Sail Komodo, Ajang Promosi Parawisata NTT


TIMORense – NTT sebagai salah satu propinsi kepulauan yang kaya akan keragaman budaya dan keindahan panorama alamnya yang mempesona terus berusaha meningkatkan pengembangan dan promosi daerah pariwisatanya. Salah satu upaya pemerintah NTT untuk mendongkrak  pariwisata NTT yaitu dengan mencanangkan pagelaran Sail komodo 2013 yang akan dilangsungkan di Labuan Bajo Manggarai Barat, Tahun 2013 mendatang. Untuk menyongsong event ini, berbagai persiapan telah dilakukan sejak tahun 2012 ini.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Propinsi NTT,  Abraham Klakik yang ditemui di ruang kerjanya bersama kepala seksi Promosi, Drs. Bonaventura Rumat, (Kamis,18/01/2012), Sail komodo yang dicanangkan melalui Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) ini sedang menunggu keputusan Presiden.  Menurut Abraham, Sail komodo 2013 ini berkiblat dari event-event yang sudah dilaksanakan sebelumnya, seperti salah satu sail Indonesia yaitu Sail Morotae di Maluku Utara 2011 kemarin.
Pada saat itu sail NTT menjadi titik sasaran dimana dari 109 buah kapal layar dari Australia, 98 diantaranya singgah di Kupang. Mereka singgah karena tertarik dengan panorama alam NTT dan banyaknya obyek wisata di NTT. Berangkat dari pengalaman-pengalaman event terdahulu, untuk sail komodo 2013 ini Pemerintah NTT beserta instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan.
Untuk Sail Komodo 2013 nanti, jalurnya akan terbagi dua yaitu jalur utara dan selatan. Jalur utara akan melewati rute Kupang-Tanjung Bastian-Wini-Alor-Lembata-Larantuka-Maumere-Ende-Labuan Bajo. Sedangkan jalur selatan akan melewati rute Kupang-Rote-Sabu-Waingapu-Sumba Tengah-Sumba Barat Daya-Labuan Bajo. Semuanya nanti akan Finish di Labuan bajo, dan di setiap pelabuhan peserta sail akan berhenti selama kurang lebih 4 hari sampai seminggu.
Abraham mejelaskan, sponsor utama dari even ini adalah Yayasan Cinta Bahari Jakarta. Tetapi sebagai tuan rumah yang baik NTT tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik dengan melakukan berbagai pembenahan, baik itu pembenahan infrastruktur maupun sarana dan prasarana di tempat yang akan dilangsungkan event tersebut. Selain itu NTT sebagai tuan rumah juga akan mempersiapkan berbagai kegiatan seperti atraksi kebudayaan, pembenahan kampung-kampung adat dan mengadakan festifal budaya sedaratan flores yang akan dilaksanakan di Ende tahun 2012 ini. Kepanitiaan untuk sail komodo juga sudah terbentuk, tambah Abraham.
Berdasarkan keputusan Gubernur NTT Nomor 208/Kep/HK/2011 tentang panitia persiapan sail komodo 2013 dengan Sekda Provinsi NTT sebagai ketua panitia, Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi NTT selaku sekretaris dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT sendiri sebagai ketua bidang promosi. Abraham juga menjelaskan, sampai sejauh ini promosi-promosi juga telah dilakukan baik itu melalui media cetak maupun elektronik untuk mengenalkan sail internasional ini kepada masyarakat dunia.
Ketika ditanya tentang rencana pengembangan daerah wisata di NTT, Abraham menjelaskan, kalau sampai dengan tahun 2012 ini perkembangan pariwisata NTT mengalami peningkatan. Dari data kunjungan wisatawan ke NTT selama tahun 2010 sebanyak 148.673 jiwa mengalami peningkatan di tahun 2011 yaitu menjadi 412.072 jiwa. Jika dibandingkan dengan provinsi tetangga kita NTB yang secara geografis lebih dekat dengan Bali sebagai kiblat pariwisata Indonesia dan mereka telah memiliki bandara bertaraf internasisonal, kita hanya berbeda sekitar 50 persen dalam hal kunjungan wisatawan dengan NTB. Dan kepala Dinas Pariwisata Propinsi NTT optimis, jumlah tersebut akan meningkat di tahun 2012 sesuai dengan visit flobamora yang dicanangkan oleh Gubernur NTT untuk menghadirkan satu juta wisatawan ke NTT. Ditambahkan juga oleh Kepala seksi Promosi, Drs. Bonaventura Rumat bahwa target di tahun 2013 diharapkan uang yang beredar di NTT sebanyak 7,5 Triliun dengan melakukan upaya antara lain merencanakan event komodo sail, pembenahan infrastruktur darat, laut dan udara, negosiasi dengan Malaysia Airlines dan Singapura Airlines untuk penambahan operator penerbangan, peningkatan frekuensi promosi, mengadakan pameran-pameran, event-event budaya dan tentunya peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTT.
By. Merlyn Kurniawatie

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?