By. CES

By. CES
Menurut Hatta Rajasa, pemanfaatan tenaha lokal memiliki tujuan untuk bisa meningkatkan kesejatheraan rakyat Desa Benu,yakni perbaikan ekonomi melalui pendapatan.
Smelter mangan dibangun dengan kapasitas 24 ribu ton per bulan. Pengerjaan proyek ini sudah dilaksanakan sejak dari September 2011 lalu dengan nilai investitasi sebesar Rp 1,1 triliun.untuk itu perusahan harus bersinerjik dengan masayarakat lokal yang ada di wilayah ini.
sementara Presiden Direktur PT Jasindo Utama Chang Chongching dalam sambutannya berharap pabrik pengolahan dan pemurnian mangan dapat menghasilkan produk unggulan berupa ferromangan dan siliconmangan dengan kualitas tinggi yang bernilai ekspor. “Kami berharap bisa memproduksi mangan dengan kualitas ekspor,” katanya.
Pada tahap awal, menurut dia, kapasitas produksi olahan mangan sekitar 3000 ton per bulan, tahap kedua 6000 ton dan tahap ketiga 24 ribu ton per bulan.
Pabrik pengolahan dan pemurnian mangan ini dilakukan diatas lahan seluas 40 hektare (ha) dan diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang. “Pembanguna pabrik ini akan menyerap banyak kerja dari daerah ini,” katanya.
Pabrik ini dibangun dalam tiga tahap yakni tahap pertama dimulai September 2011 sampai Mei 2013, tahap kedua Agustus 2013 sampai Oktober 2014 dan tahap tiga sejak Januari 2015 hingga Agustus 2016.
Chang mengatakan, tujuan pembangunan smelter ini adalah untuk meningkatkan keuntungan masyrakat, karena hasil tambang mangan masyarakat di jual langsung ke pabrik milik PT Jasindo Utama. “Pembangun pabrik ini untuk mendukung investasi di daerah ini,” katanya.
Dia menambahkan, hasil pengolahan dan pemurnian direncanakan akan di ekspor ke Korea Selatan dan kawasan Asia Timur dengan nilai ekpor sebesar 3,7 juta dollar dan akan ditingkatkan hingga mencapai 30 juta dollar per bulan. “Kami juga siap mengirimkan mangan ke PT Krakatau Steel,” katanya.
Bahan baku mangan ini berasal dari pertambangan rakyat yang dibeli langsung oleh PT Jasindo melalui koperasi masyarakat. “Kami beli mangan dari masyarakat yang ditambang sendiri,” katanya.
Bupati Kupang, Ayub Titu Eki menyatakan dukungannya kepada PT Jasindo Utama dengan pembangunan smelter ini untuk tingkatkan kesejahtraan masyarakat Kabupaten Kupang. “Prinsipnya kami mendukung pembangungan smelter ini,” katanya
Priyanto menuturkan, kecelakaan lalu lintas merupakan kasusyang sering terjadi. Pasalnya jalan Timor Raya ini merupakan jalur yang rawan akan terjadinya lakalantas. Sesuai data tiga tahun terakhir yakni,pada tahun 2009 sudah terjadi sebanyak 90 kejadian lakalantas, tahun 2010 193 kejadian ,dan tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 278 kejadian lakalantas.
“Kasus kecelakaan lalu lintas tunggal menjadi kasus yang paling banyak. Rata-rata dari semua lakalantas yang terjadi menimbulkan korban jiwa,” ungkap Priyanto.Mungkin Berbeda dengan daerah lain, meskipun lakalantas cukup banyak, korban yang ditimbulkan sedikit.
Dijelaskan Priyanto, peningkatan kasus lakalantas yang terjadi pada tahun 2009 yang meninggal dunia (MD) sebanyak 39 orang,luka berat (LB) 68 orang ,luka ringan (LR) 143 orang.Dan tahun 2010 meninggal dunia 46 orang,luka ringan 99 orang ,luka berat 253 orang .Sementara 2011 meninggal dunia 43 orang,luka ringan 97 orang dan luka berat 394 orang.
Selain itu,lanjut Priyanto, faktor lain yang mempengaruhi yakni,makin banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat,serta pembangunan yang semakin pesat, khususnya peningkatan infrastruktur jalan yang semakin mulus, oleh sebab itu pengguna jalan dalam hal ini pengendara merasa bebas untuk mengendarai kendaraanya tanpa mengontrol lajunya kecepatan kendaraan yang dikendarainya,sehingga kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Ditambahkannya, dalam mengendalikan situasi keamanan, dan keselamatan pihaknya selalu memberikan sosialisasi bagi masyarakat soal pentinya menjaga keselamatan dalam mengendarai dijalan raya.
Diketahui jalan Timor Raya rawan akan terjadinya lakalantas.Pasalnya jalan tersebut merupakan jalan negara, yang tentunya tingkat arus kendaraan cukup banyak melalui jalan tersebut.”Untuk itu diperlukan suatu kesadaran dari masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dalam mengendarai kendaraan dijalan.”pintanya.
By. RIFLAN