Riung Dalam Kamera Indonesia Sail 2011


by. Yanti Sidhu

Proyek Jalan Waiwadan – Lite – Waiwerang Bermasalah


sergapntt.com, WAIWERANG – Pengerjaan proyek peningkatan jalan Waiwadan – Lite – Waiwerang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga bermasalah. Pasalnya, hingga batas waktu pengerjaan, realisasi fisik proyek tersebut baru mencapai 30 persen.
Sesuai kotrak bernomor DPUTAMBEN.602/41/BM/2011, proyek APBD II Flores Timur yang dikerjakan PT. Citra Mandiri Konstruksi dengan nilai kontrak Rp4.640.000.000 (empat milyar enam ratus empat puluh juta rupiah) tersebut mulai beroperasi sejak 12 Oktober 2011 dengan masa kerja 80 hari. Namun hingga batas waktu pelaksanaannya, hasilnya tak sesuai harapan.

Anehnya, hingga sekarang tak ada sanksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur. Entah kenapa alasannya. Tapi, disebut-sebut proyek tersebut dikerjakan oleh orang dekat Ketua DPD PDI Perjuangan plus Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya bernama Karyono yang juga Direktur  PT. Citra Mandiri Konstruksi. Itu sebabnya, Bupati Kabupaten Flores Timur, Yosep Lagadoni Herin tak bisa berbuat apa-apa. Alasannya? Saat suksesi Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur Periode 2011-2016, paket Yosep Lagadoni Herin dan Valentinus Tukan diusung oleh PDI Perjuangan. Sebagai imbalannya, proyek-proyek milyaran rupiah diberikan kepada kroni-kroni PDI Perjuangan. Desas-desus ini bisa benar, bisa juga salah.

Tapi yang pasti, proyek peningkatan jalan itu butuh perhatian dan penanganan serius, baik dari Pemkab Flores Timur sebagai pemilik proyek, maupun aparat penegak hukum.

By. ENDO

Lamafa Tewas Dikibas Ikan Paus


sergapntt.com, LEWOLEBA – Budaya berburu ikan paus di Lamalera, Lembata kembali memakan korban. Kali ini Lamafa atau Juru Tikam Ikan Paus bernama Gregorius Kelake Tapoona (40), warga Desa Lamaera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata  tewas dikibas ikan paus yang baru saja ditikamnya.

Awalnya, Gregorius bersama sejumlah nelayan Lamarela melakukan Baleo atau mengejar ikan paus pada Kamis, 1 Maret 2012. Setelah berhasil mendekai gerombolan ikan paus, Gregorius langsung menikam salah satunya. Korban yang dipilih pun tak main-main, yakni ikan dengan panjang sekitar 20 meter dan memiliki bobot sekitar lima ton. Namun tikaman dengan menggunakan tombak itu tak membuat target langsung terkapar. Ikan justu meronta dan mengibas-ngibaskan ekornya. Tak pelak perahu yang ditumpangi Gregorius cs terkena kibasan ekor ikan paus.

Gregorius yang berada diburitan kapal tak luput pula dari kibasan ekor ikan paus itu. Akibatnya,Sang Lamafa itu mengalami luka sobek di bagian perut cukup serius. Ia kemudian dibawa ke daratan dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Di Puskemas Wulandoni itu Gregorius sempat dirawat selama sehari. Tapi ia akhirnya meninggal akibat pendarahan yang luar biasa.

“Dia (Gregorius) melompat dan menikam paus itu, setelah menikam paus meronta dan mengenai korban,” ujar Bosko Bataona, kerabat Gregorius.

By. ENDO

SBY Ajak Politisi Berpolitik Santun


sergapntt.com, KUPANG – Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY mengajak seluruh pimpinan partai politik di Indonesia untuk berpolitik secara santun, beretika, jujur, dan mendidik. Para politisi tidak seharusnya menggunakan cara-cara yang merusak dan tidak patut, termasuk dalam berkompetisi meraih jabatan politik dan publik, seperti presiden, gubernur, wali kota atau bupati, serta pimpinan lembaga-lembaga pemerintah maupun nonpemerintah.
“Mari kita raih dengan cara baik, beretika, dan amanah. Di depan rakyat, jangan kita memperlihatkan tutur kata dan perilaku politik yang tidak patut dan penuh permusuhan sehingga menimbulkan situasi yang panas dan membuat tidak tentram,” pinta SBY.
Presiden yang juga Ketua Umum Pembina Partai Demokrat itu mengatakan, demokrasi yang ditandai dengan keterbukaan dan kebebasan harus tetap menjunjung asas-asas kepatutan.
“Saya pribadi, atas pengalaman memimpin negeri ini, banyak hal yang bisa kita capai manakala ada dukungan dan kebersamaan. Sebaliknya, tugas semakin berat dan hasil tidak optimal manakala tidak ada dukungan dan kebersamaan,” ujar SBY.
Ajakan SBY ini mungkin patut disimak oleh petinggi partai politik dan calon pemimpin politik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebab, kebanyakan para petinggi partai politik, maupun calon pemimpin publik di NTT doyan melegalkan segala cara demi menggapai kekuasaan.
by. sim/kcm/duf/aldy

Kota Kupang Diguyur Hujan


sergapntt.com, KUPANG – Hujan relatif lebat, sejak Kamis (1/3/12) hingga Jumat (2/3/12) siang mengguyur Kota Kupang dan sekitarnya di Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hujan kali ini didahului terik menyengat. Turunnya pun tidak merata. Sebagian wilayah Kota Kupang diguyur hujan lebat, dan sebagiannya lagi hanya rintik-rintik. Semalam misalnya, hujan lebat disertai guntur dan kilat hanya terjadi di Pulau Timor bagian Tengah dan Barat, termasuk Kota Kupang.
Kemarin, sejak pagi kawasan Kupang dan sekitarnya tiba-tiba mendung disertai angin dingin. Beberapa saat kemudian, gerimis hingga hujan lebat sempat turun, namun tidak bertahan lama. Cuaca Kamis jelang petang di Kota Kupang itu agak berbeda dengan kawasan Penfui di tepi luar sebelah utara Kota Kupang.
Namun hujan kemarin lumayan lebat hingga meninggalkan genangan air di beberapa ruas jalan.
Pantauan SERGAP NTT, hujan lepas hari ini tampak merata di kawasan Kupang — termasuk Kota Kupang— dan sekitarnya.
“Kalau sudah hujan seperti ini terasa melegakan karena terbebas dari panas terik,” kata Eto, warga Naikoten I, Kota Kupang. 
By. LEKSI