halaman rumahnya.

Polisi yang melakukan pencarian mengejar para pelaku dan menangkapnya. Hakim akhirnya menjatuhkan hukuman mati atas tindakan kriminal yang dilakukan ketiganya.

by. ED

Papua Diguncang Gempa 5,7 SR


sergapntt.com [Jakarta] – Setelah sebelumnya Aceh, kini Papua juga digoyang gempa bumi. Gempa berkekuatan 5,7 Skala Ricther (SR) mengguncang barat daya, Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua. 
Berdasarkan situs BMKG, Senin (5/12/2011) pusat gempa berada di kedalaman 14 kilometer. Titik pusat gempa berada di 5.4 Lintang Selatan dan 140.40 Bujur Timur.

Belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa ini. Gempa juga melanda kawasan Sinabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada pukul 01.09 WIB, dini hari. Gempa berkekuatan 5.1 Skala Ritcher (SR) tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami.

Gempa tersebut terjadi di kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa berada pada 1.48 LU – 95.26 BT. Gempa tersebut terletak di 165 kilometer barat daya Sinabang, provinsi NAD. Gempa juga berjarak dari 260 kilometer Barat Laut Gunung Sitoli. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini.

Sementara itu, gempa berkekuatan 5 Skala Richter juga mengguncang timur laut Sorong Papua Barat. Namun pihak Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari situs resmi BMKG, pusat gempa terjadi di 55 km timur laut, Sorong, Papua barat, atau di 108 km sebelah tenggara Waisai. Atau tepatnya di 0.53 LS – 131.66 BT.

Gempa terjadi pukul 19.26 WIB atau 21.26 WIT. Kedalaman gempa 10 km dan tidak menimbulkan bahaya tsunami.

By. TEAM

Ayu Ting Ting Bangun Rumah Mewah?


sergapntt.com [JAKARTA] – Makin hari pedangdut Ayu Ting Ting makin kebanjiran job. Kabarnya, kini pelantun tembang ‘Alamat Palsu’ itu sudah mulai membangun sebuah rumah mewah. Benarkah?
“Alhamdulillah kata siapa, mudah-mudahan saya bisa bikin rumah mewah,” ujar Ayu saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2011).

Namun, Ayu mengaku saat ini dirinya memang tengah merenovasi rumah keluarganya. Menurutnya, rumah yang kini ditinggalinya terlalu kecil.

“Iya lagi direnovasi rumahnya biar agak lega karena kan agak kecil,” ucapnya.

Meski tak terlibat secara langsung, Ayu tetap memberikan ide untuk rumahnya itu. Ia ingin rumahnya itu dicat dengan warna yang lembut.

“Warnanya yang soft biar nggak terlalu terang nyaman biar bersih,” tuturnya.

by. EPS

Hapuskan Stigma dan Diskriminasi Terhadap Penderita HIV/AIDS


sergapntt.com [OELAMASI]  –     Memperingati hari AIDS se-dunia, Kamis (1/12), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kupang bagi-bagi pita merah kepada semua pengendara dan menggelar konferensi pers bertempat di aula kantor  bupati di Oelamasi. Kegiatan tersebut dihadiri pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, pemuda peduli AIDS yang tergabung dalam komunitas ojek peduli AIDS (kompas) Kupang Timur dan Kupang Tengah serta masyarakat peduli AIDS.
Bupati Kupang, Ayub Titu Eki selaku ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kupang mengatakan, memperingati hari AIDS  se-dunia perlu menyatukan tekad bersama untuk mencapai tujuan pembangunan menjadikan Kabupaten Kupang sebagai kabupaten yang nantinya pada tahun 2015 bebas dari virus HIV/AIDS dengan melakukan kegiatan yang bernilai positif dan untuk keluar dari persoalan itu perlu adanya kerja sama yang baik dari pemerintah pusat sampai pemerintah desa.
Yang menjadi sasaran/target utama adalah anak-anak usia muda yang berusia dibawah 30 tahun karena usia seperti itu rentan terhadap pergaulan bebas, sehingga perlu diberikan perhatian khusus, diberikan pengertian dan sosialisasi secara terus menerus dan bila perlu dibuat komunitas yang mendukung kepedulian terhadap penyakit yang memang belum ada obatnya.
Sedangkan yang sudah terinfeksi virus HIV/AIDS diberikan perhatian dan supor untuk tetap minum obat secara rutin dan tetap memperlakukan mereka seperti masyarakat biasa pada umumnya.
Sementara, sekretaris I KPA Kabupaten Kupang, WZ Johannes dalam laporannya mengungkapkan, data kumulatif dari klinik VCT Rumah Sakit Umum Prof Dr WZ Johannes dan RST Wira Sakti Kupang, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kupang dari tahun 2006 hingga bulan Februari 2011, terdapat 38 kasus yang terinveksi HIV/AIDS dengan rincian, 23 orang terinveksi HIV dan terinveksi AIDS sebanyak 15 orang dan yang meninggal 12 0rang.
Dari 38 kasus HIV/AIDS, berdasarkan jenis kelamin 66 persen kasus HIV/AIDS terjadi pada jenis kelamin laki-laki dan 34 persen kasus terjadi pada jenis kelamin perempuan. Sedangkan, kasus HIV/AIDS berdasarkan jenis pekerjaan dirincikan persentase tertinggi adalah ibu rumah tangga yaitu 29 persen. Sedangkan, proses tertularnya dari pelanggan penjaja seks dan pasangan seks tetapnya (istri/pacar), penjaja seks, populasi LSL dan WBP.
KPA Kabupaten Kupang dalam kepeduliannya terhadap HIV/AIDS telah melakukan kegiatan-kegiatan sejak bulan Februari hingga November 2011 antaranya, mengadakan pelatihan, diskusi dan pembentukan kelurahan peduli AIDS, sosialisasi HIV/AIDS serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
Sementara, dari jaringan orang terinveksi virus HIV/AIDS yang diwakili oleh Maxi mengharapkan agar orang-orang yang telah terinveksi virus dapat diterima sebagai masyarakat yang wajar. “Tidak perlu mendiskriminasi dan memperlakukan secara khusus karena kami bukan orang yang perlu ditakuti. Tapi membutuhkan kepedulian pemerintah dan masyarakat dengan memberikan layanan pengobatan ART (anti retroviral) melalui rumah sakit Naibonat Kabupaten Kupang serta pembentukan dan penguatan klinik VCT (valuntery conselling test), sehingga dapat mendeteksi lebih dini kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kupang.
By. LITA

Baru 58 Persen Memiliki Jamban Sehat


sergapntt.com [OELAMASI] – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Kupang dipusatkan di Puskesmas Camplong, Senin (28/11/11) lalu. Peringatan kali ini ditandai dengan serangkaian kegiatan pencanangan open defecation  free (ODF), simulasi cuci tangan pakai sabun yang diperankan oleh siswa/i SD Inpres Lili, bincang–bincang tentang desa siaga dan pemanfaatan papan persalinan sebagai manjemen pengendalian persalinan di desa  (MP2D) yang diperankan pasangan suami istri, kader, dukun dan kepala desa dari Kecamatan Fatuleu.
Selain itu, simulasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang diperankan oleh siswa/i dari SD GMIT  Camplong 1, penanaman anakan secara simbolis dan pembacaan sambutan tertulis Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Endang Rahayu Sedyaningsih oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Hendrik Paut.
Demikian dijelaskan Plt Kabag Humas Setda Kabupaten Kupang, Stefanus Baha, Minggu (4/12/11) di Kupang. Ia menjelaskan, dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih menegaskan, memperingati HKN setiap tahun merupakan tonggak peringatan akan pentingnya kesehatan dalam berbangsa dan bernegara. Kesehatan merupakan salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan manusia Indonesia yang tangguh, kuat, pandai, beradab, mampu bersaing dengan bangsa lain dan unggul dalam bidang ekonomi, teknologi dan sosial budaya.
Untuk itu, memerlukan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, aktif dan produktif. Disamping itu, berbagai program terobosan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu juga telah dilancarkan antara lain dengan ditingkatkannya program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), dilancarkannya jaminan persalinan (Jampersal) dan dilaksanakannya program bantuan operasional untuk puskesmas.
Dalam peringatan HKN ke-47 Menteri Kesehatan mengharapkan agar upaya itu terus ditingkatkan, dijaga dan dipertahankan kesinambungannya agar masyarakat Kabupaten Kupang makin mencintai kesehatan dan terwujud kemandirian dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka.
Stefanus Baha menjelaskan, tema HKN ke-47 yakni Indonesia Cinta Sehat dimaksudkan untuk mengajak seluruh komponen bangsa melakukan gerakan dan tindakan nyata dalam mencapai hidup bersih dan sehat.
Dibeberkan, data tahun 2010 di Kabupaten Kupang menunjukkan belum semua masyarakat memiliki kesadaran dalam berperilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS). Hal ini dapat dilihat dari pemanfaatan sarana kesehatan oleh masyarakat khususnya untuk persalinan, di mana masih ada persalinan berlangsung di rumah yang mana persalinan tersebut dilakukan oleh dukun atau keluarga. Sementara di semua puskesmas saat ini sudah tersedia ruangan untuk menolong persalinan.
Sedangkan, ketersediaan jamban di lingkungan keluarga yang memenuhi syarat kesehatan dari 69.339 KK yang ada di Kabupaten Kupang, KK yang memiliki jamban sehat baru mencapai 58 persen. Penyakit berbasis lingkungan masih termasuk dalam 10 besar penyakit di Kabupaten Kupang.
Untuk Kecamatan Fatuleu dengan jumlah 5.528 KK, jamban sehat yang memenuhi syarat 50,9 persen. Hal ini menandakan bahwa masih ada KK yang belum memiliki jamban. Khusus Desa Camplong 1, jamban yang memenuhi syarat 75 persen. Karena itu, perlu suatu gebrakan untuk meningkatkan aksi nyata masyarakat tentang pentingnya jamban dan cuci tangan pakai sabun melalui kegiatan di tingkat kabupaten/kecamatan dengan melibatkan masyarakat secara keseluruhan yang dilakukan pada acara HKN ke-47 tahun 2011.
Stefanus menjelaskan, tujuan khusus penyelenggaraan HKN adalah meningkatkan peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia sehat, khususnya di Kabupaten Kupang, meningkatkan peran aktif dan aksi nyata sektor swasta dalam pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan program–program kesehatan di Kabupaten Kupang serta meningkatkan pengetahuan masyarakat luas akan informasi kesehatan tentang pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan dan lingkungan dan pengetahuan tentang kesehatan lainnya.
Dijelaskan, HKN dilakukan melalui kegiatan pra HKN dan kegiatan penilaian sanitasi sekolah pada lima sekolah dasar yang berada di Kecamatan Fatuleu yaitu SD Inpres Lili, SD GMIT 2 Camplong, SD Inpres Oebola dan SD Inpres Oelamasi.
By. LITA