Kembangkan Diri, Raih Prestasi


TIMORense – Ramah, cerdas dan berwawasan, itulah kesan pertama ketika bertemu dengan pemuda asli Pulau Rote ini. Jack, yang memiliki nama lengkap Jacobus January Loloin, merupakan salah satu dari sekian banyak Putra asli NTT yang memiliki beragam prestasi membanggakan.
Kecintaannya Bahasa Inggris telah dimulai sejak ia kecil. Jack menuturkan awal mulanya ia menyukai Bahasa Inggris karena pada waktu kecil ketika usianya masih berkisar lima  atau enam tahun sering diajari sama sepupu-sepupunya dan Sang Oma menyanyikan lagu-lagu berbahasa Inggris.
“Waktu itu paling suka nyanyi lagu BINGGO. Pada jaman SMP juga sering mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris milik Boyband Westlife dan Backstreet Boys, serta terinspirasi oleh kakak yang sering mengikuti lomba debat Bahasa Inggris, akhirnya tambah suka sama Bahasa Inggris,” cerita Jack.
Dan karena termotifasi oleh sedikitnya jumlah orang di NTT ini yang bisa berbicara Bahasa Inggris, Jack akhirnya memutuskan untuk mempelajari Bahasa Inggris secara lebih mendalam.
Keseriusannya untuk menekuni bidang ilmu tersebut ditunjukan Jack dengan masuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kupang tahun 2003 dan mengambil jurusan pariwisata. Dipilihnya jurusan pariwisata tentu saja agar bisa fokus belajar Bahasa Inggris. Karena menurut Jack untuk training dan debat Bahasa Inggris yang paling baik dan dimentori secara lebih terarah adalah di SMEA Pariwisata. Sejak di bangku SMA jugalah Jack mulai sering mengikuti lomba debat Bahasa Inggris. Jack mengakui kemampuannya berbahasa Inggris tidak diperoleh dengan mengikuti kursus maupun les-les privat, “Saya hanya belajar secara otodidak dan ditambah belajar di sekolah,” jelas anak ketiga dari lima bersaudara ini.
Setelah menamatkan sekolahnya di SMEA Negeri Kupang, pria yang mahir memainkan beragam alat musik ini kemudian melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi Undana dan mengambil jurusan Bahasa Inggris.
“Sebenarnya saya sudah tidak ingin melanjutkan kuliah pada waktu itu, karena Bapak sudah meninggal, dan Mama adalah seorang Single Parents, jadi tidak ingin membebani Mama. Tapi Justru Mama yang paling mendorong saya untuk melanjutkan kuliah,” ungkap Jack sambil mengisahkan tentang Sang Mama yang juga telah di Panggil Tuhan tahun 2010 lalu.
Di jurusan Bahasa Inggris inilah kemampuan berbahasa Inggris Jack semakin terstruktur dengan baik. Sempat mengikuti beberapa kali tes untuk pertukaran pemuda antar negara ke Amerika dan Australia tetapi karena terhambat jadwal perkuliahan dan sempat satu kali menjadi cadangan, baru pada tahun 2010 lalu Jack akhirnya terpilih mewakili NTT mengikuti kegiatan pertukaran pemuda antar negara ASEAN dan Jepang yang diadakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Pemerintah Jepang.
Jack menjelaskan, Ship For South East Asian Youth Program yang dikutinya tersebut merupakan salah satu program pertukaran termahal, dimana setiap peserta dibiayai senilai Rp. 800 juta/orang oleh pemerintah Jepang. Dalam kegiatan tersebut para peserta diajak berkeliling Jepang dan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, Singapura dan Vietnam dengan menggunakan kapal pesiar selama kurang lebih dua bulan. Dan di setiap negara berada selama 4 hari dengan melakukan berbagai kegiatan seperti kunjungan kehormatan kepresidenan, interaksi dengan pemuda lokal, pertunjukan seni dan program Home Stay atau tinggal dengan keluarga angkat.
Jack patut berbangga, dari 11 negara peserta dengan total 400 orang, dan 27  orang yang menjadi peserta dari Indonesia, Jack menjadi salah satu yang mewakili NTT.  Sebelumnya Jack sempat mengikuti konferensi misionari se- ASIA pada September 2010 lalu. Jack mengatakan, berbagai kegiatan yang diikutinya tersebut sama sekali tidak mengganggu aktifitas perkuliahannya karena pada saat mengelilingi jepang dan ASEAN kemarin, semua materi perkuliahannya sudah selesai, hanya tinggal menyusun skripsi saja, cerita Jack yang juga bekerja di STL (Shine The Light) sebuah lembaga non profit yang bergerak di bidang kemanusiaan di Kupang dan TRINITY ( Sebuah komunitas anak muda kristen yang proses ibadatnya menggunakan Bahasa Inggris).
Diakhir wawancara dengan Timorense, Jack menyampaikan harapannya, ingin cepat segera menyelesaikan kuliahnya dan segera melanjutkan kuliah ke jenjang S2 di luar negeri. Jack juga menyampaikan sedikit pesannya untuk remaja kota Kupang agar jangan hanya fokus pada trend dan gaya-gayaan, tetapi harus lebih fokus pada penegembangan diri, sehingga bisa menjadi anak muda yang berprestasi. Jack juga berobsesi memperdalam musik sasando dan suatu saat nanti bisa tampil memainkan musik sasando di luar negeri, Amin, Sukses Selalu Jack.
Data Diri 
Nama Lengkap            : Jacobus January Loloin
Nama Panggilan          : Jack
TTL                             : Kupang, 06 Januari 1988
Agama                         : Kristen Protestan
Hobby                         : Musik dan Menulis
Cita-Cita                     : Pengajar (Guru/Dosen)
Nama Ayah                 : Junus Loloin (Alm)
Nama Ibu                    : Yohana Loloin (Almh)
Pendidikan                  : FKIP Undana Semester XII
Alamat                                    : Jln. Kenari No. 12 Naikoten I-Kupang
PRESTASI :
01. Juara I Debat Bahasa Inggris Tingkat Kota/Provinsi Tahun 2005-2006
02. Juara Harapan I Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional Jakarta 2006
03. Juara III Metanoya Music Compain di Kupang 2005
04. Perwakilan Representatif NTT pada Ship For South East Asian Youth Program (Program Pertukaran Pemuda antar Negara) Jepang dan ASEAN Tahun 2010
By. Merlyn Kurniawatie

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?