NTT


Logo Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Kantor Gubernur NTT

Isu Selingkuh Menusuk Kantor Gubernur NTT


sergapntt.com [KUPANG] –  Setelah Flori Mekeng, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan dan dipergok warga tengah berselingkuh dengan istri orang, kini isu selingkuh kembali menusuk Kantor Gubernur NTT. Ya,,, kali ini salah satu Kepala Biro (Karo) di Kantor Gubernur NTT digosipkan tengah menjalin kasih dengan sekretarisnya, sebut saja EN. Itu sebabnya, si Karo kini jadi bahan gunjingan nomor satu di lingkungan Kantor Gubernur NTT.
Informasi yang dihimpun SERGAP NTT menyebutkan, sejak dipercayakan oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menjadi Karo, sebenarnya para pegawai di biro tersebut sudah curiga dengan tingkah laku si Karo dan sekertarisnya. Keduanya kadang terlihat kayak orang pacaran. Tidak tersirat sedikitpun bahwa mereka adalah atasan dan bawahan.
Sudah begitu, si sekretaris mendapat pelayanan eksklusif dari sang “majikannya”. Sebagian Kepala Bagian (Kabag) di biro itu boleh tidak memiliki mobil dinas. Tapi si Sekertaris disiapkan mobil plat merah khusus untuk mengantar jemputnya pergi pulang (PP) rumah-kantor.
Gonjang-ganjing ini makin kencang kala sejumlah pegawai di biro memergoki Si Sekretaris sedang suap-suapan kue dengan sang Karo di ruang kerja sang Karo. Kaget,,,? Pasti,,! Itulah sebabnya, keesokan harinya si Karo langsung mengadakan apel plus rapat internal. Kepada para pegawai, sang Karo melarang agar semua informasi atau masalah yang terjadi di biro harus disimpan rapi dan tidak boleh dibawa keluar, apalagi kepada wartawan.
Kontan saja, sebagian pegawai ada yang bersungut-sungut. Ah,,,, loe yang buat masalah, kami yang dilarang! Kira-kira begitu sikap sinis yang ditunjukan sebagian anak buahnya.
Selain menyiapkan mobil dinas untuk antar jemput, sang Karo juga dilaporkan sering mentraktir sekretarisnya makan-makan, baik di restorant hingga di warung pinggir jalan. Tak peduli itu pagi, siang atau malam.
Lalu apa komentar si Karo? Kepada SERGAP NTT, pejabat selelon II itu membantah semua gosip yang menghantam dirinya. Menurut dia, gosip itu sengaja disebarkan oleh orang-orang tertentu yang tak suka dengan gaya kepemimpinannya, termasuk dengan mantan karo.
“Isu itu tidak benar. Yang sebarkan itu saya tau orangnya. Itu karena mereka tidak suka dengan saya. Mereka iri. Memang dalam memimpin saya agak tegas dan disiplin. Mungkin itu alasannya,” ujarnya saat ditemui SERGAP NTT di Kantor Gubernur NTT, Kamis (26/1/12) lalu.
Kata dia, sebelum ia memimpin di biro itu, sistem kerja di biro tersebut sangat amburadul pasca peninggalan pejabat sebelumnya yang telah pindah menjadi salah satu Kepala Dinas di lingkup Setda NTT. Itu sebabnya, ketika dipercayakan memimpin biro, maka ia selalu bersikap tegas dan disiplin dalam memimpin.
“Pernah saya dilaporkan ke Gubernur. Saya bilang ke pak Gubernur, pak saya tegas karena alasannya 1,2,3,4 dan seterusnya. Pak Gubernur maklumi itu. Bukan saya mengada-ada. Mungkin itu yang membuat sebagian orang di biro tidak suka. Sistem kerja di biro ini rusak semua. Makanya saya perbaiki sistem kerja ini. Dulu di sekeliling kantor gubernur penuh dengan tumpukan sampah, saluran tersumbat, jelek sekali. Coba lihat sekarang, tidak ada lagi kan? Oleh akrena itu, berhembusnya isu selingkuh itu saya berkesimpulan karena sebagaian pegawai tidak puas dengan cara kerja saya. Padahal sikap saya ini untuk kebaikan semua. Masa negara sudah bayar kita mahal-mahal, koq kita kerja tidak benar,” imbunya, kritis.
Lanjut dia, soal bilang saya sering traktir dia. Salahnya apa? Masa orang sudah banyak membantu kita, terus kita tidak membalasnya. Toh itu juga tidak keseringan seperti yang digembar-gemborkan. Kemudian soal suap-suapan kue, ah,,, tidak benar itu!
Lalu soal antar jemput, itu betul, tapi kebetulan saya dengan dia itu satu jurusan. Kebetulan kami sama-sama tinggal di ,,,. Lagi pula yang antar jemput dia itu sopir saya. Terus kenapa pake mobil khusus? Saya tegaskan! Itu bukan mobil khusus. Itu mobil yang dipersiapakan untuk kegiatan-kegiatan atau keperluan-keperluan dadakan di lingkungan Kantor Gubernur.
Karena mobil itu parkir di rumah saya, maka setiap hari sehabis jam kantor, sopir bawa pulang mobil itu ke rumah. Nah,,, saat pulang itu si sopir sering pulang sama-sama dengan dia. Tidak ada masalah kan!
Jadi,,,,,i su miring ini, isu yang disebarkan oleh orang-orang dalam. Saya yakin itu, dan saya tahu orangnya. Jadi,,, saya tidak peduli!
Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem mengaku belum pernah mendengar gosip tersebut. “Saya belum tahu itu. Saya baru dengar dari anda. Masa sih? Ah,,, saya tidak yakin itu,” ucapnya, singkat.
by. CHRIS PARERA

Terungkapnya Kisah Cinta Pak Kapolda


sergapntt.com – Kisah cinta tidak selalu indah seperti dalam cerita di negeri dongeng. Seperti halnya kisah cintaartis cantik Shinta Bachir dan Sang Jenderal, mantan Kapolda Metro Jaya  yang berakhir dramatis.


Drama asmara itu berawal dari pertemuan singkat di salah satu mall di Jakarta dua tahun lalu. Bunga-bunga cinta mereka pun muncul, meski saat itu sang eks Kapolda Metro Jaya itu sudah beristri.

Manisnya cinta pun kemudian mereka reguk bersama. Hingga akhirnya bintang film ‘Pulau Hantu 3’ itu memutuskan menikah siri dengan eks Kapolda yang masih disembunyikan identitasnya itu.

Tapi kisah cinta mereka akhirnya harus kandas saat si eks Kapolda itu mencampakkannya. Tak hanya mencampakkan, Shinta pun mengaku juga mendapat ancaman dari Sang Jenderal.

Merasa terancam perempuan asal Wonosobo itu pun sempat berencana melaporkan Sang Jenderal. Sayangnya rencana itu seperti hanya omong kosong belaka karena beberapa hari kemudian ia membatalkan rencananya itu.

Perempuan berusia 25 tahun itu beralasan bahwa Sang Jenderal sudah meminta maaf kepadanya. Hal itulah yang mengurungkan niatnya untuk melaporkan mantan orang nomor 1 di Polda Metro Jaya itu.

Teka-teki yang belum terpecahkan hingga sekarang, siapa sebenarnya eks Kapolda Metro Jaya itu? Perdamaian yang tercapai antara mereka kiranya akan menutup kisah asmara tersebut, dan menjadikannya teka-teki abadi.

Kasus selingkuh dan ancaman ini pun lantas mendapat perhatian Komisi III DPR. Apa kata wakil rakyat soal ini?

Hari ini Komisi III memang melakukan rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan jajarannya. Dalam rapat itu, anggota dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat menyampaikan keluhannya tentang “limbah” berita kasus Shinta Bachir dan skandal asmaranya dengan seorang eks Kapolda Metro Jaya yang menurutnya berimbas kepada Komisi III sebagai mitra kepolisian.

“Ada banyak pertanyaan ke saya mengenai berita di mass media, bahwa mantan Kapolda yang punya jabatan lebih tinggi lagi di pemerintah punya hubungan esek-esek dengan seorang artis,” ujar Martin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/2/2012).

“Mereka bertanya, apakah eks Kapolda DKI itu Pak Timur Pradopo ataukah Pak Sutarman, kedua-duanya mantan Kapolda DKI tapi naik jabatan. Tapi saya jawab tidak tahu,” sambungnya.

Menurutnya, setiap berita tentang kepolisian memang selalu menjadi perhatian Komisi III DPR RI. Termasuk, skandal asmara yang ramai belakangan ini tersebut. Lalu, apa jawab Kapolri?

“Kapolri dan jajarannya hanya tersenyum,” ujar Martin

Selama hampir dua tahun, bintang film Shinta Bachir mengaku menjalani kasih dengan eks Kapolda Metro Jaya. Ia pun diberikan sebuah rumah kontrakan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Sekarang bagaimana?

Masa-masa indah memang pernah dilalui Shinta dan sang eks Kapolda itu. Tak jarang Shinta juga diajaknya ke luar negeri untuk jalan-jalan.

Namun, kini Shinta ternyata sudah tak dibiayai lagi. Benarkah?

“Sudah tidak. Saya punya bisnis kecil di luar dunia keartisan,” ungkapnya saat menggelar jumpa wartawan bersama kuasa hukumnya Achmad Rifai di Gedung Mayapada, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2012).

Selama menjalani hubungan tersebut, Shinta tinggal di sebuah rumah kontrakan. Sudah satu minggu lebih ia juga angkat kaki dari rumah bertingkat dua itu.

Mantan Kapolda Metro Jaya yang dituduh mengancam akan membunuh Shinta Bachir sudah meminta maaf secara tertulis di atas materai Rp 6000. Selain meminta maaf, sang jenderal juga berjanji tidak akan mengancam Shinta dan keluarganya lagi.

Surat resmi permintaan maaf sang jenderal sekaligus menutup kasus tersebut. Berikut adalah isi surat resmi permintaan maaf sang jenderal untuk Shinta Bachir:

“Saya meminta maaf telah mengirim SMS-SMS yang berisi ancaman yang membuat Shinta dan keluarga takut dan tidak akan mengulanginya lagi,” tulis sang jenderal seperti ditirukan kuasa hukum Shinta, Achmad Rifai saat mengelar jumpa pers di kantornya di Mayapada Tower, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2012).

Rifai juga menegaskan saat ini kasus tersebut sudah resmi tidak diperpanjang oleh Shinta. Menurutnya, dengan permintaan maaf resmi itu, dirasa sudah cukup untuk menyelesaikan perkara tersebut.

“Jadi yang jelas kasus ini sebenarnya sudah selesai, orang yang mengancam Mbak Shinta udah minta maaf. Baik ke saya maupun ke Mbak Shinta. Secara lisan dan tertulis,” terang Rifai.

Pasca tercapainya perdamaian di antara mereka, sejumlah fakta baru justru terungkap, dan kembali memanaskan suasana.

Shinta Bachir memang masih tetap bersikukuh untuk tak menyebutkan siapa pak Kapolda yang dimaksud. Namun, kali ini ia mengungkapkan, dirinya sempat dijanjikan akan diberi sejumlah uang. Sebagai kompensasi damai?

“Kalau saya pribadi maunya ada. Shinta memang pernah cerita, dulu katanya mau dikasih, tapi ya kita tidak tahu,” ungkap kuasa hukum Shinta Bachir, Achmad Rifai.

Namun, Shinta sendiri yang juga hadir dalam jumpa pers itu tampaknya enggan memperjelas soal uang kompensasi yang dijanjikan itu.

“Saya tidak mau memutus tali silaturahmi saja. Karena dia dekat dengan saya dan keluarga saya,” kilahnya diplomatis.

By. HER/DETIK.COM

Pasola Siap Digelar, Wisatawan Berbondong-Bondong Ke Pulau Sumba


sergapntt.com [TAMBOLAKA] – Perang-perangan menggunakan kuda dan tombak di Pulau Sumba siap digelar pada Februari hingga Maret 2012. Para wisatawan pun mulai berbondong-bondong mendatangi Pulau Sumba guna mengaksikan dari dekat bagaimana hebatnya perang-perangan yang dikenal dengan sebutan Pasola itu.
Pasola sendiri merupakan aksi perang-perangan yang dilakukan dua kelompok berbeda sambil berkuda. Setiap kelompok terdiri dari 100 pemuda, bahkan lebih bersenjatakan tombak yang ujungnya dibiarkan tumpul. Biasanya, dilakukan pada pukul 08.00 hingga 12.00 WITENG.
Acaranya ini bener-benar seru dan sangat menantang sekaligus mengerikan. Karena tidak jarang pasukan di kedua belah pihak ada yang menjadi korban, mulai dari luka ringan, luka berat hingga meninggal dunia. Namun, menurut keyakinan masyarakat setempat, semakin banyak korban berjatuhan, maka semakin bagus ujud ritualnya. Alasannya? Korban-korban itu mengindikasikan bahwa hasil usaha atau panen mereka di tahun berikut pasti akan melimpah. Aneh kan? Itu sebabnya banyak wisatawan dan ilmuwan ingin menyaksikan dari dekat, sekaligus meneliti apa yang melatari kepercayaan tersebut.
Di tahun 2012 ini, jadwal Pasola di Kabupaten Sumba Barat Daya sudah ditetapkan oleh para Rato Pasola dalam pertemuan yang difasilitasi Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya di Kantor Camat Kodi pada Senin (27/01/12).
Para Rato yang hadir dari Kampung Mbokubani, Wainyapu dan Tossi. Dipertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, Drs Yohanes Bora, M.pd, Camat Kodi, Perwakilan dari Kantor camat Kodi Bangedo, Sekcam Kodi Utara dan para kades, serta tokoh adat tempat berlangsung Pasola. Mereka bersepakat, pelaksanaan kali ini harus tetap mempertahankan kesakralan dan keaslian atraksi Pasola.
JADWAL PASOLA KODI 2012

13/02/2012 : Pasola Homba Kalayo,Kec. Kodi Bangedo.

15/02/2012: Pasola Bondo Kawango, Kec. Kodi.

16/02/2012: Pasola Rara Winyo, Kec. Kodi. 

16/03/2012: Pasola Wainyapu, Kec. kodi Balaghar.
Sejak diumumkannya jadwal Pasola ini, para wisatawan mulai berdatangan. Kamar-kamar hotel di Kabupaten Sumba Barat mulai dipenuhi tamu dari luar.  Bahkan sebagian wisatawan ada yang sudah menginap di rumah-rumah penduduk.
By. J. MENGI

Kupang Terus Diguyur Hujan


sergapntt.com [KUPANG] – Kota Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diguyur hujan dan petir sejak Selasa (31/1/12). Bahkan hingga Rabu (1/2/12) sore, kota yang penuh ditumbuhi karang ini masih diguyur hujan. Kini udara terasa dingin dan sebagian aktivitas ekonomi terhenti.
Toh begitu sebagian warga kota bersyukur datangnya hujan. Pasalnya, sejak datangnya musim hujan, Kota Kupang hanya diguyuri hujan beberapa kali saja.
“Biar ko dia hujan. Ini tahun curah hujan kurang sekali. Biasanya bulan begini, kali-kali (sungai-red) kering, sudah dialiri air. Koq sampe sekarang belum-belum juga,” ujar Ama Eben, warga Kota Kupang.
Pria yang kesehariannya berjualan di Pasar Inpres Naikote I itu mengaku, akibat rendahnya curah hujan, sebagaian tanaman jagungnya menjadi kering.
“Kalau sonde hujan, bisa-bisa beta pung jagung dong mati samua,” paparnya.
Tak hanya Kota Kupang, sejumlah wilayah kabupaten di NTT juga diguyur hujan 
sejak kemarin. Menurut prakiraan Stasiun Klimtologi, Kupang, kondisi ini akan berlangsung hingga musim hujan berakhir.
Daerah yang ikut diguyur hujan antara lain sebagian besar pulau Timor, seluruh pulau Flores, Sumba, Sabu, Rote Ndao, Alor, Lembata dan Solor.

Wilayah yang diguyur hujan ini termasuk desa-desa yang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang tahun 2011. Kini curah hujan mulai normal melebihi 70 milimter (mm).
Dua hari terakhir ini, langit NTT diselimuti awan hitam tebal. Suhu udara yang biasanya berkisar antara 32 hingga 34 derajat Celcius, kini turun menjadi 25 derajat Celcius. 

Karena itu, Pemerintah Daerah (Pemda), baik provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan selalu waspada terhadap ancaman longsor dan banjir yang biasa terjadi di awal musim hujan. Bencana banjir biasanya melanda daerah bercurah hujan tinggi seperti Kabupaten Belu, Kupang dan sebagian besar wilayah pulau Flores.
By. MAX