Drama pengejaran Paskalis Fanggidae telah berlangsung pada Sabtu (25/2/2012) pagi ketika di Bandara Frans Seda Maumere, namun tersangka berhasil lolos.
Tersangka membeli tiket menggunakan atas nama orang lain, namun sempat diendus polisi. Namun, polisi sempat terkecoh karena tersangka juga mengetahui polisi yang mengincar dirinya sehingga ia lari menggunakan jasa ojek.
Saat keluar dari bandara tersebut itulah, tersangka dikejar polisi melewati berbagai tempat di Sikka dan kemudian diendus keluar dari Sikka hendak ke Ende sehingga polisi dari dua kabupaten tersebut mengejar tersangka hingga ke Nita.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, ketiga tersangka diduga mabuk saat memerkosa ibu hamil tersebut.
Walau korban menangis, memelas dan meminta agar dirinya tidak diperkosa karena ia dalam keadaan hamil, namun ketiganya tidak peduli dan tetap melancarkan aksi bejat mereka.
Kapolres Flotim, AKBP Wahyu P, yang dihubungi melalui Kasat Reskrim, AKP Alexander Apluggi, Minggu (26/2/2012), mengakui, baru kembali dari Sikka membawa tersangka Paskalis Fanggidae. “Tersangka sudah kami tangkap bersama anggota Polres Sikka dan saat ini sedang berada di sel Mapolres Flotim,” kata Apluggi.
by. hen/pos kupang
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar.


Tinggalkan komentar