Download Video Mesum Orang NTT


sergapntt.com [KUPANG] – Video-video mesum pasangan ‘liar’ asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diburu para penikmat film blue di internet.

video orang NTT yang diburu, misalnya, video mesum dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang di duga asal Kabupaten Ende, dua remaja yang diduga asal Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, seorang gadis manis yang diduga asal Kabupaten Ngada, dan lain sebagainya.

Para pemburu berusaha untuk mendownload film-film tersebut. Untungnya,,, apa yang mereka cari tak semua ditemukan. Hm,,, semoga saja film-film baru tidak dibuat lagi, dan tidak pernah ada lagi.  

By. ECO

Anak Berprestasi Harus Dibantu


sergapntt.com [MENIA] – Untuk menjawab tantangan minimnya tenaga kesehatan seperti perawat maupun dokter di Kabupaten Sabu Raijua, pemerintah perlu memikirkan untuk membantu anak-anak daerah yang memiliki kecerdasan di sekolah untuk dibiayai pada sekolah-sekolah perawat. Dengan demikian, kedepan Kabupaten Sabu Raijua akan memiliki tenaga-tenaga kesehatan yang handal dalam melayani masyarakat.
Harapan ini dilecutkan anggota DPRD Sabu Raijua, Simon Dira Tome, Selasa (3/1). Dengan memberi kesempatan kepada anak-anak daerah untuk bersekolah di bidang kesehatan dengan dibiayai oleh pemerintah, maka tidak ada lagi kekuatiran terhadap kekurangan tenaga medis kedepan.
“Mereka yang dibiayai oleh pemerintah daerah harus kembali mengabdi di daerahnya dan itu sudah wajib. Anak-anak yang dibantu juga adalah anak-anak yang cerdas dan pintar serta mempunyai motivasi untuk menjadi tenaga kesehatan, namun terbentur biaya pendidikan. Itu yang dibantu tentunya disesuaikan dengan keuangan yang ada,” ujar Simon.
Dikatakan, kualitas tenaga kesehatan ditentukan oleh kualitas lulusan pendidikan kesehatan khususnya keperawatan. Di mana, keperawatan merupakan salah satu unsur tenaga kesehatan memiliki peranan penting dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.
“Perawat harus memiliki tiga kemampuan utama untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan yang didapat di bangku kuliah atau pendidikan keperawatan. Kemampuan tersebut sangat dipengaruhi oleh motivasi dan persepsi tentang figur seorang perawat,” katanya.
Seseorang yang mempunyai motivasi yang tinggi akan bersemangat untuk menekuni dunia yang akan digeluti atau profesinya. Motivasi juga akan meningkatkan usaha seseorang untuk mencapai tujuannya. Sedangkan, persepsi yang baik tentang figur seorang perawat juga akan mempengaruhi seseorang untuk berperilaku sesuai dengan persepsinya.
Motivasi merupakan usaha yang disadari seseorang agar ia tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu.
“Persepsi yang baik terhadap suatu hal akan menimbulkan motivasi yang tinggi. Jika motivasi tinggi, maka usaha untuk mencapai hasil kerja akan tinggi sehingga prestasi kerja akan tinggi pula. Seseorang memilih profesi sebagi perawat memiliki motivasi yang berbeda-beda, sedang persepsi seseorang terhadap figur perawat akan mempengaruhi motivasi tersebut,” tambahnya.
Mahasiswa yang mempunyai persepsi baik tentang figur perawat akan menimbulkan motivasi yang tinggi untuk menjadi perawat yang baik sesuai dengan persepsinya. Motivasi yang tinggi diharapkan akan menimbulkan semangat untuk belajar dan akan menghasilkan prestasi yang baik yang pada akhirnya akan menjadi lulusan perawat yang berkualitas dan profesional.
By. SBR

Pemerintah Sabu Raijua Diminta Tegas Razia Ternak


sergapntt.com [MENIA] – Saat ini masyarakat Sabu Raijua sudah masuk pada kegiatan musim tanam 2011-2012 seiring dengan curah hujan yang semakin intensif di daerah tersebut. Tanaman masyarakat berupa jagung, kacang maupun padi juga sudah bertumbuh.
Namun, masyarakat masih terkendala dengan kebiasaan melepas ternak, sehingga mengancam tanaman yang sudah bertumbuh. Untuk itu, pemerintah diminta untuk tegas memberlakukan aturan mengenai penertiban ternak yang telah diketok menjadi peraturan daerah.
Penegasan ini disampaikan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sabu Raijua, Mezak Dida kepada, Senin (2/1). 
“Kita sangat terganggu dengan ternak masyarakat yang dilepas begitu saja. Sebagai sesama warga kita sudah meminta supaya semua ternak yang ada harus diikat atau dikandangi, namun tidak pernah digubris. Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, maka bisa terjadi perselisihan diantara masyarakat petani dengan pemilik ternak yang dilepas,” ujarnya.
Untuk itu tegas Mezak, cara yang paling baik adalah pemerintah lewat Sat Pol PP sebagai instansi pengaman peraturan daerah harus bertindak tegas serta melakukan razia terhadap ternak yang saat ini masih berkeliaran.
“Mungkin masyarakat perlu diberi sok terapi supaya mereka sadar kalau melepas ternak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tahun ini selain kegiatan musim tanam, tapi ada juga program yang wajib dilaksanakan yakni hijauan makanan ternak dan revolusi hijau yang saat ini sudah dilaksanakan. Bagaimana ini bisa berjalan dengan baik tanpa gangguan jika masyarakat belum sadar untuk menertibkan ternak mereka,” tambahnya.
Terkait persoalan itu, Ketua DPRD Sabu Raijua, Ruben Kale Dipa meminta agar Sat Pol PP sudah harus beraksi dalam melakukan tindakan pengamanan terhadap perda penertiban ternak yang sudah ditetapkan tahun lalu.
Dikatakan, kebiasaan masyarakat melepas ternak selepas panen harus segera diubah, karena berbagai program seperti kebun rakyat mandiri dan hutan rakyat mandiri yang saat ini dilakukan pemerintah akan menjadi sia-sia jika ternak masyarakat tidak ditertibkan.
Masalahnya, jika tidak ada aturan yang jelas mengenai penertiban ternak, maka persoalan ternak akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Selain itu keberadaan hewan seperti  babi, sapi, kambing dan kerbau juga bisa berdampak terhadap pengendara yang melalui jalan dan tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kecelakaan.
Banyak ternak yang bermain dipinggir jalan dengan bergerombol, sehingga sangat mengganggu pengendara kendaraan bermotor terutama pengguna kendaraan roda dua.
“Keberadaan hewan yang berada dijalan sangat meresahkan masyarakat. Hewan tidak saja berkeliaran pada siang hari, namun juga pada malam hari. Bahkan di simpang tugu hewan tersebut malah tidur dijalan-jalan,” katanya.
By. SBR

Lanal Pulau Rote dapat Bantuan Sea Rider


sergapntt.com [BA’A]  – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Pulau Rote mendapat bantuan satu unit sea rider jenis rigid inflatable boat (RIB) dari Bakorkamla RI untuk mendukung pelaksanaan patroli keamanan laut perairan Rote Ndao.
Hal ini disampaikan Danlanal Pulau Rote, Letkol Laut (P) Kusumastono kepada wartawan di kantor bupati Rote Ndao, Kamis (29/12) lalu saat mengikuti Natal bersama Korpri, TNI/Polri bersama masyarakat Kabupaten Rote Ndao.
Menurut Kusumastono, salah satu tugas Lanal Pulau Rote adalah melaksanakan patroli keamanan laut dalam rangka menjamin terwujudnya situasi kondusif diperairan wilayah kerja Lanal Pulau Rote, di mana letak geografis wilayah kerja Lanal Pulau Rote berada pada posisi sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga Australia.
“Dengan kondisi geografis seperti ini, dimungkinkan terjadi berbagai aksi pelanggaran di perairan laut dan berpotensi timbulnya kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan pertahanan negara. Nah, untuk mengoptimalkan tugas menjaga perairan tersebut, maka Bakorkamla RI memberikan satu unit sea rider jenis rigid inflatable boat kepada Lanal Pulau Rote,” jelasnya.
Sea rider kata Kusumastono, diserahkan oleh Kasubdis Operasi Bakorkamla Letkol Laut (P) Atmu Edi kepada Danlantamal VII Kupang Laksmana TNI Karma Suta, Selasa (29/11) bertempat di ruang serbaguna Mako Lantamal VII Kupang.
Dikatakan, selain tugas menjaga perairan, juga terselip tugas untuk meminimalisir kegiatan imigran gelap, penangkapan ikan illegal serta penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan sebagainya.
Selain itu, keberadaan sea rider dapat dimanfaatkan untuk kondisi emergensi yang membutuhkan penanganan cepat, di mana anggota TNI Lanal Pulau Rote yang lahir dari rakyat akan senantiasa siap setiap saat membantu rakyat dalam kondisi normati.
Any time, kami siap membantu masyarakat yang membutuhkan sea rider. Bantuan kami gratis, karena sebagai anggota TNI kami digaji oleh rakyat,” tegas Kusumastono.
Ditambahkan, pemanfaatan sea rider akan digunakan secara efisien sebab tidak dialokasikan dana khusus untuk itu, tetapi dibiayai dengan anggaran rutin. Sehingga penanganan, perawatan dan pengamanan sea rider akan dilakukan dengan sebaik–baiknya, sehingga dapat berdayaguna lebih lama bagi peruntukannya.
By. JH

Diterjang Puting Beliung, Tujuh Rumah di Padadita Rusak Parah


sergapntt.com [WAINGAPU] – Sedikitnya tujuh unit rumah di Padadita Kelurahan Kambaniru Kecamatan Kota Waingapu Sumba Timur, Senin (2/1) rata dengan tanah. Tujuh unit rumah milik warga RT 8, 10, 11 dan 12 RW 04 itu roboh diterjang angin puting beliung.
Bahkan, atap rumah-rumah berdinding gedek bambu tersebut terbang hingga puluhan meter. Menurut sejumlah warga Padadita, angin puting beliung disertai hujan deras itu berlangsung sekira  pukul 14.30 Wita.
“Saat kejadian, pemilik rumah tidak keluar rumah karena hujan deras. Bahkan ada yang sementara tertidur. Mereka kaget dan baru sadar kalau seng rumah sudah hilang dibawa angin, maka langsung lari keluar rumah. Kejadiannya berlangsung sekitar 30 menit,” kata Lede Lay (35) ketua RT 12 kepada wartawan.
Menurut Lede Lay, angin puting beliung tidak hanya merobohkan rumah-rumah tersebut tapi juga memporak-porandakan seluruh perabotnya.
“Bahan rumah-rumah yang diterjang angin puting beliung ini merupakan bantuan Dinas Sosial Pemkab Sumba Timur tahun anggaran 2009 dalam program rehabilitasi perumahan kumuh. Tapi beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian materinya sekitar Rp 30 juta lebih,” terangnya.
Lede Lay menegaskan, tujuh unit rumah yang rusak total tersebut adalah milik Lamberthus Rihi (45), John Piter Rihi (43), Rihi Dima (28) dan Yulius Dubu (35).
“Semuanya adalah warga RT 12 termasuk rumah milik Iskandar Galle (45) warga RT 11, Daud Hau (36) warga RT 10 dan Lukas Lomi Kale (35) warga RT 8,” paparnya seraya menambahkan, dari pendataan tersebut akan dilaporkan ke Pemkab Sumba Timur dengan harapan dapat ditindaklanjuti melalui bantuan.
Terpisah, Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah segera melakukan pendataan terhadap dampak dari bencana tersebut.
By. HEH