Wanita Katolik NTT Gelar Konferda


sergapntt.com, KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Provinsi NTT periode 2006 – 2011 akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) yang akan berlangsung Kamis (19/4/12) hingga Jumat (20/4/12) bertempat di biara OCD Penfui Kupang  Provinsi NTT.
“Konferda yang merupakan ajang 5 tahunan dalam siklus Kepengurusan Organisasi WKRI, merupakan forum tertinggi  dan memiliki otoritas untuk mengevaluasi kepengurusan DPD WKRI selama 5 tahun yakni Periode 2006-2011 yang dinahkodai ketua presidium I Ny. Dra. Martha Pengko Parera. Dan selanjutnya  melakukan pemeilihan Presidium dengan masa kepengurusan  2012-20017,” tandas Koordinator Seksi Humas DPD WKRI  Provinsi NTT, Ursula Dando Lio, S.Ip kepada wartawan di ruang Humas Setda NTT, Rabu (18/4/12).
Menurut Ursula, kegiatan Konferda  ini akan diawali dengan misa pembukaan dalam Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung   P. Sebas Wajang, SVD selaku pastor moderator bertempat  di kapela biara OCD Penfui  Kupang.
Sedangkan acara pembukaan akan dilaksanakan pada hari Jumat (20/4) yang sebelumnya digelar kegiatan lokakarya dengan menghadirkan nara sumber Ny. Lusia Adinda Lebu Raya (tokoh kaum perempuan di NTT), Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Setda NTT, dr. Yovita Mitak, M.Ph, Kakanwil Agama Provinsi NTT, Drs. Frans Sega Sera, M.Si.
Kegiatan Konferda DPD WKRI ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya dan diikuti 32 utusan dari 16 cabang WKRI yang berada di enam keuskupan  yakni  Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua,  Keuskupan Waeitabula, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Larantuka dan Keuskupan Maumere.
Tema yang diusung dalam kegiatan konferda kali ini dengan thema utama : “WKRI bersatu, mandari berjuang demi kesejahteraan masyarakat.” Dan Sub Tema: “menggalang kekuatan bersama membangun kecukupan pangan bagi masayarakat NTT melalui peningkatan pangan lokal yang berkualitas.
P. Sebas Wajang, SVD yang juga selaku moderator mengharapkan agar  konferda yang akan diselenggarakan ini  bisa berjalan dengan baik dan lancar serta  membawa suka cita bagi ibu-ibu  peserta Konverda.  “Dengan Konferda dapat   mendorong kaum ibu untuk  lebih mencintai pangan lokal sesuai sub tema,” katanya dan menambahkan, “Kaum ibu-ibu  yang mengetahui soal  urusan dapur dengan kegiatan Konferda ini dapat membuka wawasan wanita Katholik soal masalah kemiskinan yang ada di pedesaan.”
Menurut P. Sebas Wajang, SVD pengolaan  kebutuhan akan pangan merupakan suatu kebijakan  yang harus dilakukan oleh kaum ibu agar bisa memenuhi pangan keluarga.  “Diharapkan para ibu  bisa menjadi panutan dalam merubah kehidupan wanita Katolik,” kata Pater Sebas yang juga Pastor Paroki Santu Yoseph Naikoten Kupang.
By. Verry Guru

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • YOU LIKE NTT?