Wellem Napa Dipecat, Sherif Goa Ditunjuk Sebagai Ketua PPRN Nagekeo


Sherif Goa

sergapntt.com [KUPANG] – Ketua DPD PPRN Nagekeo, Wellem Napa akhirnya dipecat oleh DPP PPRN karena dianggap tidak patuh terhadap keputusan partai. Willem Napa disebut-sebut masih loyal terhadap mantan Ketua Umum DPP PPRN, Amelia A. Yani. Padahal putri mediang Pahlawan Revolusi Jenderal Anumerta A. Yani itu telah menggundurkan diri dari PPRN sejak 1 Juni 2011.

Karena itu Plt. Ketua Umum DPP PPRN, Made Rahman Marasabessy, SH dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPRN, Drs. Maludin Sitorus, MM.MBA menunjuk Sherif Goa sebagai Ketua DPD PPRN Nagekeo menggantikan Wellem Napa melalui Surat Keputusan (SK) DPP PPRN Nomor: 036/B.1/DPP-PPRN/SK-DPD/2011 tentang sususanan kepengurusan DPD PPRN Nagekeo.
Selain Sherif Gola, DPP PPRN juga menunjuk Marselinus Nagi sebagai Wakil Ketua DPD PPRN Nagekeo, Hiy Asintus Mana sebagai sekretaris DPD PPRN Nagekeo dan Eri Sato sebagai Bendahara PPRN Nagekeo.
“Dengan dikeluarkannya SK ini, maka seluruh SK sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi,” tulis Made Rahman Marasabessy dalam SK tersebut yang copyannya diterima sergapntt.com, belum lama ini.
By. CHE

Kota Ternate Diterjang Banjir, Tiga Orang Meninggal


sergapntt.com [TERNATE] – Korban meninggal akibat terjangan banjir lahar dingin di Kota Ternate, Maluku Utara, bertambah menjadi tiga orang. Lima orang lainnya saat ini dirawat di Rumah Sakit Hasan Busoiri karena menderita luka berat.

Tiga warga yang meninggal dunia adalah Iskandar Yasin berusia 32 tahun dan anaknya Galang Iskandar yang berusia 9 tahun. Satu lagi adalah keponakannya, Iga Safira berumur 10 tahun. Ketiganya adalah warga Desa Tubo, Ternate Utara.

Menurut saksi mata, Iskandar ikut terseret banjir saat akan menyelamatkan anak dan keponakannya yang terseret lebih dulu. Keluarganya sempat membawa tiga korban itu ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong lagi.

Lima warga Tubo lainnya yang mengalami luka berat, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan sejumlah warga yang luka ringan telah diperbolehkan untuk rawat jalan.

Desa Tubo merupakan wilayah yang paling parah diterjang banjir lahar dingin. Sekitar 90 persen rumah warga di desa tersebut rusak parah, bahkan ada rumah yang hilang terseret arus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ternate masih terus mendata rumah rusak dan mencari kemungkinan adanya korban lain.

Banjir juga menerjang sejumlah desa di lereng Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara. Banjir membawa material dari sisa letusan Gunung Gamalama beberapa waktu lalu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerag BPBD Kota Ternate, Maluku Utara, Jemmy D Brevieng mengatakan ratusan keluarga sudah mengungsi. Warga yang mengungsi diperkirakan masih akan terus bertambah. Jemmy mengatakan banjir bandang mulai terjadi Selasa petang waktu setempat dan merusak sejumlah rumah warga.

“Di mana-mana ini banjir, sungai-sungai banjir. Kelurahan yang kebanjiran seperti yang lalu-lalu. kelurahan Tubo, Dufa-Dufa, Akehuda, Kalumpang, Maritrubu, Salahudin sudah sampai kelurahan Tanah Tinggi. Memang sudah banyak rumah rusak, tapi belum bisa dihitung “

Kepala BPBD Kota Ternate, Maluku Utara, Jemmy D Brevieng mengatakan para pengungsi sementara tinggal di sejumlah sekolah dan bekas kantor Gubernur. BPBD saat ini tengah berupaya menambah logistik untuk keperluan pengungsi. Sementara itu anggota DPRD Kota Ternate Asgar Saleh menyatakan ratusan rumah rusak akibat terjangan banjir lahar dingin tersebut.

By. ROGER/HANS/MT

Tips Bagi Kaum Wanita Mengelola Tugas Rumah


sergapntt.com – Mengatur tugas pokok di rumah, dan pekerjaan kantor bukanlah perkara mudah bagi ibu-ibu. Banyak wanita karir yang tidak sengaja melalaikan pekerjaan rumah karena minimnya waktu. Inilah yang sering menjadi kendala dalam mengurus rumah tangga.
Selain kendala waktu ada beberapa faktor yang menyebabkan kelalaian mengurus rumah antara lain : 
– Kelelahan Fisik
Kelelahan fisik barang tentu sangat berpengaruh terhadap performa seorang ibu dalam mengurus rumah, jika tidak pandai membagi waktu maka sang ibu akan cepat lelah dan fisiknya mudah sakit. 
– Kelelahan Psikologis
Kelelahan fisik sangat mempengaruhi kerja otak sehingga bisa menimbulkan kelelahan psikologis.  Perlu diperhatikan beberapa hal agar seorang ibu bisa sukses dalam mengelolah tugas rumah dan bekerja secara efisien.
Antara lain sebagai berikut :
1. Rencana Keputusan
U untuk membuat sebuah bisnis rumahan tentu harus dibicarakan dengan suami agar suami bisa mengerti dan membantu usaha tersebut saat diperlukan. Tentukan jenis usaha rumahan apa yang tidak terlalu menyita waktu keluarga, dan bisa ditangani oleh orang lain bila suatu saat istri tidak dirumah. Pentingnya merencanakan usaha berdua bertujuan agar satu sama lain dapat saling membantu. Sehingga keharmonisan rumah tangga tetap terjaga.
2. Pengaturan Waktu
Secara Kontinuitas aturlah waktu sedemikian rupa agar kegiatan baru anda tersebut tidak menganggu kewajiban anda sebagai istri dan ibu. Jangan menunda-nunda pekerjaan hingga anda lelah. Aturlah kegiatan anda dimulai dari bangun tidur. Kerjakan secara bertahap, rutin dan bersifat kontinuitas.
Misalnya, Pagi hari : Membuat sarapan, masak, dan lain-lainnya baru setelah itu jalankan kegiatan baru anda. Usahakan sebisa mungkin untuk patuh terhadap jadwal yang anda buat karena bekerja secara bertahap akan lebih baik hasilnya daripada menyelesaikan dalam satu waktu. Selain menjaga kondisi difisik juga menghindari stress.
3. Pemilihan Alat Bantu
Gantilah benda manual dengan benda otomatis yang bisa mempercepat pekerjaan. Misalnya benda tidak bergerak misalnya pengantian mesin atau pengadaan baby sister untuk benda bergerak.
By, Miranda Kalila

Tahanan Kasus Judi Meninggal di Polsek Lembor


sergapntt.com [LEMBOR] – Ratusan massa menyerang Polsek Lembor di Desa Wae Bangka, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggara Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul meninggalnya seorang tahanan kasus judi kupon putih di Polsek tersebut. 

Sesuai informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan korban Arnoldus Hapong, 42, meninggal karena dianiaya. Namun sesuai hasil visum dokter Polda NTT, Arnoldus diketahui meninggal akibat serangan jantung. 

Massa yang telanjur emosi setelah menerima kabar tersebut menyerang kantor polsek pada Senin (26/12/11) siang. Penyerangan itu mengakibatkan seluruh kaca jendela kantor pecah. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sampai Selasa (27/12/11) ratusan aparat kepolisian dari Polres Manggarai ditambah anggota TNI dari Kodim 1612 Manggarai masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. 

Wakil Kepala Polres Manggarai Barat Komisaris Rachmad Herman mengatakan situasi di Polsek Lembor mulai kondusif, namun aparat keamanan masih berjaga-jaga. “Korban (Arnoldus Hapong) meninggal bukan karena dianiaya polisi, tetapi karena serangan jantung,” katanya saat dihubungi wartawan dari Kupang, Selasa. 

Awalnya menurut Dia, massa yang berjumlah sekitar 300 orang, mendatangi polsek untuk menanyakan penyebab meninggalnya Arnoldus. Saat tiba di Polsek, ada yang melempari kaca jendela. “Masalah sudah selesai setelah diberikan penjelasan bahwa korban meninggal karena sakit jantung,” katanya.

By. PO

Taruna AKABRI Diminta Sosialisasi Tentang NTT


sergapntt.com [KUPANG] – Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si meminta para taruna AKABRI asal NTT yang sedang mengenyam pendidikan untuk melakukan sosialisasi hal-hal yang positif tentang Provinsi NTT.
”Pemerintah sangat serius untuk mendukung kader-kader generasi muda asal Provinsi NTT untuk masuk mengenyam pendidikan Taruna AKABRI. Karena itu, saya minta anak-anak taruna dapat mensosialisasikan hal-hal yang baik tentang NTT agar para generasi muda di daerah ini berminat masuk taruna AKABRI,” tandas Wagub saat bertatap muka dengan tiga (3) taruna AKABRI di ruang kerjanya, Selasa (27/12/11).
Taruna AKABRI yang bertatap muka dengan Wagub masing-masing Yos Rihi (Taruna AKABRI Angkatan Laut), Brecman Putra (Taruna AKABRI Kepolisian), Isnaini S (Taruna AKABRI Angkatan Udara). Saat itu Wagub didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda NTT, Ir. Eddy Ismail, MM dan Kepala Biro Kesra Setda NTT, Drs. Alo Dando, MM.
Wagub menceritakan, dirinya pernah bersama Danrem 161 Wira Sakti Kupang, Kol. Tony Rompis tahun 2001 mengantar calon Taruna AKABRI sebanyak 13 orang. ”Yang kami antar 13 taruna itu, ternyata 12 yang lulus. Dan sejak itu, anak-anak NTT makin menurun jumlah yang terakomudir dalam pendidikan di Taruna AKABRI,” jelas Wagub.
Menurut Wagub, makin sulitnya anak-anak NTT yang terakomudir dalam pendidikan di Taruna AKABRI disebabkan oleh faktor kesehatan. ”Banyak anak-anak NTT yang tidak lulus karena faktor kesehatan antara lain, darah tinggi, bronchitis, lambung, ISPA dan kekurangan gizi,” uangkap Wagub seraya meminta kepada para taruna untuk terus giat belajar dan serahkan pergumulan selama mengikuti pendidikan kepada Tuhan.
Di tempat yang sama, Yos Rihi (Taruna AKABRI Angkatan Laut) mengatakan, kehadiran mereka di Kupang selain libur Natal dan Tahun Baru, juga ingin mendapat arahan dan peneguhan dari Wagub. ”Kami datang untuk lapor diri sekaligus ingin mendapat peneguhan dari Bapak Wagub. Semoga kehadiran kami bisa memberi efek agar anak-anak NTT bisa termotivasi masuk pendidikan di Taruna AKABRI,” kata Yos.
Wagub berharap agar motivasi terhadap anak-anak muda di NTT untuk masuk pendidikan di Taruna AKABRI dilakukan sejak di bangku SMP. ”Sebaiknya dari tingkat SMP. Sehingga mereka lebih bisa mempersiapkan diri dengan baik,” tegas Wagub, dan meminta agar Dinas PPO NTT dapat membantu memotivasi anak-anak sekolah agar bisa masuk pendidikan Taruna AKABRI.
By. FERRY GURU