“Busu-Busu” Pilih Duo Dan


sergapntt.com, KUPANG – Kehadiran Duo Dan alias Daniel Adoe dan Daniel Hurek di kancah pemilukada 2012-2017 menyulut pro kontra. Sebagian pemilih tak suka dengan gaya kepemimpinan Duo Dan selama periode 2008-2012, namun sebagiannya lagi mengacungkan jempol buat putra asal Rote dan Lembata itu.
“Bung,,,, busu-busu, mari kita pilih Duo Dan. Biar sedikit, tapi mereka sudah terbukti. Yang lain baru buat janji. Tau tooo kalau politisi yang buat janji. Tipu semua,,,. Kalau ada yang benar paling satu persen sa. Karena itu, mari kita pilih Duo Dan, hahahahaha,,,” ujar Frengky Yohanes, warga Naikoten I Kota Kupang, saat bincang-bincang dengan SERGAP NTT di Kupang, Minggu (1/4/12).
Menurut pemuda asal TTS itu, Duo Dan adalah pemimpin yang baik. Hanya lawan politik saja yang mengskenariokan agar citra Duo Dan buruk di mata masyarakat.
“Orang omong bilang Duo Dan korupsi, mana bukti? Bilang Dan Adoe begini-begitu, tapi semua sonde ada bukti. Ini isu yang sengaja dimainkan oleh lawan politik. Miris sekali,,,” tandasnya.
Kata Frengky, sekarang ini sudah tidak jaman lagi memilih pemimpin berdasarkan sentimen suku, ras dan agama.
“Biar beta orang Timor, tapi beta sonde akan pilih orang Timor. Biar dia satu suku deng beta, tapi kalau dia sonde toe deng beta, mo biking apa ooooo. Yang enak dia, kita begini-begini sa,,,” tegasnya.
By. Berta Mude  

Esthon Bakal Tinggalkan Frans?


Calon Wakil Gubernur NTT
Nikolaus Ladi

sergapntt.com, KUPANG – Pesta demokrasi Pilgub NTT mulai menjadi bahan diskusi warga NTT. Rumor berkembang bahwa paket Drs. Frans Lebu Raya dan Ir. Esthon Foenay (FREN) bakal bubar. Gubernur dan Wakil Gubernur NTT ini tak akan sama-sama lagi menghadapi suksesi 2013-2018. Frans dikabarkan akan menggandeng Bupati TTS, Paul Mela, sedangkan Esthon akan berduet dengan pengusaha batu bara asal Ende, Flores, Nikolaus Ladi.

Namun disetiap kesempatan Frans mengaku; untuk selamanya FREN akan tetap solid, termasuk menghadapi Pilgub 2013.
“Saya dan pak Esthon ini satu. Kami solid,” ujar Frans saat ditemui SERGAP NTT belum lama ini.
Sementara itu, Nikolaus Ladi mengatakan dirinya siap bersama-sama dengan Esthon memenangkan Pilgub.
“Soal siap, setiap detik saya selalu siap. Menang atau kalau, hanya Tuhan yang tahu. Tapi saya optimis,” ujarnya.
Mantan karyawan Bank NTT yang kini menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) di salah satu perusahaan tambang batu bara di Kalimantan itu menjelaskan, sejauh ini sudah ada komunikasi yang mengarahkan dia akan berpasangan dengan Esthon.
“Sabar saja. Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.
By. Chris Parera
    

Pejabat Pemprov NTT Ketar-Ketir Tunggu Mutasi


sergapntt.com, KUPANG – Sinyalemen akan adanya mutasi para pejabat di lingkup Pemprov NTT ternyata membuat sebagian pejabat eselon II, III dan IV ketar-ketir. Mereka penuh tanda tanya, dipromosi atau dicopot. Tapi semua itu tergantung hasil Pemilukada Kota Kupang 1 Mei 2012 nanti. Loh koq?
Ya, santer terdengar mutasi akan dilakukan setelah pemilukada. Dari situ akan dilihat siapa-siapa saja pejabat yang loyal terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Esthon Foenay (FREN). Maklum FREN sedang getol memenangkan pasangan walikota dan wakil walikota Kupang periode 2012-2017 yang diusung PDIP dan GERINDRA, yakni Jefri Riwu Kore dan Kristo Blasin (Jeriko).
Hampir semua pejabat dikerahkan untuk mendukung Jeriko. Jika terendus loyal, maka yang bersangkutan akan diberi jabatan. Tapi jika tidak, maka suka tidak suka harus siap di non jobkan. Ahayyyy mati suuuu,,,!
Sebenarnya mutasi telah dilakukan akhir Februari 2012 lalu. Bahkan Gubernur pun telah nyatakan itu. Tapi karena ada pejabat yang “main” dua kaki alias mendukung Jeriko sekaligus mendukung paket lain, akhirnya rencana mutasi di stop.
Padahal per 1 Februari 2012 lalu, terdapat dua pejabat eselon II yang pensiun, yakni Kepala BNN NTT, Ny. Pratini Harjokusumo, SH, M.Si, dan Kadis Perindag NTT, Drs. Yoseph Lewokeda. Sedangkan  Kadis Perikanan dan Kelautan NTT, Ir. Ana Salean, M.Si telah pensiun sejak 1 Januari 2012.
Jabatan lowong lainnya adalah Kepala Biro (Karo) Administrasi Pembangunan (AP) dan Karo Urusan Pegawai (UP) Setda NTT yang ditinggal alm. Karolus Kia, SH yang meninggal akibat sakit pada 16 Januari 2012 lalu.
Jabatan yang baru diisi adalah Sekretaris KPU NTT, dan sekarang dijabat oleh Ubaldus Gogi.  
Info dari Baperjakat NTT menyebutkan, Kepala BNN bakal dijabat oleh Drs. Aloysius Dengi Dando (kini Karo Kesra Setda NTT), Kadis Perindag, Kanis Beka, SH (sekarang Karo Umum Setda NTT), Kadis Perikanan dan Kelautan NTT, Ir. Fredik Tilman (sekarang Kepala Badan Arsip NTT), Karo Administrasi Pembangunan Setda NTT, Drs. Abraham Maulaka (Sekarang salah satu kabag di Biro AP, Kepala Badan Arsip NTT, Ir. Wayan Darmawa, MT (sekarang Kepala Bappeda NTT), Kepala Bappeda NTT, Drs. Os Toda (sekarang Karo Keuangan Setda NTT), Karo Keuangan Setda NTT, Drs. Elias Hali Lanan (sekarang Kebag perbendaharaan Biro Umum Setda NTT), dan Karo UP, Beni Wahon, S.Sos, MM (sekarang salah satu Kabag di Biro AP).
Tak hanya itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata NTT, Drs. Abraham Klakik juga diisukan bakal diganti oleh Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Dra. Yohana Liwu Lango. Abraham dinilai kurang kreatif memanage pariwisata NTT. Di jabatan baru nanti, Abraham akan menempati kursi staf ahli Gubernur NTT.
Sedangkan Eselon III terdapat lima pejabat yang pensiun, yakni Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan NTT, Kepala UPT Sumber Daya Air wilayah Flores (Ir. Anselmus Say, ST), Kabag Mutasi Biro UP Setda NTT (Ny. Susan Ferdinandus, SH), Kabid Penyuluhan dan Pelayanan Badan Arsip NTT (Honorius S. Liko), dan Kepala UPT Dispenda wilayah Rote Ndao, Obed Kaha.Sementara pejabat eselon IV terdapat tujuh orang pensiun.
Frans Lebu Raya pun sempat membenarkan kalau mutasi bakal dilaksanakan pada Februari 2012. Selain untuk penyegaran, mutasi ini juga, kata dia, untuk mengisi jabatan yang lowong.
“Ya,,, kita sedang mengkaji. Kita harapkan, dalam bulan Februari ini, mutasi sudah bisa dilaksanakan,” ujar Frans Lebu Raya kepada SERGAP NTT, Rabu (25/1/12) lalu.
Anehnya, hingga kini mutasi tak kunjung dilaksanakan. “Oww pak gub masih tunggu hasil pilkada. Soalnya sekarang ini ada banyak pejabat yang main dua kaki. Di gubernur ngaku dukung Jeriko, tapi di belakang buat lain. Itu sebabnya gubernur gerah,” ujar salah seorang pejabat loyalis Lebu Raya saat bincang-bincang dengan SERGAP NTT, Jumat (30/3/12).
Hmmm Tuhan Yesus aja dikhianati Yudas, apalagi hanya seorang gubernur. Hhhhhh,,,,! Santai sa eh,,,!
By. CHRIS PARERA

Siswi Kelas 3 MTs, Digilir berulang-ulang Hingga Hamil


Udin, salah satu pelaku

sergapntt.com, MBAY – Tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah. Tiada kisah paling indah, kisah kasih di sekolah. Hm,,,, ternyata lantunan Obie Mesakh itu tak berlaku bagi Bunga (15), sebut saja begitu. Sebab, gadis kelas 3 MTs Marpokot di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo itu justru mengukir kisah memilukan di bangku sekolah.

Awalnya Bunga dipacari oleh Mursalim, tetangganya yang juga masih berstatus siswa di sekolah Madrasah Alsanawiah. Persis di tahun 2011 lalu, Mursalim melamar Bunga. Karena suka, Bunga pun langsung menerima Mursalim menjadi kekasih hatinya. Apalagi Mursalim berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya adalah Muhamad Din Pi, mantan Kepala Desa (Kades) Tangorambang, Kecamatan Aesesa, Nagekeo.
Sejak resmi berpacaran, Bunga dan Mursalim sering jalan bareng. Namun mereka tetap menyembunyikan hubungan mereka dari orang tua masing-masing. Tak ada yang aneh. Semua berjalan normal. Namun, suatu siang, di bulan November 2011, Bunga diajak Mursalim ke rumahnya. Kebetulan saat itu orang tua Mursalim lagi keluar. Disana mereka duduk berdua, bercerita, bercanda, dan sesekali tertawa layaknya orang lagi mabuk kasmaran.
Dua jam kemudian, tiba-tiba Mursalim bangun dari duduknya dan langsung menghampiri Bunga. Tangan gadis itu dipegang lalu ia ditarik masuk ke kamar. Bunga kemudian direbahkan diatas tempat tidur. Mulutnya dibekap. Pakaiannya dilucuti. Setelah itu, Mursalim benar-benar leluasa menikmati kemolekan Bunga. Ketika usai, Bunga diajak keluar dari kamar dan disuruh pulang.
Dengan langkah tergontai dibalut pikiran hampa, Bunga berjalan pulang ke rumahnya. Dalam hati, dia tak habis pikir, kenapa Mursalim berbuat senekad itu. Namun  pada malam harinya, tiba-tiba Bunga kembali diajak untuk bersua. Pikir Bunga, mungkin Mursalin ingin meminta maaf. Eh,,, tau-taunya Mursalim ingin mengulangi aksi ‘heroiknya’. Hm,,,, Bunga yang tak terdaya, hanya bisa pasrah.  
Setelah itu saya diancam tidak boleh memberitahu kepada siapa pun. Dia bilang: ini masalah jangan coba-coba kau lapor ke keluarga, kalau kau lapor, nanti kau akan tau akibatnya. Karena diancam seperti itu, akhirnya saya diam saja,” papar Bunga saat bincang-bincang dengan SERGAP NTT, belum lama ini.
Setelah dua kali menikmati tubuh Bunga, dengan bangga Mursalim pun menceritakan petualang bejadnya kepada tiga orang teman sekolahnya, yakni Irawan, Rusly dan Udin. Akibatnya,,,, ketika pulang sekolah, Irawan menghampiri Bunga. Kata Irawan,Bunga saya tau kamu dengan Mursalin sudah pernah melakukan hubungan badan”. Mendengar itu bathin Bunga bagai disambar gledek. “Haaaaaa? Koq Irawan tahu? Belum sempat menjawab Irawan kembali mengancam, “Saya akan lapor kau punya orang tua”.
Takut langsung berkecamuk. Jantung seolah ingin lompat keluar. Bathin Bunga mengeluh, “Apa jadinya kalau orang tua saya tahu. Mati sudah,,,”. Sadar bahwa Bunga sedang ketakutan, Irawan langsung meminta jatah, “Sebaiknya kau layani saya seperti kau layani Mursalim”.
Saat itu hari sudah gelap. Maklum Bunga dan keempat pria itu sama-sama sekolah siang. Sudah begitu jarak antara sekolah dan rumah masing-masing terbilang jauh.   
Nah disaat itulah, persis di kawasan air panas Marpokot, Irawan menarik bunga ke dalam hutan. Disitu Irawan melampiaskan hasrat seksnya. Setelah selesai, dalam perjalanan pulang hati Bunga menjerit, “Tuhan apa salah saya, hingga semua ini harus saya alami”.
Dukanya tak berakhir disitu. Dengan modus yang sama, Udin dan Rusli pun ambil bagian. Setiap ada kesempatan, keempat pria ini selalu bergantian menggauli Bunga. Alhasil, Desember 2011, Bunga tak lagi haid. Bunga hamil. Toh begitu Bunga tetap bungkam.
Namun karena ada yang aneh, ibunda Bunga pun bertanya, “Kamu kenapa nak”. Sambil merebahkan diri dipangkuan ibunya, Bunga berterus terang.
Haaaaaaaaaaa? Oh no! Kita harus minta pertanggungjawabannya. Singkat kata orang tua Mursalim pun didekati. Tapi bukannya tanggungjawab yang didapat, eh justru marah-marah yang diterima. Kontan saja, 12 Maret 2012 lalu, Bunga ditemani kedua orang tuanya langsung mengadu ke polisi.
Tak butuh waktu lama, Mursalim cs berhasil diciduk aparat Polsek Aesesa. Kini keempat orang tersebut sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Kepada SERGAP NTT, Udin mengakui semua perbuatannya. “Tapi pak, yang saya lakukan itu atas dasar suka sama suka. Bukan perkosa,” tegas Udin.
Kapolsek Aesesa Kompol, Hendrik Maku Djawa mengatakan, kasus asusila tersebut bernomor polisi LP:31 tanggal 12 maret 2012. Ancaman yang dikenakan yakni pasal 289 KUHP tentang pencabulan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, dan Pasal 8 Undang-Undang perlindungan Anak dengan ancaman minimum 3 tahun penjara dan maksimum 15 tahun penjara.
Kasus ini sedang kita dalami.Korban telah kita antar ke dokter untuk di visum. Beberapa saksi telah kita panggil untuk di periksa.Jika semua sudah lengkap,maka kasus ini akan segera kita limpahkan.
Sementara itu, Ketua Forum Pemerhati Perjuangan Hak-Hak Perempuan Kabupaten Nagekeo Yuliana Lamuri meminta polisi untuk sesegera mungkin memperoses kasus ini secara professional.
BY. SHERIF GOA

Asyiknya Berkunjung ke Riung


sergapntt.com, RIUNG – Riung 17 Pulau laksana “Surga” yang bakal nyesal jika tak dikunjungi. Gugusan pulau yang lengkap dengan panoramanya itu menawarkan sejuta pesona luar biasa. Bisa dibilang kawasan itu seperti seonggok tanah surga yang diturunkan ke bumi. Hahahayyyy lebay. But ini serius loh. Taman laut 17 pulau di Riung benar-benar mempesona,,!
  
Kelompok pulau ini terdiri dari pulau-pulau kecil dan pulau karang yang terbentang di depan Teluk Riung. Alam bawah laut dari pulau-pulau ini kaya dengan keanekaragaman hayati. Itu sebabnya, wisatawan asing sering menjuluki Riung sebagai surga bawah laut.
Disamping itu, daerah perbukitan sekitar Riung (Pulau Flores) dihuni oleh biawak raksasa spesifik Riung. Penduduk lokal menamakannya “Mbou”.
Bila biawak komodo disebut varanus komodoensis, maka biawak Riung disebut sebagai Varanus Riungensis.
Kawasan Wisata Alam Laut Riung terhampar memanjang dari Toro Padang di sebelah barat sampai dengan Pulau Pangsar di sebelah timur. Mawar Laut merupakan salah satu obyek wisata yang ada di taman laut itu.
Riung dapat dicapai dengan bis selama tiga jam dari Bajawa, Ibukota Kabupaten Ngada atau satu jam dengan bus dari Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo. Perjalanan dengan pesawat dari Jawa dapat dilakukan melalui Jakarta/Surabaya-Denpasar-Maumere atau Jakarta/Surabaya-Denpasar-Ende dan dilanjutkan dengan bis ke Bajawa dan Riung. Mobil sewaan juga tersedia di Maumere dan Ende.
Kota Riung sendiri terlihat asrih. Jalan-jalan lingkungan yang ada dalam kota Riung semuanya sudah hotmix. Setiap hari pemerintah dan masyarakat terus menggalakan gerakan kebersihan lingkungan, hewan piaraan ditertibkan, pasokan air bersih disiagakan 1×24 jam.
Bahkan swasta pun tak mau ketinggalan berinvestasi. Sejumlah hotel, restorant dan cafe dibangun.  Ini semata-mata untuk melayani pengunjung yang datang ke Riung.
Selain memiliki taman laut seluas 11 ribu hektar dengan kedalaman 4 meter, Riung juga memiliki budaya dan tarian adat yang mampu menghibur wisatawan.
Menurut Camat Riung, Alfian S.Sos, sekarang ini Riung telah siap menjadi daerah tujuan wisata yang menjanjiikan kenikmatan berwisata. Selain taman laut yang penuh dengan biota laut, pengunjung juga bisa menikmati dan menyinggahi pulau-pulau yang terdapat di dalam kawasan taman laut, misal pulau kelelawar, pasir putih dan lain sebagainya.
Jika ingin menginap, maka di Riung tersedia penginapan dan rumah makan yang memadai.
Ada delapan buah tempat penginapan di Riung, yakni Hotel Nur Ikhlas, Hotel Tamrin, Hotel Riung Pesona, Hotel Madona, Hotel Nirwana, Hotel Bintang Wisata, Hotel Florida, Hotel Liberty dan satu buah Liquieen Cafe/ Resto serta tiga rumah makan, yakni, rumah makan “Murah Meriah”, rumah makan “Ujung Pandang”, dan rumah makan “Slamet Riyadi”. 
Jika ingin mengelilingi taman laut, di Riung pun telah tersedia motor laut sewaan. Khusus mengelilingi taman laut terhitung sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 16.00 sore, penyewa perahu biasa memberi harga Rp. 300 ribu. Di dalam kapal tersedia juga Mini Bar. Selain disewa, perahu-perahu sewaan bisa juga dikemudiakan sendiri oleh penyewa. So, tunggu apa lagi.
By. Diego Will Santo