Gubernur NTT Pinjam Rp30 M


sergapntt.com, KUPANG – Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menandatangani Naskah Perjanjian Pinjaman Hibah Luar Negeri (NPPHLN) untuk kegiatan Water Resources and Irrigation Sector Management Program (WISMP II) antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT di aula El Tari Kupang.
“Dana hibah ini dipergunakan untuk membiayai peningkatan pengelolaan sumber daya air wilayah sungai dan pengelolaan irigasi partisipatif yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi NTT,” tandas Gubernur dalam sambutannya sebelum acara penandatangan.
Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si, Bupati Ende, Drs. Don Wangge, M.Si, Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, Wakil Bupati Manggarai, DR. Deno Kamelus, Wakil Bupati Manggarai Barat, Drs. Gaza Maximus, M.Si, Wakil Bupati Sumba Timur, dr. Marius Kitu, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Jakobus Malo Bulu, BA, Wakil Bupati Sumba Tengah, Umbu Dondu, Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun, SH, Wakil Bupati TTU, Alo Kobes, S.Sos dan sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Gubernur menjelaskan, dana hibah untuk Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp19.014.560.000,- untuk Kabupaten Manggarai Barat Rp 3.977.630.000,- untuk Kabupaten Manggarai Rp 3.829.950.000,- untuk Kabupaten Manggarai Timur Rp 2.128.690.000,- dan untuk Kabupaten Sumba Timur sebesar Rp 2.002.390.000,- Sehingga total dana bantuan hibah tersebut Rp 30.953.210.000,-
Menurut Gubernur dana hibah ini dipergunakan untuk pelaksanaan kegiatan yang meliputi : (a) peningkatan manajemen lembaga pengelola sumber daya air dan kinerja operasionalnya; (b) perbaikan manajemen infrastruktur sumber daya air dan pengelolaannya; (c) peningkatan kinerja kelembagaan pengelola irigasi partisipatif; (d) rehabilitasi prasarana irigasi prioritas; (e) dukungan pertanian beririgasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim dan (f) dukungan manajemen kegiatan dan pelaksanaannya.
“Dana ini dikelola langsung oleh Dinas PU, Dinas Pertanian dan Bappeda Provinsi NTT,” kata Gubernur.
Pada tahun 2012-2017 sebut Gubernur, akan dilanjutkan dengan program WISMP-2 di kabupaten yang sama dengan fokus rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung pencapaian produksi beras nasional sebanyak 10 juta ton pada tahun 2014 mendatang.
by. verry guru/meggy utoyo

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?